Frasa “one more thing” telah menjadi bagian dari sejarah Apple selama puluhan tahun. Istilah ini begitu ikonik karena selalu menjadi penanda hadirnya kejutan besar di setiap acara peluncuran produk Apple. Munculnya kalimat tersebut membuat jutaan mata di seluruh dunia menanti inovasi baru yang akan diungkap perusahaan asal Cupertino itu.
Dimulai dari era Steve Jobs, frasa ini bukan hanya sekadar ucapan penutup, melainkan menjadi momen yang melahirkan teknologi revolusioner. Walau kini tradisi tersebut diteruskan oleh Tim Cook, euforianya tetap terasa kuat setiap kali Apple menggunakannya pada peluncuran produk terbarunya.
Awal Mula Tradisi "One More Thing"
Tradisi ini bermula di MacWorld San Francisco pada 1998. Saat itu, Steve Jobs berpura-pura menutup presentasi, kemudian berbalik dan berkata, “Saya lupa sesuatu. Ada satu hal terakhir yang harus saya sampaikan.” Saat itu, Jobs mengumumkan bahwa Apple kembali meraih profit setelah sebelumnya hampir bangkrut. Momen tersebut menjadi simbol kebangkitan Apple dan cikal bakal tradisi pengungkapan kejutan di setiap acara besar perusahaan.
Daftar Kejutan Ikonik Lewat “One More Thing”
Berikut deretan kejutan yang pernah diungkap Apple melalui frasa legendaris itu:
-
Desain Aqua Mac OS X dan Status CEO Steve Jobs
Pada acara MacWorld tahun 2000, Jobs memperkenalkan Mac OS X dengan desain visual baru yang diberi nama Aqua. Desain ini secara drastis berbeda dari tampilan sistem operasi sebelumnya, dengan warna-warna cerah dan efek metalik yang menggantikan kotak abu-abu. Tak lama setelahnya, Jobs kembali mengejutkan publik dengan pengumuman bahwa ia menjadi CEO penuh waktu, tidak lagi sebagai CEO interim. -
Peluncuran Power Mac G4 Cube
Pada MacWorld New York, Apple memperkenalkan Power Mac G4 Cube. Komputer ini tampil dengan desain inovatif dan dimensi sangat kecil. Walau gagal di pasar akibat harga yang tinggi dan performa yang kurang optimal, desainnya kini menjadi barang koleksi dan contoh kreativitas Apple dalam menghadirkan perangkat unik. -
iPod Shuffle: Risiko tanpa Layar
Acara MacWorld 2005 menjadi saksi hadirnya iPod Shuffle. Berbeda dengan generasi sebelumnya, produk ini tidak memiliki layar. Keputusan itu dinilai berani, namun data penggunaan menunjukkan fitur shuffle adalah cara favorit pengguna iPod menikmati musik. Akhirnya, iPod Shuffle laris dan memperluas basis pengguna Apple di pasar audio. -
MacBook Pro: Era Baru Laptop Apple
Peralihan dari PowerBook ke MacBook Pro saat MacWorld 2006 menandai debut lini laptop terbaru Apple berbasis Intel. Perpaduan performa tinggi, daya tahan baterai lebih baik, port MagSafe, dan kamera iSight membuatnya langsung diminati pasar dan menjadi standar baru laptop profesional. -
Apple Watch: Era Jam Tangan Pintar
Tim Cook untuk pertama kalinya meneruskan tradisi “one more thing” dengan memperkenalkan Apple Watch. Ia menunjukkan perangkat tersebut telah digunakan di pergelangan tangannya sepanjang acara. Apple Watch kini menjadi pemimpin pasar global di segmen perangkat wearable. -
iPhone X: Transformasi Desain Smartphone
Peluncuran iPhone X menandai perubahan besar pada desain iPhone. Hadir tanpa tombol Home, dengan layar penuh dan notch khas, iPhone X sukses besar dan menjadi acuan desain smartphone masa kini di seluruh industri. -
Apple Silicon: Chip Buatan Sendiri untuk Mac
Pada acara bertajuk “One More Thing”, Apple secara resmi mengumumkan transisi ke chip Apple Silicon. Inovasi ini menghadirkan peningkatan performa signifikan di MacBook Air, Mac mini, dan MacBook Pro generasi baru, sekaligus memperkuat ekosistem Apple lewat integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. - Vision Pro: Terobosan Mixed Reality
WWDC 2023 memperkenalkan Vision Pro, headset realitas campuran pertama Apple. Produk ini diharapkan membawa perubahan besar pada cara pengguna berinteraksi dengan perangkat digital, meskipun penjualannya dinilai belum memenuhi ekspektasi awal perusahaan.
Dampak dan Warisan Frasa “One More Thing”
Kekuatan utama tradisi “one more thing” terletak pada kemampuan Apple membangun antisipasi dan menciptakan efek kejutan di panggung teknologi dunia. Setiap produk yang diperkenalkan lewat momen ini bukan hanya menjadi pusat perhatian, tetapi juga sering kali mendefinisikan ulang kategori atau pengalaman baru bagi pengguna. Dari desain sistem operasi, perangkat audio, laptop, smartphone, wearable hingga mixed reality, semua dipresentasikan dengan narasi kejutan khas Apple.
Meski kini tanpa kehadiran Steve Jobs, warisan “one more thing” tetap hidup dan menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pengungkapan produk Apple. Dengan demikian, setiap event Apple masih mampu menghadirkan kejutan yang dinanti para pengguna dan dunia teknologi global.
