Kai Trump Buka Lorong Rahasia Gedung Putih, Renovasi Emas Keluarga Trump Terlihat Jelas

Gedung Putih mendadak jadi sorotan setelah Kai Madison Trump, cucu Presiden Donald Trump, mengunggah tur video dari dalam kediaman resmi presiden Amerika Serikat itu ke media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan bagian-bagian istana kepresidenan yang selama ini jarang dilihat publik secara dekat.

Video itu diunggah lewat kanal YouTube dan akun TikTok miliknya, lalu cepat memancing perhatian luas. Dalam hitungan kurang dari 24 jam, tayangan tersebut sudah ditonton lebih dari 1,5 juta kali.

Kai, yang berusia 19 tahun, membawa penonton menyusuri lorong-lorong bersejarah dan sejumlah ruangan utama Gedung Putih. Ia menampilkan Ruang Hijau, Ruang Biru, dan Ruang Merah, tiga ruang resepsi ikonik yang dikenal lewat warna dominan interiornya.

Ia juga memperlihatkan lorong dengan pigura foto dan lukisan bersejarah. Dalam cuplikan lain, ia menyorot bagian luar Ruang Kerja Presiden atau Oval Office.

Unggahan lanjutan menampilkan area yang lebih pribadi. Kai memperlihatkan Kamar Tidur Lincoln, ruang senam, lapangan boling, serta simulator golf khusus yang disebut digunakan keluarganya.

Dalam video berjudul “Front row at the UFC White House Fight,” Kai juga menyorot perubahan interior yang dikaitkan dengan Donald Trump. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pekarangan Gedung Putih yang ditutup beton agar bisa dipakai untuk acara luar ruangan.

Trump disebut ingin menghadirkan suasana seperti di Mar-a-Lago, tempatnya kerap menggelar acara di luar ruangan. Ia juga menyebut rumput di White House perlu dibeton agar wanita bisa berjalan di pekarangan saat hujan.

Kai bahkan menanggapi suhu area beton itu dalam videonya. Ia mengatakan pekarangan beton putih tersebut sangat panas dan membuatnya berkeringat.

Sorotan lain datang dari dekorasi emas di Oval Office. Lapisan emas terlihat pada tembok, pintu, plafon, bingkai pintu, rak buku, lampu, hingga bingkai foto.

Kai juga menyinggung emas pada detail meja kantor Presiden AS, yang dikenal sebagai meja Resolute. Alas gelas dan kotak tempat spidol di meja itu tampak disepuh emas.

Dalam videonya, Kai memakai gaya santai dan akrab saat menjelaskan berbagai sudut Gedung Putih. Cara penyampaian itu membuat suasana kediaman presiden terasa lebih dekat dan tidak kaku bagi penonton.

Respons warganet pun terbelah. Banyak yang mengapresiasi kesempatan langka untuk melihat sisi lain Gedung Putih, sekaligus menilai konten itu membuat citra keluarga presiden terasa lebih terbuka dan manusiawi.

Namun, muncul pula kekhawatiran soal protokol keamanan dan kerahasiaan tempat tersebut. Sebagian pengamat menilai rekaman itu tidak memuat informasi rahasia negara, tetapi kebiasaan mengunggah bagian dalam Gedung Putih tetap bisa membuka celah bagi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pertanyaan lain yang ikut muncul adalah alasan konten semacam itu diperbolehkan. Isu ini mencuat karena pemerintahan Trump sebelumnya dikenal ketat terhadap keamanan data di media sosial.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sekretariat Gedung Putih terkait kebijakan pembagian konten seperti ini. Sementara itu, video Kai terus menjadi bahan perbincangan karena memadukan akses langka ke ruang-ruang bersejarah dengan gaya penyajian yang ringan di media sosial.

Source: www.cnbcindonesia.com

Terkait