Tubi kini menjadi layanan streaming video pertama yang terintegrasi langsung ke ChatGPT. Integrasi ini memungkinkan pengguna mencari film atau serial TV dari katalog Tubi tanpa perlu keluar dari percakapan, lalu langsung mulai menonton dalam hitungan detik.
Fitur baru ini hadir untuk menjawab kebiasaan umum pengguna saat memilih tontonan, yaitu menghabiskan waktu lama hanya untuk menggulir katalog. Dengan koneksi ini, ChatGPT bisa menjadi alat pencarian konten yang lebih praktis karena rekomendasi dan akses tontonan berada dalam satu alur yang sama.
Cara kerja Tubi di dalam ChatGPT
Pengguna bisa memulai dari desktop maupun ponsel dengan langkah yang sederhana. Di desktop, opsi “Apps” ada di sidebar ChatGPT, lalu pengguna dapat mencari Tubi dan menghubungkannya.
Di perangkat mobile, pengguna bisa mengetuk tombol plus di dekat bilah prompt, memilih Explore Apps, mencari Tubi, lalu menyambungkannya. Setelah terhubung, ChatGPT dapat menerima perintah yang diawali dengan @Tubi atau frasa seperti “Using Tubi, recommend…”.
Perintah itu bisa dibuat sangat umum atau sangat spesifik. Pengguna bisa meminta rekomendasi film komedi yang kurang dikenal, atau tayangan aksi yang cocok dengan karakter favorit tertentu.
Rekomendasi yang bisa disesuaikan
ChatGPT akan menelusuri pustaka Tubi dan menampilkan hasil yang relevan dalam beberapa detik. Jika hasil awal belum cocok, pengguna bisa memperhalus permintaan dengan instruksi lanjutan seperti “buat lebih menegangkan” atau “sarankan yang lebih singkat”.
Pendekatan ini membuat pengalaman mencari tontonan lebih mirip percakapan daripada pencarian katalog biasa. Semakin rinci prompt yang diberikan, semakin besar peluang rekomendasi yang muncul sesuai selera.
Berikut contoh pola permintaan yang bisa dipakai:
- Minta genre tertentu, seperti horor, drama, atau komedi.
- Tambahkan suasana yang diinginkan, misalnya ringan, gelap, atau menegangkan.
- Sebutkan judul yang sudah disukai sebelumnya.
- Batasi durasi atau format, seperti film pendek atau serial.
- Minta hasil yang lebih spesifik, seperti film aksi dengan tokoh utama perempuan.
Dengan pola itu, ChatGPT tidak hanya mencari judul secara acak, tetapi juga menyaring pilihan berdasarkan preferensi pengguna. Cara ini penting bagi penonton yang ingin cepat menemukan tontonan yang sesuai tanpa banyak menelusuri sendiri.
Dari rekomendasi ke pemutaran film
Setelah menemukan judul yang sesuai, tombol “Watch on Tubi” akan membawa pengguna langsung ke aplikasi Tubi. Dari sana, pemutaran bisa dimulai tanpa pencarian tambahan, sehingga proses dari rekomendasi ke menonton menjadi lebih singkat.
Alur ini menjadi pembeda utama dibanding kebanyakan pengalaman mencari tontonan di platform streaming. Sebelumnya, pengguna sering harus berpindah dari aplikasi percakapan ke aplikasi streaming, lalu mencari ulang judul yang sama.
Integrasi ini juga memperlihatkan arah baru ChatGPT sebagai platform yang semakin luas fungsinya. Sejak membuka toko aplikasi pada Desember lalu, ChatGPT terus menambah ekosistemnya dengan dukungan layanan seperti Apple Music, Zillow, Spotify, dan Canva.
Mengapa integrasi ini penting
Tubi menjadi streamer pertama yang masuk ke ekosistem aplikasi ChatGPT yang terus berkembang. Langkah ini berpotensi memicu layanan streaming lain untuk mengikuti jejak serupa, termasuk nama besar seperti Netflix dan Disney Plus.
Bagi pengguna, manfaat utamanya ada pada efisiensi dan personalisasi. Pencarian tontonan tidak lagi bergantung pada penelusuran manual yang melelahkan, karena ChatGPT bisa membantu menyusun rekomendasi berdasarkan selera, suasana hati, dan judul yang sudah pernah ditonton.
Kehadiran Tubi di ChatGPT juga menunjukkan bahwa pencarian konten hiburan mulai bergerak ke model percakapan. Jika integrasi seperti ini terus berkembang, proses memilih film atau serial kemungkinan akan makin cepat, lebih terarah, dan lebih sesuai dengan preferensi masing-masing penonton.
