OneXPlayer 3 kini resmi tampil dengan harga yang tidak bisa dibilang murah, tetapi spesifikasinya langsung menempatkannya di kelas premium. Model dasar dibanderol $1,399 untuk varian 24GB RAM dan 512GB penyimpanan, sementara konfigurasi 24GB/1TB dijual $1,499 dan varian 32GB/1TB berada di angka $1,699.
Peluncuran ini berlangsung lewat kampanye crowdfunding di Indiegogo, sehingga harga resmi sudah terlihat sejak awal masa pendanaan. Di saat banyak handheld Windows masih bermain di kelas harga lebih rendah, OneXPlayer 3 jelas menyasar pengguna yang mengincar perangkat flagship dengan fleksibilitas tinggi.
Harga dan posisi pasar
Banderol awal $1,399 menempatkan OneXPlayer 3 jauh di atas batas $1,000. Meski begitu, perangkat ini tetap diposisikan untuk menekan pesaing seperti MSI Claw 8 EX AI+, yang dijual sedikit di atas $1,200 di Amazon dan meraih nilai 85% dalam ulasan Notebookcheck.
Struktur harga yang ditawarkan juga memperlihatkan fokus pada kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Lonjakan dari 512GB ke 1TB hadir dengan kenaikan harga $100, sementara opsi 32GB/1TB menambah lagi $200 dari model 24GB/1TB.
Layar AMOLED 8,8 inci dan grafis Intel
Di sisi tampilan, OneXPlayer 3 memakai panel AMOLED 8,8 inci dengan orientasi native landscape dan resolusi 1920×1200. Layar ini juga mendukung HDR, cakupan warna 100% DCI-P3, kecerahan puncak hingga 1100 nits, serta refresh rate 144Hz VRR.
Perangkat ini ditenagai Intel Arc G3 Extreme dan grafis Intel Arc B390. Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa OneXPlayer 3 memang dirancang untuk kelas gaming berat, bukan sekadar handheld portabel biasa.
Desain modular untuk tiga mode penggunaan
Salah satu daya tarik utamanya ada pada desain modular 3-in-1. OneXPlayer 3 menggunakan kontroler yang bisa dilepas dan keyboard magnetik, sehingga perangkat ini dapat dipakai sebagai handheld gaming, tablet mandiri, atau mini laptop.
Pendekatan ini memberi fleksibilitas yang jarang ditemukan di handheld Windows lain. Bagi pengguna yang ingin satu perangkat untuk bermain, mengetik, dan konsumsi media, format semacam ini bisa menjadi nilai jual paling menonjol.
Baterai besar dan sistem pendingin serius
Untuk daya, OneXPlayer 3 membawa baterai 85Wh. Perangkat ini juga mendukung mode full-power 35W, yang menunjukkan fokus pada performa tinggi saat digunakan bermain game atau menjalankan beban berat.
Agar suhu tetap terkendali, OneXPlayer 3 mengandalkan vapor chamber seluas 11.203 mm² dan susunan sirip aluminium 16.644 mm². Kombinasi ini penting karena perangkat dengan spesifikasi setinggi ini biasanya membutuhkan pembuangan panas yang lebih agresif.
Meski kampanye crowdfunding sudah menampilkan semua konfigurasi harga, pembelian lewat skema ini tetap membawa risiko tersendiri. Seperti biasa pada proyek pendanaan publik, ketersediaan produk tidak otomatis terjamin, sehingga calon pembeli perlu memahami konsekuensi sebelum memutuskan ikut mendukung perangkat ini.
Source: www.notebookcheck.net






