
Striden, game tembak-menembak multipemain dengan elemen yang tak biasa seperti beruang penyerang radioaktif dan artileri yang ditarik rusa besar, resmi menuju penghentian operasi setelah kurang dari setahun berada di akses awal. Keputusan ini datang setelah pengembang 5 Fortress menyatakan tidak lagi memiliki jalan yang cukup kuat untuk mempertahankan pengembangan, meski game tersebut sempat menarik perhatian berkat konsepnya yang aneh sekaligus unik.
Studio asal pengembang itu juga memastikan server Striden akan tetap aktif sampai akhir April. Setelah itu, layanan permainan ditutup, pengembangan berhenti, dan seluruh staf 5 Fortress terkena pemutusan hubungan kerja.
Mengapa Striden gagal bertahan
Dalam pernyataan perpisahannya, 5 Fortress menyebut masalah utama muncul tak lama setelah peluncuran akses awal pada Juli 2025. Studio itu menilai jumlah pemain tidak cukup besar untuk meyakinkan penerbit besar, padahal dukungan penerbit sangat dibutuhkan untuk pendanaan dan pemasaran.
Situasi itu menciptakan tekanan berlapis. Beberapa penerbit disebut sempat menunjukkan minat, tetapi angka pemain yang rendah membuat kerja sama sulit terwujud, sementara tanpa dukungan tambahan, upaya untuk mendongkrak basis pengguna juga makin berat.
Masalah lain yang menguras sumber daya
Selain persoalan jumlah pemain, 5 Fortress mengaku harus mengalihkan banyak dana dan tenaga untuk menangani masalah tak terduga. Isu itu mencakup cheater, perilaku abusif dari sebagian pemain, serta serangan siber terhadap studio yang masih dalam penyelidikan polisi.
Menurut studio, “large portions of our budget and resources” habis untuk memulihkan sistem dan membangun keamanan baru bagi studio serta game. Dana yang seharusnya dipakai untuk fitur penting seperti achievement system, konten tambahan, dan perbaikan bug akhirnya tersedot ke pemulihan teknis.
Upaya terakhir yang tetap belum cukup
Untuk menyelamatkan proyek, tim pengembang sempat bekerja keras menyiapkan mode permainan baru yang membutuhkan lebih sedikit pemain. Salah satunya adalah survival mode yang bisa dimainkan solo, sebuah langkah yang dirancang agar game tetap relevan di tengah basis pemain yang belum stabil.
Namun, upaya itu tidak menghasilkan pemulihan yang cukup besar. Pada akhirnya, studio menegaskan bahwa seluruh karyawan 5 Fortress telah diberhentikan dan proyek Striden harus dihentikan sepenuhnya.
Fakta penting tentang penutupan Striden
- Striden masuk akses awal pada Juli 2025.
- Server game akan tetap aktif hingga akhir April.
- 5 Fortress menyebut rendahnya jumlah pemain sebagai hambatan utama.
- Studio juga terdampak cheater, pemain abusif, dan serangan siber.
- Seluruh staf 5 Fortress telah di PHK.
Mengapa kasus ini menarik perhatian pemain PC
Striden sempat mencuri perhatian karena konsepnya berbeda dari shooter online pada umumnya. Perpaduan nuansa Rust dan Stalker dengan hewan-hewan berbahaya membuat game ini menonjol di tengah banyak judul aksi multipemain yang serupa, terutama ketika banyak pemain mencari pengalaman baru di genre yang sangat kompetitif.
Meski begitu, daya tarik konsep saja ternyata tidak cukup untuk menjaga umur sebuah game layanan langsung. Dalam industri yang kini menghadapi kontraksi panjang, bahkan game dengan ide yang unik tetap rentan jika gagal membangun komunitas aktif sejak awal.
Penutupan Striden menjadi contoh lain bahwa akses awal bukan jaminan kesuksesan, terutama untuk shooter online yang sangat bergantung pada jumlah pemain, dukungan pemasaran, dan stabilitas teknis. Dengan server yang masih bertahan sampai akhir April, para pemain masih punya waktu singkat untuk mencoba game itu sebelum akhirnya benar-benar menghilang dari layanan aktif.









