Blizzard dilaporkan sedang menghidupkan kembali seri StarCraft melalui sebuah proyek game third-person shooter yang dipimpin oleh Dan Hay, sosok berpengalaman di balik kejayaan seri Far Cry. Kabar ini langsung menarik perhatian para penggemar, sebab StarCraft dikenal sebagai salah satu waralaba game strategi real-time paling berpengaruh dalam sejarah industri gim.
Laporan terbaru dari Windows Central menyebutkan proyek ambisius ini sedang dalam tahap pengembangan aktif. Sementara itu, detail spesifik mengenai mekanisme gameplay dan fitur utama dari game ini masih sangat minim. Banyak pihak kini menantikan kejelasan apakah StarCraft shooter ini akan berfokus pada mode single-player atau juga mendukung pengalaman multiplayer seperti yang selama ini menjadi daya tarik franchise-nya.
Peran Kunci Dan Hay di Proyek StarCraft Shooter
Dan Hay, sosok yang juga pernah memimpin pengembangan Far Cry 3 di Ubisoft Montreal, dipercaya Blizzard untuk menakhodai proyek ini. Setelah meninggalkan Ubisoft pada 2021, ia bergabung dengan Blizzard membawa visi dan pengalaman dalam merancang game aksi dunia terbuka yang mengesankan. Kehadiran Hay di balik kemudi StarCraft shooter dinilai dapat membuka babak baru untuk franchise ini, dengan harapan membawa perubahan signifikan dari sekadar RTS menuju ranah action shooter berbasis dunia StarCraft.
Pengalaman Hay di proyek-proyek Far Cry sebelumnya kerap diapresiasi karena mampu membangun atmosfer dunia yang memikat. Hal ini menjadi alasan utama Blizzard menunjuknya untuk menggarap game spin-off StarCraft pertama dalam genre third-person shooter. Banyak analis menilai, dengan rekam jejaknya, Hay diharapkan bisa membawa narasi yang mendalam sekaligus mekanisme gameplay inovatif dalam StarCraft shooter.
Sejarah Panjang Usaha StarCraft Spin-Off Shooter
Upaya Blizzard untuk menghadirkan StarCraft dalam format shooter sebenarnya bukanlah hal baru. Setidaknya sudah tiga kali Raksasa game asal Amerika ini mencoba mewujudkan spin-off berbasis aksi, namun selalu terkendala dan berujung pembatalan. Salah satu rumor paling awal muncul lewat bocoran dari buku karya jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, yang mengungkapkan bahwa Blizzard telah lama ingin mengembangkan game shooter berbasis StarCraft.
Jason Schreier sendiri mengonfirmasi lewat wawancara bahwa proyek shooter StarCraft benar-benar sedang dikerjakan. Dalam kutipannya, Schreier menekankan bahwa “StarCraft tidak pernah benar-benar mati di Blizzard.” Ia bahkan mengaitkan kegigihan Blizzard terhadap waralaba ini layaknya kutipan ikonis dari film Brokeback Mountain, “I can’t quit you,” sebagai gambaran sulitnya studio melepas impian membuat StarCraft dalam format aksi shooter.
Rencana Jadwal Pengumuman dan Perilisan
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa StarCraft shooter kemungkinan akan diperkenalkan secara resmi pada gelaran BlizzCon, yang menurut bocoran akan digelar September. Walau demikian, belum ada keterangan resmi dari Blizzard terkait eksistensi maupun penampakan pertama dari proyek ini. Berdasarkan pola pengumuman sebelumnya, banyak pihak memperkirakan game ini baru akan siap diluncurkan ke pasar sekitar tahun berikutnya.
Sejumlah pihak di industri percaya pengungkapan StarCraft shooter akan beriringan dengan ekspansi baru untuk Diablo IV dan World of Warcraft. Langkah ini menunjukkan ambisi Blizzard pasca merger bersama Activision dan Microsoft untuk menghidupkan kembali lini game klasik mereka dalam format baru.
Dampak pada Komunitas dan Masa Depan Franchise
Munculnya StarCraft shooter jelas membangkitkan antusiasme di komunitas gamer, terutama setelah franchise StarCraft sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir. Keberadaan konten bertema StarCraft yang mulai terlihat di game seperti Diablo IV dan Hearthstone menunjukkan IP ini masih hidup, bahkan kemungkinan dipersiapkan untuk ekspansi besar.
Kendati belum mendapatkan pengumuman resmi, geliat spekulasi dan bocoran data terus bermunculan. Ini menegaskan bahwa StarCraft tetap menjadi prioritas penting bagi Blizzard, yang hingga kini dikenal konsisten memberikan kejutan di ajang BlizzCon. Para pemain pun kini menanti inovasi apa yang akan dibawa Blizzard melalui tangan dingin Dan Hay, menyambut era baru bagi salah satu saga fiksi ilmiah paling legendaris dalam dunia gim.
