Honor Pamer Robot Humanoid Bergaya di MWC, Robot Phone AI yang Bisa “Menari” Siap Meluncur Tahun Ini

Honor menarik perhatian dunia teknologi dengan memperkenalkan robot humanoid dan konsep smartphone baru yang diberi nama “Robot Phone” pada ajang MWC di Barcelona. Kedua inovasi ini menandai langkah besar Honor dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan dan robotika ke dalam produk konsumen, setelah sebelumnya dikenal sebagai produsen ponsel dengan harga kompetitif dan spesifikasi tinggi.

Honor melakukan debut robot humanoid pertama mereka dalam sebuah acara gala yang dihadiri banyak tamu undangan. Robot tersebut menampilkan kemampuan melakukan berbagai gestur serta pose melalui kendali jarak jauh, menarik perhatian para pengunjung dan pakar teknologi. Informasi terkait spesifikasi teknis, harga, maupun jadwal produksi massal belum diungkap secara resmi oleh Honor.

Fokus Honor pada Robotika Konsumen

Tidak seperti perusahaan lain yang biasanya memulai penerapan robotika untuk kebutuhan industri, Honor justru merancang robot-robotnya langsung untuk lingkungan konsumen. Pihak perusahaan menyebutkan ada tiga skenario utama penggunaan robot ini, yakni sebagai asisten belanja, pemeriksa area kerja, dan teman pendamping yang mendukung interaksi sosial.

Rencana pengembangan robot oleh Honor sejalan dengan visi investasi besar yang mereka umumkan sebelumnya, yakni investasi sebesar $10 miliar dalam lima tahun untuk mendukung penerapan teknologi AI di perangkat terbaru mereka. Tujuan utama investasi ini agar Honor mampu menghadirkan solusi berbasis AI yang terintegrasi secara fisik dalam kehidupan sehari-hari pengguna.

Robot Phone: Smartphone dengan Lengan Kamera 200MP

Inovasi Honor tidak hanya berhenti di ranah robot humanoid. Tahun sebelumnya, perusahaan ini telah memberikan isyarat akan kehadiran produk unik yang kini diperkenalkan sebagai Robot Phone. Produk ini memiliki kamera resolusi 200 megapiksel yang terpasang pada lengan mekanis kecil di bagian atas ponsel.

Kamera dengan teknologi terbaru ini tidak hanya bisa digunakan untuk mengambil foto, tetapi juga mampu bergerak secara dinamis sesuai irama musik, melakukan gestur seperti mengangguk atau bergerak layaknya kepala manusia, serta berfungsi sebagai penstabil gambar canggih. Dalam demo, kamera ini menunjukkan kemampuan pan sinematik yang sangat halus, sesuatu yang sulit dicapai hanya dengan tangan.

Fitur Utama Robot Phone Honor

Berikut daftar fitur unggulan pada Robot Phone menurut presentasi resmi Honor:

  1. Kamera 200MP pada lengan artikulatif yang dikontrol AI.
  2. Kameranya bisa bergerak mengikuti perintah suara pengguna.
  3. Dapat melacak subjek secara otomatis dan memahami gestur pengguna.
  4. Micro-motor khusus yang dikembangkan Honor, ukurannya 70% lebih kecil dari motor kamera yang umum dijual di pasar.
  5. Dilengkapi gimbal mini pada lengan kamera untuk stabilitas pengambilan video.

Teknologi ini memanfaatkan tiga motor mini yang menopang pergerakan lengan, memberikan fleksibilitas sekaligus responsif terhadap interaksi pengguna. CEO Honor, Li Jian, menegaskan bahwa ponsel berbasis robotik ini didesain agar kecerdasan buatan lebih terasa seperti kehadiran manusia. Perangkat ini diharapkan dapat menjadi “perpanjangan tangan” pengguna melalui integrasi layanan dan fungsi fisik yang lebih luas.

Rencana Peluncuran dan Potensi Penerapan

Honor telah memastikan bahwa Robot Phone akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini. Walaupun detail harga dan jadwal peluncuran pastinya belum dibagikan, produk ini digadang-gadang akan memulai era baru bagi perangkat mobile yang tak hanya “cerdas” tetapi juga “aktif” secara fisik.

Robot humanoid buatan Honor juga ditargetkan untuk mengisi berbagai kebutuhan konsumen di masa mendatang. Beberapa di antaranya meliputi: membantu pelanggan saat berbelanja, melakukan inspeksi di area kerja dengan efisiensi tinggi, serta menemani pengguna dalam keseharian sebagai robot pendamping yang ramah dan komunikatif.

Menurut Honor, strategi masuk ke dunia AI dan robotika ini akan membedakan mereka di persaingan pasar teknologi global. Kombinasi inovasi perangkat keras serta kecerdasan buatan berpotensi besar mengubah cara manusia memanfaatkan perangkat digital terutama dalam aktivitas sehari-hari.

Source: www.indiatoday.in

Terkait