Plaza Asia Rayakan Imlek 2577 Dengan Barongsai, Kuda Asli, dan Harmoni Budaya Tionghoa-Betawi di Sudirman

Author: Qoo Media

Plaza Asia di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, menggelar perayaan Imlek 2577 yang memadukan budaya Tionghoa dan Betawi secara spektakuler. Perayaan ini menjadi salah satu rangkaian acara terbesar dalam dua dekade terakhir di kawasan perkantoran tersebut, menampilkan berbagai atraksi yang meriah dan penuh makna.

Acara ini sekaligus menegaskan dukungan Plaza Asia terhadap program Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengajak seluruh gedung di sepanjang Jalan Sudirman untuk berpartisipasi dalam Lomba Dekorasi Imlek. Plaza Asia tidak hanya menghias gedung tetapi juga mengubah ruang publik menjadi area yang inklusif dan menyenangkan bagi masyarakat.

Perpaduan Budaya Tionghoa dan Betawi

Konsep perayaan Imlek di Plaza Asia mengusung semangat "Jakarta Melting Pot", yang mengedepankan harmoni dan toleransi antar-etnis di ibu kota. Hal ini diwujudkan lewat kolaborasi unsur budaya Tionghoa dengan kearifan lokal Betawi sehingga menciptakan sajian yang unik dan kaya makna.

Salah satu atraksi unggulan adalah parade barongsai yang diikuti langsung oleh para pemilik unit di Plaza Asia, sebuah kegiatan yang belum pernah dilakukan dalam 20 tahun sejarah pengelolaan gedung ini. Barongsai ini dikemas dengan konsep "Singa Asia", yang menggambarkan singa sebagai simbol perlindungan dan kemakmuran yang berkeliling kawasan Plaza Asia.

Dukungan Terhadap Beautifikasi dan Pengembangan Ruang Publik

Partisipasi Plaza Asia juga menjawab arahan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta untuk meningkatkan estetika pedestrian ibu kota. Melalui lomba dekorasi Imlek, Plaza Asia berkontribusi pada program beautifikasi kota sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi wisata budaya yang modern.

Perayaan ini bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi juga menguatkan narasi toleransi agar ruang publik di ibu kota menjadi lebih ramah dan terbuka bagi semua kalangan. Ini menjadi bagian dari upaya memperkokoh keberagaman budaya sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Jakarta.

Momen Istimewa dan Prosesi Khidmat

Puncak perayaan dirayakan dengan prosesi Thiam Ceremony yang dipimpin oleh Eva Monalisa, Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua Umum Himpunan Penggerak Wisata Indonesia. Prosesi ini sarat makna sebagai simbol penyambutan rejeki dan perlindungan bagi seluruh warga dan penghuni Plaza Asia sepanjang tahun.

Hadirnya kuda asli dalam acara ini juga menjadi simbol penting. Menurut Evie Irawan, Ketua Panitia Acara, kuda mewakili semangat, keberanian, dan energi baru untuk menyambut Tahun Kuda 2026 yang segera tiba. Kehadiran simbol ini memperkuat pesan optimisme dan semangat gotong royong yang menjadi landasan perayaan.

Fakta Penting Perayaan Imlek Plaza Asia

  1. Plaza Asia menjadi episentrum budaya Tionghoa-Betawi di Sudirman.
  2. Parade barongsai melibatkan para pemilik unit gedung.
  3. Dekorasi dan kegiatan ikut mendukung program beautifikasi Jakarta.
  4. Prosesi Thiam Ceremony sebagai simbol penyambutan keberkahan.
  5. Atraksi kuda asli sebagai lambang semangat dan energi baru.

Perayaan Imlek di Plaza Asia bukan hanya perayaan tradisional biasa, tetapi juga wadah memperkuat solidaritas dan toleransi di kota metropolitan. Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, kawasan ini semakin menegaskan posisinya sebagai pusat budaya dan ruang publik yang hidup di Jakarta. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan identitas dan citra ibu kota yang modern serta harmonis.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: wartaekonomi.co.id
Terbaru