Berlin kembali menjadi pusat perhatian para penggemar synthesizer dan musik teknologi lewat Superbooth 2026. Ajang ini sudah satu dekade sejak edisi khusus pertamanya di Berlin, namun akar acaranya bahkan lebih tua karena tumbuh dari Musikmesse Frankfurt dan digagas tim di balik toko instrumen SchneidersLaden.
Sejak 2017, Superbooth berlangsung rutin di area berhutan yang tenang di FEZ, selatan pusat kota Berlin. Formatnya memadukan pameran dagang dan pertemuan para penggemar synth, sehingga banyak merek besar musik teknologi hadir bersama produsen kecil yang sering membawa ide paling berani.
Di momen live dari lantai pameran, gelombang pengumuman langsung datang dari berbagai arah. Superbooth juga makin dipandang sebagai panggung utama bagi merek musik teknologi untuk memperkenalkan perangkat baru, bahkan lebih menonjol daripada NAMM Show di California setiap Januari.
Cre8audio membawa sequencer yang menggabungkan performa dan generasi algoritmik
Salah satu perangkat yang mencuri perhatian adalah Programm dari Cre8audio. Perangkat ini adalah sequencer MIDI dan CV yang dirancang untuk menjembatani “the gap between human performance and algorithmic generation”.
Programm memiliki 12 track sequencer yang bisa dipakai silang pada output analog dan MIDI. Empat track melodi monofonik bisa berfungsi sebagai sequencer terpisah lewat MIDI, atau lewat dua set output analog pitch, CV, dan gate.
Delapan track perkusi melengkapi sistem itu dengan masing-masing output trigger analog. Setiap langkah bisa diatur dengan parameter pitch, gate length, ratcheting, CV/CC, note offset, dan step condition.
Cre8audio juga membekali perangkat ini dengan mode mono, chord, arp, dan chip untuk track melodi. Ada dukungan key dan scale, serta enam groove mode yang disebut melampaui swing klasik.
Plinky 12 dan RND menunjukkan arah baru alat yang lebih ekspresif
German developer Making Sound Machines memperkenalkan Plinky 12 sebagai trio instrumen touch-focused dengan faceplate yang bisa ditukar. Ketiganya memakai desain hardware inti dan mesin synth yang sama, tetapi panel yang berbeda memungkinkan pendekatan permainan yang berbeda pula.
Pendekatan yang lebih ekstrem datang dari Cyma Forma lewat RND, dibaca “Random”. Instrumen ini tampil sangat minimalis karena hanya punya satu tombol, tanpa key, knob, fader, atau display, dan setiap tekan memunculkan ide musik acak.
Sampler dan groovebox portabel tetap jadi medan persaingan panas
1010music membawa Blackbox 2 sebagai penerus workstation sampling portabelnya. Perangkat ini kini memakai layar sentuh warna hi-res 4 inci sebagai antarmuka utama, ditemani empat rotary serbaguna di atas layar dan tombol navigasi di bawahnya.
Blackbox 2 adalah workstation empat track yang dapat memuat hingga empat instrumen one-shot, loop, slicer, atau multisample. Untuk one-shot dan loop, tiap patch bisa mendukung 16 sampel, sementara fitur lagu dan komposisi diperluas lewat layar launch, scene, song, mixing, dan effect.
Ada juga baterai isi ulang bawaan yang memberi hingga 3 jam penggunaan portabel penuh. Port USB-C host dan device mendukung multichannel USB audio serta MIDI, dan harga rilisnya ditetapkan $649 dengan jadwal hadir pada July.
Polyend ikut memperkuat segmen ini lewat Drums, drum machine hybrid analog-digital delapan track. Empat voice analog-nya memakai chip SSI modern dengan dua VCO, noise source tambahan, dan osilator digital ketiga yang bisa dipakai untuk layering atau frequency modulation.
Empat voice sisanya bisa memakai berbagai mesin sintesis digital atau sampel. Polyend menyebut ada lebih dari 40 instrumen dengan mutasi sub-mode, sehingga opsi suaranya mencapai ratusan, sementara delapan LFO per track membuka ruang modulasi lebih luas.
Bastl, Sonicware, dan Teenage Engineering menambah warna pameran
Bastl Instruments akhirnya meluncurkan Kalimba setelah tiga tahun pengembangan. Instrumen hybrid ini memakai mikrofon kecil, touch sensor, dan accelerometer dalam bodi yang terinspirasi dari kalimba tradisional, lengkap dengan tine yang bisa dimainkan.
Sonicware menampilkan Deconstruct Minimal, groovebox baru yang dibangun di atas ritme dan pitch drift dari drum machine legendaris. Perangkat 10 track ini memadukan drum machine, virtual analogue bass synth, dan kemampuan sampler untuk mengejar groove minimal yang hipnotik.
Teenage Engineering menambah EP-136 KO Sidekick ke keluarga EP-nya. Mixer dua kanal ini memiliki audio interface terintegrasi, efek kreatif, dan alat performa yang biasanya lebih sering ditemukan pada DJ mixer.
Roland mengarah ke stompbox AI yang makin matang
Roland kembali membawa Project Lydia ke tahap kedua pengembangan. Stompbox neural sampling ini dirancang untuk menerapkan kualitas tonal model AI terlatih ke sinyal audio masuk, dan sekarang sudah diperbarui lewat masukan dari demo, showcase industri, serta survei global.
Versi terbarunya menawarkan desain hardware yang lebih fleksibel, termasuk instalasi Raspberry Pi 5 yang lebih mudah dan operasi sebagai USB MIDI controller mandiri. Roland juga menambahkan I/O terintegrasi, layar LCD onboard, memori preset pengguna, serta konektivitas MIDI untuk kontrol dan integrasi yang lebih dalam.
Di tengah semua pengumuman itu, Modal Electronics juga menyiapkan Element One, synth 37 tombol yang dirancang untuk pemain yang ingin langsung bermain tanpa harus tenggelam dalam kerumitan teknis. Perangkat ini menonjol lewat aftertouch yang responsif, joystick 4-axis, 17 knob akses langsung, 64 oscillator beresolusi tinggi, dan 30 tipe filter resonan.






