Arus dana kembali masuk ke ETF spot Bitcoin di AS dan langsung memutus tren negatif 10 hari. Total inflow mencapai $221.7 juta, menandai pemasukan harian terbesar dalam sekitar dua bulan dan memberi sinyal bahwa tekanan pada aset berisiko mulai mereda.
Pergerakan itu muncul setelah pasar mendapat dorongan dari rilis tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan dan nada Federal Reserve yang lebih lunak. Bitcoin juga ikut pulih, bergerak kembali di atas $61,000 setelah sempat jatuh ke bawah $58,000, level terendah 21 bulan, pada awal pekan.
Fidelity dan ARKB memimpin arus masuk
Data SoSoValue menunjukkan Fidelity’s FBTC menjadi penyerap dana terbesar dengan $166 juta. ARKB menyusul dengan $91.8 juta, sedangkan VanEck’s HODL mencatat $4.4 juta.
BlackRock’s IBIT menjadi pengecualian pada hari itu karena justru kehilangan $40.4 juta. Pelepasan dana tersebut memperpanjang tren negatifnya sejak pertengahan Juni.
Tekanan suku bunga mulai mereda
Pendorong utama perubahan sentimen datang dari laporan pekerjaan bulan Juni di AS. Pemerintah hanya menambahkan 57,000 nonfarm payrolls, jauh di bawah perkiraan sekitar 110,000, sementara Ketua Fed Kevin Warsh memberi sinyal bahwa risiko inflasi telah mereda.
Sinyal itu menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan dan membuat dolar melemah. Menurut Andri Fauzan Adziima dari Bitrue Research Institute, perubahan itu memperbaiki sentimen pasar secara keseluruhan dan ikut mendorong arus masuk ke ETF Bitcoin serta rebound harga Bitcoin.
Kerugian besar akhirnya terputus
Masuknya dana pada hari itu mengakhiri periode yang menguras sekitar $2.7 miliar dari ETF spot Bitcoin. Juni juga tercatat sebagai bulan terburuk bagi ETF spot Bitcoin di AS, dengan aliran keluar sekitar $4.5 miliar.
Tim Sun dari HashKey menilai perubahan ini terkait dengan pergeseran kecil pada ekspektasi suku bunga. Ia mengatakan tekanan sebelumnya datang dari pasar yang mem-price in kenaikan suku bunga lanjutan, yang mengangkat dolar dan real yields terhadap Bitcoin yang tidak memberikan imbal hasil.
Pemulihan masih dianggap rapuh
Meski arus masuk membaik, beberapa analis belum melihatnya sebagai pembalikan tren yang kokoh. Sun menyebut kenaikan terbaru hanya pemulihan sementara setelah tekanan suku bunga mereda, sementara arah Bitcoin masih dipengaruhi oleh dolar AS, real interest rates, dan kebijakan Federal Reserve.
Stephen Wundke dari Algoz Technologies melihat ada pembeli yang memanfaatkan harga murah setelah aset berisiko mengalami tekanan jual. Ia menilai investor yang mencari titik dasar Bitcoin mulai masuk, sementara Bitcoin kemungkinan masih akan bergerak di sekitar area bawah selama beberapa pekan lagi.
Di sisi lain, pasar prediksi Myraid masih condong bearish. Pengguna menempatkan peluang Bitcoin bergerak ke $55,000, bukan ke $84,000, di level 74%, hampir sama seperti sepekan sebelumnya.







