Infinix kembali menghadirkan dua varian terbaru dalam seri Note 60 dengan perbedaan yang cukup menarik untuk disimak. Infinix Note 60 reguler menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7400 5G, sementara versi Pro mengandalkan Snapdragon 7S Gen 4 sebagai dapur pacu utamanya. Meskipun keduanya berasal dari dua merek chipset berbeda, skor AnTuTu yang dihasilkan ternyata hanya berbeda tipis, sehingga performa secara kasar terlihat seimbang.
Menurut pengujian dari beberapa sumber, termasuk host mediotech, skor AnTuTu Infinix Note 40 masih sedikit di atas Snapdragon 7S Gen 4 yang digunakan Note 60 Pro. Ini menunjukkan bahwa dimensi performa antara Dimensity 7400 dan Snapdragon 7S Gen 4 tak terlalu jauh. Pengguna yang mempertimbangkan performa mungkin lebih memperhatikan aspek lain selain chipset, seperti fitur dan harga.
Perbedaan Fitur dan Spesifikasi Utama
Selain chipset, Infinix Note 60 dan Note 60 Pro memiliki sejumlah perbedaan signifikan yang memengaruhi pengalaman pengguna. Berikut rinciannya:
-
Fast Charging
Note 60 mendukung pengisian cepat 45W, sedangkan Note 60 Pro lebih unggul dengan fast charging 90W dan fitur wireless charging 30W. Ini berarti pengisian daya di versi Pro bisa jauh lebih cepat dan fleksibel. -
Layar dan Desain
Note 60 Pro menawarkan fitur Matrix Display yang memungkinkan tampilan layar berwarna-warni dengan karakter dan tulisan dinamis, plus Halo Lighting yang bisa berubah warna. Sebaliknya, Note 60 standar hanya memiliki Halo Lighting warna putih tanpa fitur Matrix Display. -
Berat dan Dimensi
Secara berat, kedua ponsel ini relatif mirip, dengan Note 60 membawa bobot sekitar 199 gram dan Note 60 Pro sedikit lebih berat di 201,7 gram. Perbedaan 2 gram ini nyaris tidak signifikan dalam penggunaan sehari-hari. - Pilihan Warna
Varian warna Note 60 terdiri dari Mist Titanium, Rose Gold, Fizz Blue, Midnight Black, dan Mocha Brown. Sedangkan Note 60 Pro hadir dengan opsi warna yang lebih banyak dan atraktif seperti Solar Orange, Mist Titanium, Torino Black, Mocha Brown, dan Frost Silver.
Harga dan Nilai Jual
Perbedaan harga antara kedua varian juga cukup mencolok, dengan selisih hampir Rp1 juta. Note 60 dibanderol di kisaran harga 4 jutaan, sedangkan Note 60 Pro hadir dengan harga di angka 5 jutaan. Selisih ini tentu berimbas pada fitur yang dibawa, terutama pada teknologi pengisian daya cepat dan kualitas layar.
Bagi konsumen yang mengutamakan kecepatan pengisian dan tampilan layar lebih keren, Note 60 Pro bisa jadi pilihan tepat. Namun, orang yang menginginkan ponsel dengan performa baik dan harga lebih terjangkau tetap dapat memilih Note 60 reguler tanpa banyak penurunan performa.
Memilih Dimensity 7400 vs Snapdragon 7S Gen 4
Perbandingan chipset dua seri ini menegaskan bahwa pilihan smartphone tidak hanya soal angka benchmark semata. Dimensity 7400 5G yang dipakai Note 60 merupakan chipset yang mengusung efisiensi daya dan performa cukup handal. Sedangkan Snapdragon 7S Gen 4 di Note 60 Pro lebih fokus pada keseimbangan performa dengan kemampuan multimedia dan efisiensi yang meningkat.
Skor AnTuTu yang tipis menyiratkan bahwa real-world performance kedua chipset ini akan sangat mirip untuk kebutuhan harian seperti gaming, sosial media, dan multitasking. Pilihan lebih bergantung pada fitur lain dan kebutuhan pengisian baterai cepat atau tampilan layar yang lebih menarik.
Konsumen yang ingin menikmati teknologi fast charging 90W dan interface layar Matrix Display tentu akan menambah investasi lebih pada Note 60 Pro. Sebaliknya, mereka yang menginginkan ponsel dengan kinerja mumpuni tapi harga lebih terjangkau memiliki opsi Note 60 versi standar.
Dengan demikian, perbedaan prinsip kedua perangkat ini lebih kepada soal fitur dan desain pendukung daripada performa utama chipset yang selisihnya hampir tidak terasa. Varian warna yang beragam dan fast charging lebih cepat menjadi nilai tambah pada Note 60 Pro, sementara Note 60 menyajikan pengalaman yang cukup baik dengan harga yang lebih rendah.
Pengguna yang membandingkan kedua ponsel ini perlu mempertimbangkan kebutuhan spesifik mereka terhadap fitur fast charging, estetika layar, dan tentu saja anggaran. Selisih harga hampir Rp1 juta mungkin layak bagi sebagian orang demi fitur lebih lengkap, tapi bagi yang hemat, versi standar tetap menjadi pilihan yang menarik.





