Benchmark terbaru Snapdragon X2 Elite dari Qualcomm telah muncul dan memperlihatkan performa yang sangat kompetitif. Data hasil uji coba menggunakan Asus Zenbook pra-produksi menunjukkan bahwa prosesor ini dapat menjadi pesaing serius bagi Apple dan Intel di pasar chip berperforma tinggi.
Dalam pengujian Cinebench 2024 multi-core, Snapdragon X2 Elite mencatat skor 1.432, jauh mengungguli Apple M5 yang hanya mencapai 1.153 dan Intel Panther Lake Core Ultra 7 yang diperkirakan sekitar 1.210. Hal ini menunjukkan bahwa Snapdragon unggul dalam pengolahan multi-thread yang merupakan keunggulan penting untuk tugas-tugas berat seperti rendering dan komputasi paralel.
Perbandingan Performa Snapdragon X2 Elite, Apple M5, dan Intel Panther Lake
Selain Cinebench, pengujian pada aplikasi transkode video Handbrake memperkuat dominasi Snapdragon X2 Elite. Prosesor ini menyelesaikan transkode dalam waktu 3 menit 29 detik. Sementara itu, Apple M5 membutuhkan waktu lebih lama yakni 3 menit 31 detik, dan Intel yang menggunakan chip Panther Lake lebih lambat dengan waktu 4 menit 32 detik.
Namun, dalam performa single-core, Apple M5 masih unggul dengan skor 200, sementara Snapdragon X2 Elite hanya 146. Perbedaan ini menjelaskan mengapa MacBook masih terasa lebih responsif untuk aktivitas harian dan browsing, meskipun Snapdragon lebih unggul dalam tugas multi-core.
Berikut adalah rangkuman skor utama dari pengujian yang dirilis:
| Benchmark | Snapdragon X2 Elite | Apple M5 | Intel Panther Lake (Core Ultra 7) |
|---|---|---|---|
| Cinebench 2024 (Single-core) | 146 | 200 | ~131* |
| Cinebench 2024 (Multi-core) | 1.432 | 1.153 | ~1.210* |
| Handbrake (Video Transcode) | 3:29 | 3:31 | 4:32 |
| Blender 5.01 (Render Time) | 3:31 | 5:33 | 5:10 |
| Geekbench 6 (Multi-core) | 23.449 (Extreme) | 17.926 | 16.927 |
*Estimasi berdasarkan sampel awal laboratorium
Efisiensi Daya dan Daya Tahan Baterai
Meski unggul dalam performa, Snapdragon X2 Elite membutuhkan daya puncak sekitar 31 watt. Ini lebih tinggi dibandingkan dengan Intel Panther Lake yang unggul dalam efisiensi daya, terbukti dari pengujian Dell XPS 14 yang mampu bertahan lebih dari 21 jam pada penggunaan baterai. Qualcomm perlu membuktikan bahwa X2 Elite dapat memberikan ketahanan baterai sepadan, terutama saat tidak beroperasi pada daya puncak tersebut.
Untuk versi Snapdragon X2 Elite Extreme, nilai Geekbench 6 multi-core mencapai 23.449, memperlihatkan ambisi Qualcomm menguasai segmen performa tertinggi di pasar laptop dan perangkat mobile, bahkan melebihi skor Apple M5 dan Intel Core Ultra 7.
Prospek Snapdragon X2 Elite dalam Persaingan Chip
Kehadiran Snapdragon X2 Elite menambah panas persaingan silicon di dunia prosesor kelas atas. Di tengah keunggulan performa Intel yang efisien dan Apple yang unggul di single-core, Qualcomm menantang dominasi tersebut dengan kemampuan multi-core yang sangat kuat. Hal ini menjanjikan inovasi dan persaingan sehat yang berpotensi memberikan perangkat lebih cepat dan optimal.
Pasar laptop dengan chip Snapdragon X2 Elite akan menjadi menarik untuk diikuti. Kemampuan prosesor ini dalam menggabungkan performa tinggi dan efisiensi daya akan menjadi tolak ukur bagi Qualcomm ke depan. Pada akhirnya, konsumen akan mendapatkan variasi pilihan prosesor dengan keunggulan masing-masing.
Informasi selanjutnya akan tersedia saat perangkat dengan Snapdragon X2 Elite mulai diluncurkan secara resmi dan diuji lebih luas. Tren persaingan chip ini terus berkembang dan menjadi indikator utama inovasi teknologi komputasi masa depan. Qualcomm sudah menunjukkan taringnya, dan Apple serta Intel perlu lebih waspada di arena ini.
