
Samsung kembali menjadi sorotan dengan bocoran terbaru mengenai Galaxy A57 dan A37. Kedua perangkat kelas menengah ini disebut-sebut akan hadir membawa peningkatan signifikan pada sisi baterai yang langsung menarik perhatian pasar gadget. Pengguna yang mencari ponsel dengan durasi penggunaan panjang kini mendapat opsi baru dari Samsung.
Isu baterai menjadi perhatian utama pada setiap rilis smartphone baru. Berdasarkan data label energi yang telah muncul di database EPREL milik Uni Eropa, baik Galaxy A37 maupun Galaxy A57 tercatat melonjak dari rating baterai tahun lalu ke tingkat lebih tinggi. Kedua perangkat kini mengantongi rating A untuk efisiensi energi, naik dari rating C untuk A36 dan B untuk A56.
Peningkatan Kapasitas dan Daya Tahan Baterai
Hasil pengujian label energi menampilkan lonjakan mencolok pada waktu pemakaian baterai. Galaxy A37 yang sebelumnya di generasi A36 hanya mampu bertahan selama 41 jam 28 menit dalam kondisi idle, kini melonjak ke angka 53 jam untuk sekali pengisian daya. Sedangkan Galaxy A57, dari generasi sebelumnya yang tercatat bertahan 44 jam 34 menit, kini mampu mencapai waktu penggunaan selama 52 jam.
Peningkatan ini tentu sangat berpengaruh bagi konsumen yang membutuhkan perangkat tahan lama untuk aktivitas sehari-hari. Fakta ini diperkuat oleh sumber terpercaya NieuweMobiel.NL yang mengungkapkan bahwa kedua model juga telah menerima rating drop damage yang lebih baik dan lapisan ketahanan air dan debu IP68.
Perincian Sertifikasi dan Daya Tahan
Berikut perbandingan singkat performa dan durability Galaxy A37 dan A57 berdasarkan label energi:
| Model | Daya Tahan Baterai | Rating Ketahanan Air/Debu | Rating Drop Damage | Siklus Isi Ulang sebelum Kapasitas Turun ke 80% | Rating Repairability |
|---|---|---|---|---|---|
| Galaxy A37 | 53 jam | IP68 | B | 1.200 siklus | C |
| Galaxy A57 | 52 jam | IP68 | A | 1.200 siklus | C |
| Model Lama | ~41 (A36) / ~44 (A56) | IP68 | B (A36) / A (A56) | 1.200 (A36)/2.000 (A56) | C |
Dari tabel tersebut, terlihat bahwa Galaxy A37 mendapatkan peningkatan paling mencolok pada daya tahan baterai. Namun, satu kelebihan A57 terletak pada ketahanan jatuh (drop damage) yang lebih tinggi dengan nilai A, sementara A37 hanya B.
Satu Catatan Penting: Siklus Isi Ulang
Meskipun kedua perangkat hadir dengan baterai yang lebih tahan lama, ada satu catatan penting berdasarkan label energi terbaru. Pada kedua model, baik Galaxy A37 maupun Galaxy A57, siklus isi ulang sebelum kapasitas baterai turun menjadi 80% kini hanya 1.200 kali. Angka ini terbilang umum di kategori ponsel kelas menengah, namun perlu dicatat bahwa pendahulu Galaxy A56 sebenarnya mampu mencapai hingga 2.000 siklus. Artinya, untuk pengguna yang sangat intens mengisi daya, Galaxy A57 sedikit mengalami penurunan pada aspek ketahanan jangka panjang baterai dibandingkan generasi sebelumnya.
Kebijakan ini sejalan dengan tren yang terjadi di banyak produk mid-range, di mana produsen memilih untuk menyeimbangkan antara daya tahan baterai dan efisiensi komponen internal. Pengguna tetap mendapatkan pengalaman baterai yang lebih lama dalam penggunaan harian, meski usia pakai sel baterai dalam jangka panjang sedikit berkurang.
Komitmen Samsung pada Fitur Keseimbangan
Samsung tetap menyematkan rating IP68 pada kedua perangkat, yang berarti ponsel mampu bertahan di bawah air hingga kedalaman tertentu dan terlindungi dari debu. Selain itu, nilai repairability di tingkat C pada kedua model menandakan upaya produsen untuk tetap menjaga kemudahan perbaikan, meski masih di level menengah.
Berdasarkan jadwal rilis sebelumnya, Samsung biasanya mengumumkan seri Galaxy A pada awal Maret, meskipun untuk seri A37 dan A57 belum ada pengumuman resmi. Kemunculan label energi di database EPREL menandakan peluncuran kemungkinan besar segera dilakukan.
Samsung kini tidak hanya menawarkan daya tahan baterai yang lebih baik, namun juga menjaga standar ketahanan fisik dan perlindungan air yang diharapkan dari perangkat modern. Meski ada trade-off pada jumlah siklus isi ulang, Galaxy A37 dan Galaxy A57 masih menjadi solusi menarik untuk pengguna yang mengutamakan efisiensi dan daya tahan dalam satu paket ponsel terjangkau. Pembaruan ini menunjukkan arah baru Samsung dalam memperhatikan kebutuhan pasar dan tren penggunaan perangkat mobile masa kini.
Source: www.androidauthority.com








