Intel Hadirkan XeSS 3 Multi-Frame Generation untuk Semua GPU Arc dan Core Ultra iGPU, Mudah Aktifkan di Game XeSS 2

Intel baru saja mengumumkan dukungan XeSS 3 dengan teknologi Multi-Frame Generation (MFG) melalui pembaruan driver grafis terbaru. Teknologi ini memungkinkan peningkatan performa rendering dengan menggunakan AI untuk menghasilkan frame tambahan, meningkatkan kualitas visual sekaligus menjaga kelancaran gameplay.

XeSS MFG hadir dengan konfigurasi 2x, 3x, dan 4x, artinya sistem dapat menghasilkan satu, dua, atau tiga frame tambahan yang diolah secara AI. Fitur ini sebanding dengan kemampuan DLSS Multi-Frame Generation milik Nvidia dan memberikan opsi baru bagi pengguna Arc GPU dan grafik terintegrasi Core Ultra.

Kompatibilitas dan Kemudahan Penggunaan
Intel menekankan bahwa pengguna tidak perlu menunggu pengembang game mengupdate judul-judul yang sudah mendukung XeSS 2 untuk bisa menikmati XeSS MFG. Teknologi ini dapat diaktifkan langsung melalui pengaturan pada Intel Graphics Software, selama game tersebut kompatibel dengan XeSS 2. Intel juga berencana menambahkan opsi aktivasi MFG secara langsung dari pengaturan game untuk beberapa judul di masa depan.

Cakupan Perangkat yang Mendukung XeSS MFG
Teknologi ini dapat dijalankan di berbagai lini produk Intel. Mulai dari GPU diskrit Arc seri A dan B, hingga iGPU terbaru berbasis Xe2 dan Xe3 yang terdapat di prosesor Core Ultra generasi terbaru. Driver Intel versi 32.0.101.8425 dan 32.0.101.8362 menjadi platform utama peluncuran fitur ini, serta mendukung tambahan iGPU Arc B390 dan B370 yang ditemukan pada prosesor mobile seri Core Ultra 3 (kode nama Panther Lake).

Pengalaman Awal dan Kinerja Teknologi
Dalam uji coba awal yang dilakukan menggunakan sistem engineering Panther Lake, kualitas gambar yang ditingkatkan oleh XeSS Multi-Frame Generation terlihat sangat menjanjikan. Tidak ditemukan artefak visual yang mencolok pada frame tambahan. Namun, untuk game dengan tempo cepat seperti first-person shooter, ada indikasi bahwa input lag cenderung meningkat. Intel mengacu pada baseline frame rate sebagai indikator batas input lag, meskipun hubungan tersebut tidak selalu konsisten untuk semua game.

Masalah dan Perbaikan dalam Driver Terbaru
Driver terbaru juga membawa perbaikan penting terkait crash yang terjadi saat menjalankan demo Pragmata Sketchbook di sejumlah perangkat Arc dan Core Ultra. Selain itu, masalah tampilan pada pengaturan Variable Refresh Rate yang menampilkan nilai tidak benar sudah diperbaiki. Namun, beberapa isu masih muncul, seperti korupsi warna dan crash pada games populer seperti Ghost of Tsushima, The Finals, No Man’s Sky, Star Citizen, dan Mount & Blade II: Bannerlord. Pengguna juga melaporkan gangguan visual sporadis pada Call of Duty Black Ops 6 serta ketidakstabilan pengujian pada PugetBench untuk DaVinci Resolve Studio.

Fakta Penting tentang XeSS 3 Multi-Frame Generation

  1. Teknologi menggunakan AI untuk memproduksi frame tambahan (1-3 frame) guna memperhalus visual.
  2. Kompatibel dengan semua game yang mendukung XeSS 2, tanpa perlu pembaruan dari pengembang.
  3. Dapat diaktifkan melalui Intel Graphics Software dan akan didukung lewat opsi in-game seiring waktu.
  4. Mendukung berbagai GPU diskrit Intel Arc seri A dan B, serta iGPU Core Ultra yang terbaru.
  5. Driver terbaru juga menghadirkan dukungan iGPU Arc B390 dan B370 di lini Core Ultra 3.
  6. Memperbaiki beberapa bug terkait crash demo dan masalah tampilan di fitur Variable Refresh Rate.
  7. Masih memiliki beberapa masalah kompatibilitas dan stabilitas di beberapa judul dan aplikasi.

Dengan peluncuran XeSS 3 Multi-Frame Generation, Intel semakin memperkuat posisinya dalam teknologi upscaling berbasis AI. Pengguna Intel Arc dan Core Ultra kini memiliki opsi baru untuk meningkatkan pengalaman gaming mereka, terutama bagi yang menginginkan visual lebih halus tanpa menambah beban berat pada hardware.

Pengembangan ini juga menunjukkan Intel fokus pada kompatibilitas dan kemudahan akses teknologi pada perangkat keras mereka yang meliputi GPU diskrit dan iGPU terbaru. Sementara masih ada tantangan di beberapa game dan aplikasi, pembaruan driver terbaru menandai langkah maju yang signifikan dalam implementasi XeSS sebagai pesaing teknologi AI upscaling yang semakin diminati di industri gaming saat ini.

Berita Terkait

Back to top button