SSD PCIe Gen5 Terbaru Pakai Kompresi Hardware, Cetak Rekor Kecepatan Tertinggi untuk Mobile

Author: Qoo Media

DapuStor, startup asal China, menghadirkan terobosan baru dalam teknologi penyimpanan dengan memperkenalkan SSD PCIe Gen5 yang menggunakan kompresi perangkat keras untuk mencapai kecepatan rekor. Produk terbaru mereka, Roealsen6 R6101C berkapasitas 7.68TB, mampu melampaui batasan kecepatan flash konvensional berkat teknologi inovatif ini. Pengujian menunjukkan performa luar biasa terutama saat kompresi diaktifkan, menghasilkan throughput sekuensial tertinggi di kelasnya.

SSD ini menggunakan kontroler DP800 buatan DapuStor sendiri, dengan flash 3D eTLC NAND dan protokol NVMe 2.0 yang berjalan melalui antarmuka PCIe 5.0. Keunggulan utama Roealsen6 R6101C terletak pada penggunaan prosesor aplikasi terintegrasi yang bekerja bersama mesin kompresi perangkat keras transparan. Sistem ini memungkinkan data dikompresi sebelum dituliskan ke flash, sehingga mengurangi jumlah penyimpanan fisik yang diakses dan meningkatkan efisiensi.

Teknologi Kompresi dalam SSD

Penggunaan kompresi pada SSD memang bukan hal baru, namun DapuStor menampilkan pendekatan yang lebih agresif dan efisien. Dengan teknologi kompresi, kapasitas efektif penyimpanan dapat meningkat secara drastis tergantung jenis data yang disimpan. Dalam kondisi optimal, mesin kompresi dapat mencapai rasio hingga 4:1, memungkinkan kapasitas logis drive jauh melampaui kapasitas fisiknya.

Misalnya, daya simpan 7.68TB dapat muncul beberapa kali lipat lebih besar bagi sistem host. Pendekatan ini mirip dengan teknik pada media tape LTO yang membedakan kapasitas native dan terkompresi. Namun, performa SSD ini sangat bergantung pada karakteristik beban kerja karena tingkat kompresi berfluktuasi sesuai jenis data.

Performa Maksimal dan Hasil Pengujian

Menurut ulasan dari TweakTown, Roealsen6 R6101C mencatat hasil benchmark yang luar biasa. Pada rasio kompresi sekitar 2:1, SSD tersebut mencapai kecepatan tulis sekuensial hingga 14.200MB/s dan kecepatan baca sekuensial mencapai 15.050MB/s. Angka ini bahkan melampaui spesifikasi pabrikan yang diiklankan. Di sisi pengujian acak (random write), perangkat ini juga menunjukkan performa sangat tinggi dengan sekitar 1,27 juta IOPS untuk beban kerja 4K.

Keunggulan performa ini sekaligus menunjukkan bagaimana hardware compression berhasil memaksimalkan potensi PCIe Gen5 x4 yang dipakai. SSD ini masih mengonsumsi daya sekitar 18W saat digunakan, serta menggunakan form factor U.2 yang umum pada perangkat enterprise.

Kelebihan dan Tantangan Penggunaan SSD Kompresi

Roealsen6 R6101C menawarkan alternatif yang menarik untuk pasar enterprise yang membutuhkan kecepatan dan kapasitas di atas rata-rata SSD konvensional. Namun demikian, efektivitasnya sangat ditentukan oleh jenis data yang dikompresi. Optimalisasi beban kerja perlu dilakukan agar pengguna mendapatkan manfaat penuh dari teknologi ini.

Selain DapuStor, beberapa perusahaan lain seperti ScaleFlux juga telah menghadirkan produk SSD berbasis kompresi. Namun pendekatan DapuStor yang terintegrasi dengan prosesor khusus serta firmware hasil riset internal menambah pilihan yang lebih kompetitif di ranah PCIe Gen5.

Fakta Teknis Utama Roealsen6 R6101C

  1. Kapasitas fisik: 7.68TB
  2. Interface: PCIe 5.0 x4
  3. Kontroler: DP800 buatan DapuStor
  4. Tipe NAND: 3D eTLC
  5. Protokol: NVMe 2.0
  6. Konsumsi daya: Sekitar 18W saat beban kerja
  7. Form factor: U.2
  8. Rasio kompresi optimal: Hingga 4:1
  9. Performa tulis sekuensial: Hingga 14.200MB/s (pada 2:1 kompresi)
  10. Performa baca sekuensial: Hingga 15.050MB/s (pada 2:1 kompresi)
  11. IOPS random write: Sekitar 1,27 juta pada beban 4K

Dengan inovasi semacam ini, DapuStor menunjukkan potensi teknologi kompresi hardware dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi penyimpanan data di era PCIe Gen5. Meski hasil terbaik bergantung pada kemampuan kompresi data, terobosan ini membuka jalan bagi SSD enterprise yang jauh lebih cepat dan ekonomis dari sebelumnya. Para pengguna tingkat bisnis dan industri data center kini memiliki opsi baru untuk mengoptimalkan kapasitas sekaligus performa sistem mereka.

Terbaru