Harga PlayStation Plus Naik Lagi, Segini Biaya Berlangganan Di Indonesia

Author: Qoo Media

Sony kembali menaikkan harga langganan PlayStation Plus di sejumlah negara mulai 20 Mei 2026. Untuk pelanggan baru, kenaikan ini muncul di tengah tekanan pasar yang masih dirasakan industri video game dan langsung memicu sorotan karena layanan tersebut menjadi pintu utama untuk bermain online di PS4 dan PS5.

PlayStation Plus sendiri menawarkan akses multiplayer online, game bulanan yang bisa diunduh, serta diskon eksklusif di PlayStation Store. Karena itu, perubahan harga layanan ini ikut berdampak pada biaya bermain gim di ekosistem PlayStation, terutama bagi pengguna yang memperpanjang langganan secara rutin.

Harga baru untuk pelanggan baru

Sony menetapkan harga baru PlayStation Plus untuk pelanggan baru mulai dari US$10,99/€9.99/£7.99 untuk paket 1 bulan. Paket 3 bulan dipatok US$27,99/€27.99/£21.99, menurut IGN pada Selasa (19/5/2026).

Kenaikan ini berarti paket bulanan naik US$1, sementara paket 3 bulanan naik US$3. Sony menyebut penyesuaian harga tersebut dilakukan karena kondisi pasar saat ini.

Dampaknya di Indonesia

Untuk Indonesia, pantauan CNBC Indonesia di situs resmi PlayStation per 19 Mei 2026 belum menunjukkan penyesuaian harga terbaru. Namun, pengumuman Sony membuat kemungkinan perubahan harga di pasar Indonesia menjadi perhatian, dengan potensi pembaruan terlihat pada 20 Mei 2026.

Saat ini, harga PlayStation Plus di Indonesia masih tercatat sebagai berikut. Essential dibanderol Rp 126.000 untuk 1 bulan, Rp 331.000 untuk 3 bulan, dan Rp 1.010.000 untuk 12 bulan.

Rincian harga PlayStation Plus di Indonesia

Pada paket Extra, harga yang tercantum adalah Rp 189.000 untuk 1 bulan, Rp 536.000 untuk 3 bulan, dan Rp 1.710.000 untuk 12 bulan. Sementara itu, paket Deluxe berada di level Rp 221.000 untuk 1 bulan, Rp 632.000 untuk 3 bulan, dan Rp 1.990.000 untuk 12 bulan.

Sony menegaskan perubahan harga ini tidak berlaku untuk pelanggan yang sudah terdaftar saat ini, kecuali di Turki dan India. Artinya, kenaikan terutama menyasar pelanggan baru, meski perubahan pada paket yang sedang aktif tetap bisa terjadi bila pelanggan mengubah langganannya.

Tekanan harga di industri game

Kenaikan harga PlayStation Plus datang setelah gelombang penyesuaian harga lain di tubuh Sony. Pada Maret lalu, perusahaan juga menaikkan harga konsol PS5 dengan alasan tekanan berkelanjutan dalam lanskap ekonomi global.

Awal bulan ini, Sony juga belum memutuskan kapan PlayStation 6 akan diluncurkan dan berapa harganya. Perusahaan menyebut krisis kelangkaan memori yang dipicu ledakan AI telah membuat harga komponen melonjak tajam.

Respons dari komunitas PlayStation pun cenderung negatif. Sebagian penggemar menilai layanan online seharusnya tidak diwajibkan sejak awal, sementara yang lain menyoroti bahwa kenaikan harga terjadi saat Microsoft justru menurunkan harga Xbox Game Pass.

Sony juga sempat melakukan penyesuaian harga PlayStation Plus pada pertengahan 2025. Saat itu, Indonesia ikut terdampak kenaikan, seiring kondisi ekonomi yang terguncang akibat perang tarif Amerika Serikat.

Source: www.cnbcindonesia.com
Terbaru