Mercedes-Benz memutuskan untuk menghentikan produksi sedan listrik EQE setelah penjualan model tersebut dinilai kurang memuaskan. Langkah ini menjadi sinyal perubahan strategi Mercedes dalam segmen kendaraan listrik premium.
Sebagai penggantinya, pabrikan asal Jerman ini tengah menyiapkan sedan listrik yang mengusung nama E-Class with EQ Technology. Model ini dipersiapkan untuk menggabungkan desain klasik E-Class dengan teknologi kendaraan listrik mutakhir.
Prototipe E-Class Listrik Sudah Terlihat di Eropa
Beberapa waktu lalu, prototipe E-Class listrik terbaru tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di kawasan Eropa. Mobil ini masih tertutup kamuflase tebal sehingga detail desainnya belum tampak secara jelas.
Banyak pihak menduga bahwa sedan listrik baru ini akan mengadopsi bahasa desain yang serupa dengan GLC listrik (GLC EV), namun dalam format sedan tiga kotak yang lebih elegan dan tradisional. Render dari desainer Nikita Chuyko memperlihatkan gril besar bernuansa menyala yang mendominasi bagian depan, mirip dengan GLC EV tapi dengan sentuhan unik khas E-Class.
Desain Eksterior dan Pencahayaan yang Modern
Jika dibandingkan dengan versi E-Class bermesin konvensional, varian listrik ini diperkirakan memiliki desain lampu depan yang lebih simpel dan modern. Daytime Running Light (DRL) LED berbentuk bintang yang menjadi ciri khas Mercedes diprediksi tetap dipertahankan.
Bagian belakang juga dirancang dengan gaya futuristis, namun siluet keseluruhannya masih sangat mengingatkan pada E-Class biasa. Profil samping sedan ini menampilkan kemungkinan adanya jendela keempat di belakang pintu kedua, yang memberi kesan kabin lebih luas dan mewah. Mercedes juga mungkin menerapkan tata letak jendela ala Maybach S-Class dengan panel terakhir yang memanjang ke pilar C.
Platform dan Spesifikasi Teknis
Menurut prediksi media Eropa, E-Class with EQ Technology akan dibangun menggunakan platform MB.EA, yang sama dengan GLC EV. Ini berarti keduanya kemungkinan besar akan berbagi konfigurasi baterai dan sistem penggerak.
Sebagai gambaran, GLC 400 4Matic with EQ Technology memiliki baterai berkapasitas 94 kWh yang menyuplai dua motor listrik dengan tenaga total 483 hp dan torsi 800 Nm. Jarak tempuh kendaraan ini diklaim sampai 715 km menurut standar WLTP.
Teknologi Pengisian Cepat 800 Volt
Salah satu keunggulan utama dari platform ini adalah arsitektur listrik dengan tegangan 800 volt. Hal ini memungkinkan pengisian daya baterai dengan kecepatan hingga 330 kW, menawarkan kemudahan serta efisiensi tinggi saat pengisian daya.
Teknologi pengisian cepat ini menempatkan E-Class with EQ Technology sebagai salah satu sedan listrik paling maju yang pernah dikembangkan Mercedes-Benz.
Dengan segala fitur dan peningkatan teknis tersebut, E-Class listrik terbaru diperkirakan dapat menjadi jawaban atas berbagai kritik yang diarahkan pada lini EQ sebelumnya. Model ini juga berpotensi memperkuat posisi Mercedes-Benz dalam pasar sedan listrik premium yang semakin kompetitif.
Sementara detail harga dan waktu peluncuran resmi masih belum diumumkan secara lengkap, kemunculan prototipe ini menunjukkan keseriusan Mercedes melanjutkan inovasi di lini sedan listrik mereka. Para pengamat dan penggemar otomotif kini menantikan detail resmi yang akan dipublikasikan dalam waktu dekat.







