HODL Lebih Murah Dari IBIT, Pilihan Bitcoin Dengan Biaya Lebih Rendah

HODL dan IBIT sama-sama memberi eksposur langsung ke Bitcoin melalui struktur exchange-traded fund atau ETF. Namun, bagi investor yang sensitif terhadap biaya, VanEck Bitcoin ETF dengan kode HODL saat ini menawarkan tarif yang lebih rendah dibanding iShares Bitcoin Trust ETF atau IBIT.

Perbedaan biaya itu terlihat kecil di atas kertas, tetapi bisa menjadi faktor penting bagi investor jangka panjang. HODL membebankan expense ratio 0,20%, sedangkan IBIT mengenakan 0,25%.

Biaya menjadi pembeda utama

Dalam investasi ETF, selisih biaya sering kali tidak langsung terasa setiap hari. Meski begitu, biaya yang lebih rendah bisa membantu menjaga imbal hasil bersih, terutama jika dana disimpan dalam waktu lama.

Data perbandingan menunjukkan HODL memiliki keunggulan biaya 0,05 poin persentase atas IBIT. Di sisi lain, IBIT memiliki skala aset yang jauh lebih besar, dengan AUM sebesar $56,9 miliar, sedangkan HODL baru mengelola $1,2 miliar.

IndikatorIBITHODL
PenerbitiSharesVanEck
Expense ratio0,25%0,20%
Return 1 tahun-7,99%-7,78%
AUM$56,9 miliar$1,2 miliar

Kinerja historisnya mirip

Dari sisi pergerakan dana, kedua ETF ini sama-sama mengikuti harga Bitcoin secara penuh. HODL mencatat return 1 tahun -7,78%, sedikit lebih baik daripada IBIT yang berada di -7,99% per 10 April 2026.

Perbandingan pertumbuhan investasi juga menunjukkan hasil yang berdekatan. Jika $1.000 diinvestasikan selama dua tahun, nilainya menjadi $1.039 pada IBIT dan $1.047 pada HODL.

Struktur portofolio tetap sangat sederhana

HODL hanya memegang satu aset, yaitu Bitcoin, dengan alokasi 100% ke aset kripto tersebut. Dana ini tidak menampilkan pembagian sektor dan tetap mempertahankan pendekatan pasif sejak melantai lebih dari dua tahun lalu.

IBIT juga menempatkan 100% asetnya di Bitcoin, sehingga investor mendapat eksposur murni tanpa bias sektor atau diversifikasi aset lain. Keduanya tidak melacak indeks tradisional dan tidak membagikan dividen.

Likuiditas besar masih jadi keunggulan IBIT

Meski HODL lebih murah, ukuran dana IBIT memberi keuntungan lain yang sulit diabaikan. AUM yang jauh lebih besar biasanya mendukung spread bid-ask yang lebih rapat dan likuiditas yang lebih kuat, terutama bagi investor yang sering melakukan transaksi besar.

Kondisi itu membuat IBIT berpotensi lebih menarik bagi trader aktif atau institusi yang memprioritaskan kemudahan keluar-masuk posisi. Sebaliknya, HODL lebih cocok bagi investor yang ingin menahan posisi lebih lama dan mengejar efisiensi biaya.

Keunggulan biaya HODL bahkan bisa lebih besar sementara waktu

Ada detail penting yang membuat HODL tampak lebih kompetitif daripada sekadar selisih expense ratio. Hingga 31 Juli 2026, sponsor fund ini membebaskan seluruh sponsor fee sampai aset kelolaan mencapai $2,5 miliar.

Pada 9 April 2026, AUM HODL masih berada di bawah setengah target tersebut. Setelah periode itu berakhir, HODL masih disebut memiliki keunggulan biaya 0,05% dibanding IBIT.

Siapa yang lebih cocok memilih masing-masing ETF

  1. Investor jangka panjang yang ingin menekan biaya bisa lebih tertarik pada HODL.
  2. Investor yang mengutamakan likuiditas dan nama besar mungkin lebih nyaman dengan IBIT.
  3. Investor yang sering trading dapat mempertimbangkan skala aset IBIT yang jauh lebih besar.
  4. Investor pasif yang ingin eksposur murni ke Bitcoin bisa memilih keduanya, karena struktur dasarnya serupa.

Dalam konteks pasar Bitcoin yang masih bergejolak, selisih harga dan likuiditas sering menjadi penentu pilihan. Bitcoin sendiri tercatat turun lebih dari 40% dari puncak yang dicapai pada musim gugur lalu, di tengah tekanan perang, tarif, dan ketidakpastian suku bunga.

Perbandingan HODL dan IBIT pada akhirnya menunjukkan bahwa pilihan terbaik bergantung pada prioritas investor, apakah mengejar biaya yang lebih rendah atau fleksibilitas transaksi yang lebih besar.

Terkait