5 Barang yang Bisa Dicetak 3D di Rumah Tapi Berisiko dan Tidak Aman Digunakan

Memiliki printer 3D di rumah memungkinkan penciptaan berbagai objek sesuai imajinasi. Namun, tidak semua barang yang bisa dicetak 3D aman dan layak dibuat sendiri, terutama barang yang berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan.

Helm Sepeda
Meskipun ukuran printer 3D tertentu memungkinkan mencetak helm yang pas untuk kepala manusia, mencetak helm berfungsi untuk bersepeda atau skateboard di rumah sangat tidak disarankan. Helm berstandar keselamatan dibuat dan diuji secara ketat agar mampu melindungi kepala secara efektif. Bahkan jika model dan bahan yang dipakai sudah baik, risiko kegagalan cetak bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, jangan mengandalkan helm yang dicetak di rumah untuk perlindungan aktual.

Tangga Bangku dan Kursi Kecil
Mencetak barang yang menahan beban, seperti bangku kecil atau tangga, juga berisiko tinggi. Banyak model tersedia secara online yang mengklaim mampu menahan berat tertentu dengan bahan dan setting printer khusus. Namun, hasil yang didapatkan bisa berbeda jauh bergantung pada kualitas printer dan proses cetak di rumah. Jika tangga atau bangku tersebut patah saat digunakan, bisa menimbulkan cedera serius. Karena produk jadi di pasaran yang berfungsi sama biasanya jauh lebih murah dan aman, lebih baik jangan membuatnya sendiri dengan printer 3D rumahan.

Barang yang Bersentuhan dengan Makanan
Plastik ABS dan PLA sering dianggap aman untuk makanan, tapi mayoritas filament yang dijual mengandung pewarna dan bahan tambahan lain yang berpotensi berbahaya. Bahkan filament yang diklaim food-safe perlu diperhatikan kemungkinan kontaminasi dari printer atau lingkungan cetak. Untuk alasan ini, sebaiknya hindari mencetak peralatan makan seperti garpu, sendok, pisau plastik, atau wadah makanan di rumah menggunakan printer 3D biasa.

Mainan Anak-Anak
Meski menyenangkan mencetak model pesawat, robot, atau mainan lainnya, mainan untuk anak kecil tidak seharusnya dibuat sendiri di rumah. Mainan komersial melewati uji keamanan ketat untuk menghindari risiko tersedak atau luka akibat bagian tajam. Filament dengan bahan tambahan juga menambah risiko kesehatan jika anak memasukkan mainan ke mulutnya. Jika tetap ingin mencetak mainan, usahakan hanya untuk anak-anak yang cukup besar dan paham cara menggunakannya dengan aman tanpa risiko menelan atau terluka.

Perlengkapan Medis
Cetak 3D telah membawa kemajuan besar di bidang medis, misalnya prostetik tangan yang dibuat khusus dan dicetak di bawah pengawasan profesional. Namun, alat medis yang memerlukan standar sterilitas dan ketepatan tinggi, seperti penyangga tulang atau gigi palsu, bukan proyek yang cocok untuk printer 3D rumahan. Penggunaan alat medis yang tidak sesuai standar bisa berpotensi membahayakan kesehatan dan proses pemulihan pasien.

Berikut ini ringkasan jenis barang yang sebaiknya tidak dicetak 3D di rumah:

  1. Helm pelindung berstandar keselamatan
  2. Bangku atau tangga yang menopang beban berat
  3. Peralatan makan atau wadah yang kontak langsung dengan makanan
  4. Mainan anak kecil yang rawan jadi bahaya jika rusak atau tertelan
  5. Perlengkapan medis yang harus steril dan presisi tinggi

Teknologi printer 3D terus berkembang, suatu saat mungkin bisa mencetak objek kompleks dan aman dengan beragam material seperti dalam fiksi ilmiah. Namun, saat ini ada batasan penting terkait keselamatan dan keamanan penggunaan produk cetakan 3D yang dibuat sendiri. Memahami batasan ini penting agar risiko kecelakaan dan dampak negatif dapat diminimalkan bagi pengguna printer 3D rumahan.

Terkait