Anker segera menghadirkan sensor keamanan rumah pintar terbaru yang dinamai eufy Glass Break Sensor E10. Perangkat ini dirancang khusus untuk mendeteksi suara pecahan kaca dari jendela atau pintu yang mungkin terjadi saat ada upaya pembobolan.
Sensor ini mampu mendeteksi suara pecahan kaca hingga jarak 7,6 meter. Dengan jangkauan ini, perangkat dapat memantau satu ruangan secara efektif.
Teknologi di balik sensor ini menggabungkan chip neural dengan algoritma kecerdasan buatan (AI). Algoritma tersebut sudah dilatih untuk mengenali berbagai jenis kaca umum sehingga dapat memberikan deteksi yang andal.
Ketika sensor mendeteksi suara pecahan kaca, perangkat dapat langsung mengeluarkan alarm suara. Selain itu, sensor juga mengirimkan notifikasi ke ponsel pengguna secara real time agar tindakan cepat bisa diambil.
Perangkat ini bekerja tanpa kabel dan menggunakan baterai yang tahan hingga tiga tahun. Hal ini memberikan kemudahan instalasi dan pengoperasian tanpa harus sering mengganti daya.
Sensor Glass Break E10 perlu dipasangkan dengan pusat keamanan HomeBase dari Anker. Contohnya adalah eufy HomeBase 3, yang memiliki harga sekitar $99,98 dan dapat dibeli di Amazon.
Koneksi antara sensor dan HomeBase dapat menjangkau hingga 200 meter. Selain itu, pengguna bisa mengontrol sensor ini melalui aplikasi resmi Anker secara jarak jauh.
Menariknya, perangkat ini akan dijual di beberapa negara Eropa seperti Jerman dengan harga €59,99. Sementara itu, pasar Amerika Serikat diperkirakan akan mendapat produk ini dengan harga sekitar $49,99.
Anker sendiri belum menyebutkan tanggal pasti peluncuran sensor ini. Namun, calon konsumen dapat mendaftar melalui email untuk menerima pemberitahuan saat produk resmi dirilis.
Keunggulan eufy Glass Break Sensor E10:
- Jangkauan deteksi pecahan kaca hingga 7,6 meter.
- Teknologi chip neural dan AI untuk akurasi tinggi.
- Baterai tahan lama sampai tiga tahun.
- Koneksi nirkabel hingga jarak 200 meter.
- Dapat dikontrol melalui aplikasi seluler.
- Kompatibel dengan HomeBase 3.
Perangkat ini hadir untuk melengkapi perlindungan rumah dari ancaman pembobolan melalui jendela atau pintu. Dengan kemampuan mendeteksi suara pecahan kaca, keamanan dalam rumah bisa lebih cepat ditingkatkan.
Selain itu, sistem berbasis AI yang canggih memastikan sensor tidak mudah memberikan alarm palsu. Ini menjadi nilai tambah besar dibandingkan sensor kaca konvensional.
Kemampuan mengirim notifikasi langsung ke ponsel memungkinkan pengguna selalu waspada tanpa harus berada di dekat rumah. Akses jarak jauh juga memudahkan kontrol dan monitoring.
Dengan harga yang kompetitif dan fitur lengkap, eufy Glass Break Sensor E10 layak dijadikan pertimbangan bagi mereka yang menginginkan keamanan rumah tanpa banyak kerumitan.
Anker terus mengembangkan ekosistem smart home dengan produk produktif seperti sensor ini. Langkah ini sejalan dengan tren meningkatnya kebutuhan akan solusi keamanan rumah pintar di pasar global.
Melalui penggunaan teknologi AI dan konektivitas canggih, perangkat ini menunjukkan bagaimana inovasi dapat memperkuat perlindungan rumah di era digital. Calon pengguna dapat segera bersiap untuk mendapatkan sensor ini begitu dirilis secara resmi.







