Apple akan menghidupkan kembali lini desktop profesionalnya dengan merilis iMac Pro terbaru pada 2026. Perangkat ini dirancang khusus untuk para profesional yang membutuhkan performa tinggi dan desain all-in-one yang elegan.
iMac Pro 2026 diprediksi menghadirkan layar lebih besar, sekitar 30 hingga 32 inci, menggantikan model sebelumnya yang berukuran 27 inci. Ukuran layar yang lebih lapang ini memberikan ruang kerja lebih luas dan memudahkan multitasking bagi para profesional, terutama di bidang editing video dan desain grafis.
Teknologi layar pada iMac Pro ini akan mengalami peningkatan signifikan, termasuk pemakaian teknologi ProMotion dengan refresh rate hingga 120Hz. ProMotion menjanjikan tampilan yang lebih halus dan responsif, sangat berguna untuk tugas-tugas presisi seperti animasi dan pengeditan video.
Selain itu, iMac Pro 2026 akan menggunakan teknologi mini-LED, yang menawarkan tingkat kecerahan lebih tinggi, kontras lebih dalam, serta akurasi warna superior. Fitur ini sangat penting bagi para pencipta konten yang mengutamakan kualitas visual dalam pekerjaannya.
Dari sisi performa, komputer ini akan dipersenjatai oleh chipset M5 Max dan M5 Pro generasi terbaru. Chipset ini diklaim mampu memberikan peningkatan performa yang besar dibandingkan seri M2 dan M3 saat ini. Hal ini memungkinkan proses rendering yang lebih cepat serta multitasking tanpa hambatan.
M5 Max diharapkan menjadi otak di balik konfigurasi tertinggi iMac Pro, memberikan kekuatan optimal untuk tugas-tugas berat. Sementara M5 Pro diperkirakan akan disematkan pada iMac 24 inci yang diperbarui, menawarkan keseimbangan daya dan efisiensi yang memadai.
Apple juga melanjutkan penggunaan arsitektur memori terpadu yang membuat akses data lebih cepat serta konsumsi daya lebih hemat. Pendekatan ini meningkatkan stabilitas dan responsivitas sistem secara keseluruhan.
Dalam hal desain, iMac Pro 2026 akan tetap mengusung estetika minimalist seperti model 24 inci. Namun, bodi perangkat dibuat sedikit lebih tebal untuk mengakomodasi sistem pendingin yang lebih canggih. Sistem ini kemungkinan menggunakan teknologi vapor chamber dan kipas pendingin untuk mengelola suhu chipset tinggi agar performa tetap konsisten.
Apple kemungkinan tetap menyertakan keyboard dan mouse nirkabel Magic Keyboard dan Magic Mouse sebagai standar. Satu kabel daya menjadi satu-satunya koneksi kabel utama, memperkuat kesan rapi dan sederhana pada desain.
Soal konektivitas, iMac Pro 2026 dipersiapkan dengan dukungan hingga enam port USB-C lengkap dengan Thunderbolt 5. Ini memungkinkan transfer data lebih cepat dan kemampuan menghubungkan beberapa perangkat eksternal sekaligus, yang sangat penting bagi profesional kreatif.
Keunggulan Thunderbolt 5 juga termasuk kemampuan untuk melakukan daisy-chaining, yakni menghubungkan banyak perangkat secara berantai, serta bandwidth lebih besar untuk skenario kerja intensif data. Slot kartu SD dan jack headphone juga diperkirakan akan tetap ada sesuai kebutuhan pasar profesional.
iMac Pro 2026 hadir untuk mengisi celah penting di lini desktop Apple, terutama bagi pengguna profesional yang membutuhkan solusi kompak dengan performa tinggi. Dengan harga mulai dari $3,500, perangkat ini menjadi pilihan utama di antara produk desktop Apple, menyeimbangkan antara biaya dan kemampuan.
Peluncuran iMac Pro diperkirakan akan berlangsung di WWDC 2026, berbarengan dengan pembaruan produk lain seperti Mac Mini dan Mac Studio. Hal ini menegaskan komitmen Apple untuk menyediakan perangkat yang responsif terhadap kebutuhan para profesional.
Secara keseluruhan, iMac Pro 2026 menawarkan lompatan besar dalam teknologi desktop profesional. Kombinasi layar besar, chipset terbaru, desain yang diperhalus, dan konektivitas lengkap menjadikannya solusi all-in-one yang sangat mumpuni untuk beragam industri kreatif dan teknis yang menuntut performa tinggi dan kemudahan penggunaan.
