Samsung kembali membuka penjualan Galaxy Z TriFold seharga $2,899 setelah sempat menghentikan penjualannya pada Maret karena stok habis. Kebangkitan kembali ponsel lipat ini diumumkan lewat hitung mundur di halaman toko daring Samsung yang mengarah ke ketersediaan pada 10 April, serta melalui email newsletter kepada pelanggan.
Kembalinya Galaxy Z TriFold menarik perhatian karena perangkat ini sejak awal memang diposisikan sebagai produk super-premium dengan jumlah terbatas. Samsung juga tidak langsung menampilkan ponsel ini sebagai item yang siap dibeli secara luas di situsnya, melainkan mengarahkan calon pembeli untuk mengeceknya di toko ritel tertentu.
Stok terbatas sejak awal penjualan
Galaxy Z TriFold pertama kali dijual di Korea Selatan pada 12 Desember, lalu hadir di toko Samsung di Amerika Serikat pada 30 Januari. Saat masuk ke pasar AS, perangkat ini disebut habis dalam hitungan menit, menunjukkan tingginya minat sekaligus keterbatasan unit yang tersedia.
Kondisi tersebut sejalan dengan penjelasan Samsung sebelumnya bahwa penghentian penjualan sementara terjadi karena TriFold merupakan perangkat kelas atas yang diproduksi dalam jumlah kecil. Dengan harga $2,899, perangkat ini memang berada di segmen yang sangat premium dan tidak ditujukan untuk pasar massal.
Layar besar menjadi daya tarik utama
Salah satu alasan Galaxy Z TriFold menonjol adalah desain lipatnya yang membuka layar besar 10 inci. Format ini membedakannya dari model lipat Samsung lain dan membuat perangkat tersebut dipandang sebagai perangkat yang menggabungkan ponsel, tablet mini, dan teknologi layar fleksibel dalam satu produk.
Ukuran layar itu juga ikut menjelaskan mengapa ketersediaannya tetap terbatas. Perangkat dengan kompleksitas seperti ini umumnya diproduksi lebih hati-hati, terutama ketika posisinya lebih sebagai showcase teknologi daripada model dengan distribusi luas.
Arah penjualan masih terbatas di toko tertentu
Alih-alih menampilkan pembelian langsung secara umum di situs web, Samsung tampak masih membatasi akses pembeli dengan mengarahkan mereka ke toko ritel. Langkah ini memberi sinyal bahwa perusahaan belum membuka distribusi besar untuk TriFold dan masih menjaga ketersediaannya agar tetap selektif.
Pendekatan tersebut juga relevan dengan harga jualnya yang sangat tinggi. Untuk perangkat seperti ini, ketersediaan di toko fisik dapat membantu calon pembeli melihat langsung ukuran, mekanisme lipat, dan karakter produk sebelum memutuskan membeli.
Tiba di tengah musim ponsel lipat
Kembalinya Galaxy Z TriFold hadir menjelang periode yang ramai bagi pasar ponsel lipat. Samsung biasanya memperbarui lini Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip pada Juli atau Agustus, sementara Motorola juga telah mengumumkan ponsel lipat model buku pertamanya yang akan debut pada musim yang sama.
Di sisi lain, rumor tentang iPhone Fold yang disebut juga mungkin muncul sebagai iPhone Ultra ikut menambah sorotan pada segmen ini. Dengan latar seperti itu, kehadiran kembali Galaxy Z TriFold memperlihatkan bahwa Samsung masih ingin mempertahankan posisi awalnya di pasar perangkat lipat premium, meski unit yang tersedia tetap terbatas dan penjualannya belum menyasar semua kanal secara merata.
Bagi pembeli yang mengikuti perkembangan ponsel lipat kelas atas, kembalinya Galaxy Z TriFold menjadi penanda bahwa Samsung masih menjaga perangkat ini sebagai produk eksklusif. Dengan harga $2,899 dan dukungan layar 10 inci saat dibuka, TriFold tetap tampil sebagai salah satu perangkat paling unik yang kini kembali tersedia melalui toko Samsung.






