Counter-Strike 2 memang masih jadi nama terbesar di Steam, tetapi justru versi lamanya, Counter-Strike: Global Offensive, yang kini menarik perhatian baru. Di saat CS2 mencatat lebih dari satu juta pemain bersamaan, Global Offensive justru menembus rekor jumlah pemain setelah kembali berdiri sebagai versi terpisah.
Menurut SteamDB, Global Offensive mencapai puncak pemain bersamaan tertinggi sejak rilis ulang itu tiga hari lalu. Angkanya sedikit di atas 68.000 pemain simultan, dan itu menandai lonjakan yang tiba-tiba untuk game yang sebelumnya sudah seperti ditinggalkan setelah penyatuan dengan CS2.
Kebangkitan di tengah dominasi CS2
Pencapaian itu memang jauh di bawah CS2 saat ini, tetapi tetap penting karena menunjukkan adanya minat yang kembali tumbuh. SteamDB juga hanya melacak data hingga awal tahun ini, saat CS:GO tidak lagi menyatu dengan CS2, sehingga tren kenaikannya terlihat jelas dalam periode yang relatif singkat.
Posisi Global Offensive juga mengejutkan bila melihat urutan gim terpopuler di Steam. Saat ini, game tersebut berada di peringkat ke-28 dan masih mengungguli Baldur’s Gate 3, Rainbow Six Siege, Battlefield 6, serta banyak gim besar lain di platform itu.
Masih hidup meski berusia 14 tahun
Usia gim ini membuat performanya makin menarik untuk dicermati. Global Offensive sudah berumur 14 tahun, tetapi angka pemainnya justru bergerak naik setelah gelombang perhatian awal yang muncul ketika versi standalonnya dipulihkan pada awal tahun.
Kondisi ini juga unik karena gim tersebut tidak bisa langsung dicari dan diunduh seperti kebanyakan judul lain di Steam. Meski begitu, jumlah pemainnya kini berada di level yang mirip dengan Deadlock, gim Valve yang lebih baru dan juga tidak bisa dibuka begitu saja lewat pencarian biasa di toko Steam.
Lebih dari satu Counter-Strike
Fenomena ini memperkuat pandangan bahwa ruang untuk Counter-Strike di Steam ternyata lebih luas dari dugaan banyak orang. Selain CS2 dan Global Offensive, Counter-Strike dan Counter-Strike: Source masih memiliki basis pemain yang sehat sampai sekarang.
Kehadiran judul lain seperti Valorant, yang bahkan tidak ada di Steam, juga menunjukkan betapa padat dan beragamnya pasar tactical FPS. Namun di dalam ekosistem Steam sendiri, dua versi Counter-Strike tampaknya sama-sama masih punya tempat, meski salah satunya sudah menjadi raksasa platform dan yang satunya lagi justru sedang naik lagi dari masa lalu.







