Microsoft telah mengumumkan penghentian dukungan untuk aplikasi 3D Viewer yang menjadi bagian dari sistem operasi Windows. Aplikasi ini, yang diperkenalkan pada pembaruan Windows 10 Creators Update tahun 2017, akan dihapus dari Microsoft Store mulai tanggal 1 Juli 2026.
3D Viewer berfungsi sebagai alat resmi dari Microsoft untuk melihat model 3D secara langsung di Windows. Namun, popularitasnya cukup rendah dan banyak pengguna tidak pernah membuka aplikasi ini. Microsoft pun menyarankan pengguna untuk beralih menggunakan Babylon.js Sandbox sebagai alternatif menampilkan konten 3D.
Sejarah Singkat 3D Viewer
3D Viewer merupakan bagian dari upaya Microsoft memperkenalkan fitur kreasi tiga dimensi dalam ekosistem Windows sejak satu dekade lalu. Bersama dengan Paint 3D dan desain antarmuka pengguna baru, aplikasi ini diharapkan memberikan pengalaman kreatif bagi penggunanya. Namun, Paint 3D sendiri sudah dinyatakan deprecated lebih dari setahun lalu, memperlihatkan tren pengurangan aplikasi bawaan yang dianggap kurang diminati.
Dampak Penghapusan di Microsoft Store
Dengan keputusan ini, pengguna tidak akan lagi dapat mengunduh 3D Viewer dari Microsoft Store setelah batas waktu yang ditentukan. Tetapi, aplikasi ini tidak otomatis terhapus dari komputer pengguna yang sudah menginstalnya. Pengguna tetap dapat menggunakan aplikasi 3D Viewer lama walaupun pembaruan dan dukungan resmi dari Microsoft akan dihentikan.
Penghentian pembaruan dapat berakibat pada risiko keamanan dan kompatibilitas aplikasi dengan sistem Windows yang terus berkembang. Oleh karena itu, penggunaan aplikasi 3D Viewer di masa depan mungkin tidak ideal, terutama untuk kebutuhan profesional atau teknis yang mengandalkan fitur baru dan stabilitas perangkat lunak.
Alternatif untuk Melihat Konten 3D
Microsoft merekomendasikan Babylon.js Sandbox sebagai pengganti 3D Viewer. Babylon.js adalah framework JavaScript yang memungkinkan pengguna melihat dan berinteraksi dengan objek 3D di browser. Ini merupakan solusi yang lebih fleksibel dan mutakhir dibanding aplikasi desktop lama.
Berikut adalah keunggulan Babylon.js Sandbox dibandingkan 3D Viewer:
- Bisa diakses melalui browser tanpa perlu instalasi.
- Mendukung teknologi web terbaru dan interaksi real-time dengan model 3D.
- Memiliki komunitas developer yang aktif dan pembaruan rutin.
- Kompatibel dengan berbagai platform dan perangkat.
Pertimbangan bagi Pengguna 3D Viewer
Bagi sebagian pengguna yang mungkin sudah mengandalkan 3D Viewer, penting untuk mulai melakukan migrasi ke aplikasi lain. Pengguna profesional disarankan mencari solusi yang lebih kuat seperti Babylon.js atau perangkat lunak pihak ketiga lain yang lebih lengkap, misalnya Blender atau Autodesk Viewer.
Sedangkan pengguna kasual yang hanya kadang membuka model 3D juga dapat memanfaatkan layanan online gratis atau aplikasi ringan yang beragam di pasaran tanpa harus bergantung pada aplikasi bawaan Windows tersebut.
Mengapa Microsoft Menghentikan 3D Viewer?
Keputusan Microsoft mencerminkan perubahan fokus pada kebutuhan pengguna yang sekarang lebih banyak menggunakan teknologi berbasis web dan cloud. Pengembangan aplikasi desktop murni seperti 3D Viewer dianggap kurang relevan.
Memang, tidak banyak pengguna yang sadar keberadaan 3D Viewer sepanjang sejarahnya. Aplikasi ini jarang digunakan meskipun tersedia secara default, sehingga penghapusan dari Microsoft Store merupakan langkah logis untuk mengurangi beban pemeliharaan dan mengarahkan pengguna ke teknologi modern.
Penutup Informasi
Mulai tanggal 1 Juli 2026, 3D Viewer tidak akan tersedia lagi untuk diunduh di Microsoft Store. Meskipun tidak langsung dihapus dari perangkat, aplikasi ini tidak akan menerima pembaruan atau dukungan resmi. Microsoft menyarankan untuk memanfaatkan Babylon.js Sandbox sebagai solusi utama dalam melihat konten tiga dimensi di Windows.
Langkah ini merupakan bagian dari pergeseran teknologi yang beradaptasi dengan tren penggunaan aplikasi berbasis web dan peningkatan kebutuhan akan solusi yang lebih terintegrasi dengan ekosistem cloud. Pengguna disarankan memanfaatkan periode transisi ini untuk mengadopsi teknologi pemodelan 3D yang lebih modern dan terus berkembang.







