Spotify mulai menghadirkan pembaruan besar untuk aplikasi tabletnya dengan tampilan adaptif baru yang dirancang agar lebih nyaman dipakai di layar besar. Pembaruan ini tersedia untuk tablet Android dan iOS, serta membawa pengalaman yang terasa lebih nativ dibanding sekadar versi ponsel yang diperbesar.
Perubahan ini menjadi respons atas keluhan umum pengguna yang merasa aplikasi Spotify di tablet sebelumnya masih terlalu mirip dengan antarmuka ponsel. Lewat desain baru, Spotify mencoba memanfaatkan ruang layar ekstra agar aktivitas mendengar, mencari, dan menemukan lagu baru bisa berjalan lebih lancar dalam satu tampilan.
Tampilan yang menyesuaikan orientasi layar
Salah satu pembaruan paling penting ada pada kemampuan aplikasi menyesuaikan orientasi layar secara adaptif. Saat pengguna berpindah dari mode potret ke lanskap, tata letak akan berubah otomatis agar tampilan tetap rapi dan mudah digunakan.
Pendekatan ini membuat aplikasi terasa lebih fleksibel di tablet. Pengguna tidak lagi melihat antarmuka yang statis, karena elemen di layar bisa menyesuaikan ruang yang tersedia.
Sidebar yang bisa dilipat dan navigasi lebih mulus
Spotify juga menambahkan sidebar yang dapat dilipat untuk memberi ruang lebih luas saat menjelajah konten. Fitur ini membantu pengguna tetap fokus pada daftar putar, album, atau halaman yang sedang dibuka tanpa kehilangan akses ke navigasi utama.
Selain itu, ada fitur browsing paralel yang memungkinkan pengguna mencari konten baru sambil tetap melihat tampilan penuh dari lagu yang sedang diputar. Kombinasi ini membuat proses berpindah dari mendengarkan ke menjelajah konten terasa lebih efisien.
Akses ke video dibuat lebih menonjol
Dalam pembaruan tablet ini, tombol “Switch to video” juga dibuat lebih terlihat. Spotify memberi akses yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin langsung masuk ke tampilan video musik hanya dengan satu ketukan.
Langkah ini menunjukkan bahwa Spotify tidak hanya fokus pada musik audio, tetapi juga pada cara pengguna menikmati konten visual di dalam aplikasinya. Penempatan tombol yang lebih jelas bisa membantu pengguna menemukan fitur video tanpa perlu mencari terlalu jauh.
Tetap akrab bagi pengguna ponsel
Meski tampilannya berubah cukup jauh, Spotify tetap menjaga navigasi inti agar tidak terasa asing bagi pengguna yang terbiasa dengan versi ponsel. Perusahaan tampaknya ingin memastikan transisi ke tablet berlangsung mulus tanpa memaksa pengguna mempelajari ulang seluruh antarmuka.
Spotify menjelaskan dalam blog resminya bahwa mereka tidak sekadar memperbesar komponen mobile. Perusahaan menyebut desain tablet baru dibuat untuk memanfaatkan ruang ekstra, sehingga pengguna bisa “browse and discover new favorites right alongside what you’re already playing.”
Pernyataan itu menegaskan fokus Spotify pada pengalaman penggunaan yang lebih seimbang antara konsumsi konten dan pencarian konten baru. Dengan begitu, tablet bisa menjadi perangkat yang lebih optimal untuk mendengarkan musik sekaligus menjelajah rekomendasi.
Pembaruan yang bisa datang lebih cepat ke tablet
Spotify juga menyinggung bahwa peningkatan yang dibuat untuk mobile dapat menjangkau pengguna tablet lebih cepat. Hal ini penting karena menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi tablet tidak berdiri sendiri, melainkan ikut terhubung dengan pembaruan pada platform utama.
Bagi pengguna, pendekatan ini berpotensi membuat pengalaman di tablet lebih konsisten dengan perubahan yang hadir di ponsel. Dalam praktiknya, hal tersebut bisa membantu Spotify menjaga antarmuka tetap segar tanpa membuat pengguna menunggu terlalu lama untuk merasakan penyempurnaan.
Pembaruan pengalaman tablet Spotify kini mulai diluncurkan untuk perangkat iOS dan Android. Dengan desain adaptif, sidebar yang lebih fleksibel, serta navigasi yang tetap familiar, Spotify tampak ingin menjadikan tablet sebagai ruang yang lebih nyaman untuk mendengarkan sekaligus menemukan konten baru.







