Mercedes-Benz VLE Debut di Jerman, MPV Listrik 8 Penumpang dengan Jarak Tempuh 700 Km

Mercedes-Benz resmi meluncurkan VLE di Jerman sebagai MPV listrik premium yang menggabungkan karakter mobil keluarga, shuttle eksekutif, dan kenyamanan khas limousine. Model ini menjadi debut penting karena VLE hadir sebagai salah satu produk pertama yang dibangun di atas platform Van Architecture modular terbaru milik Mercedes-Benz.

Kehadiran VLE langsung menyasar kebutuhan pasar kendaraan mewah yang lebih fleksibel. Kapasitas kabinnya bisa memuat hingga delapan penumpang, namun pendekatan desain dan teknologinya tetap menonjolkan nuansa eksklusif yang selama ini identik dengan sedan atau limousine premium.

Desain luar mengutamakan aerodinamika

Secara tampilan, Mercedes-Benz VLE mengusung garis bodi yang lebih rendah dan mengalir dibanding MPV konvensional. Platform baru memungkinkan pabrikan membentuk siluet yang lebih halus dari depan hingga belakang, dengan fokus kuat pada efisiensi hambatan angin.

Data yang dirilis menunjukkan koefisien drag VLE berada di angka 0,25. Untuk kendaraan berukuran besar, angka tersebut tergolong sangat rendah dan penting karena berpengaruh langsung pada efisiensi energi saat melaju, terutama di kecepatan tinggi.

Bagian depan VLE memakai identitas desain baru Mercedes-Benz untuk kendaraan listrik premium. Terdapat gril bercahaya, lampu DRL berbentuk bintang, dan teknologi Digital Light yang mempertegas kesan futuristis.

Di belakang, lampu dibuat melengkung membentuk pola menyerupai huruf U terbalik. Elemen itu dipadukan dengan spoiler aerodinamis sehingga tampilan buritan terlihat modern sekaligus fungsional.

Kabin dirancang fleksibel dan mewah

Masuk ke interior, Mercedes-Benz menyiapkan kabin VLE untuk berbagai skenario penggunaan. Mobil ini bisa berfungsi sebagai kendaraan keluarga premium, armada hotel mewah, hingga shuttle VIP untuk perjalanan antarkota.

Fokus utama ada pada ruang dan pengalaman penumpang. Layout kabin dibuat adaptif agar tetap nyaman digunakan dalam konfigurasi banyak penumpang tanpa mengorbankan kesan mewah.

Di area depan, pengemudi mendapat akses ke MBUX Superscreen. Sistem ini membentang lebar di dasbor dan mencakup tiga layar terpisah di balik panel kaca besar.

Rinciannya sebagai berikut:

  1. Layar instrumen pengemudi 10,25 inci.
  2. Layar tengah 14 inci.
  3. Layar penumpang depan 14 inci.

Untuk penumpang belakang, Mercedes-Benz menambahkan MBUX Rear Space Experience. Fitur ini menghadirkan layar panoramik 31,3 inci dengan resolusi 8K, sebuah spesifikasi yang menegaskan orientasi VLE sebagai MPV listrik mewah, bukan sekadar van listrik biasa.

Seluruh ekosistem digital tersebut dijalankan oleh Mercedes-Benz Operating System atau MB.OS. Sistem ini menjadi pusat kendali untuk infotainment, tampilan kendaraan, dan pengalaman pengguna yang lebih personal.

Dua varian awal dengan tenaga besar

Mercedes-Benz menyiapkan dua varian pertama untuk VLE. Keduanya sama-sama memakai sistem elektrik penuh, tetapi karakter performanya dibedakan untuk kebutuhan pengguna yang berbeda.

Berikut spesifikasi utamanya:

VarianSistem penggerakTenaga
VLE 300 electricPenggerak roda depan272 hp / 203 kW
VLE 400 4MATIC electricPenggerak semua roda402 hp / 300 kW

VLE 300 electric mengandalkan satu motor listrik dan difokuskan pada efisiensi serta penggunaan harian. Tenaga 272 hp dinilai cukup untuk membawa bodi besar VLE tetap responsif di jalan kota maupun rute antarkota.

Sementara itu, VLE 400 4MATIC electric menambahkan motor listrik di poros belakang sehingga memakai sistem AWD. Varian ini mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam 6,5 detik, angka yang tergolong impresif untuk kendaraan dengan format MPV besar.

Baterai besar dan isi daya cepat

Kedua varian dibekali baterai berkapasitas 115 kWh. Dengan paket baterai sebesar itu, Mercedes-Benz mengklaim jarak tempuh VLE bisa melampaui 700 km dalam standar WLTP.

Jarak tempuh tersebut menjadi salah satu daya tarik utama VLE. Bagi konsumen premium, kemampuan menempuh perjalanan jauh tanpa sering berhenti untuk mengisi ulang merupakan faktor penting, terutama untuk mobil yang juga diposisikan sebagai kendaraan perjalanan antarkota.

VLE juga memakai arsitektur kelistrikan 800-volt. Teknologi ini memungkinkan pengisian cepat DC hingga 300 kW, sehingga proses isi ulang bisa berlangsung jauh lebih singkat dibanding sistem tegangan yang lebih rendah.

Mercedes-Benz menyebut pengisian selama 15 menit dapat menambah jarak tempuh hingga 355 km. Klaim ini menunjukkan bahwa VLE tidak hanya menjual kemewahan kabin, tetapi juga kepraktisan penggunaan nyata untuk mobilitas jarak jauh.

Posisi VLE di pasar kendaraan premium

Di tengah tren elektrifikasi global, VLE memperlihatkan arah baru Mercedes-Benz untuk segmen van dan MPV mewah. Pabrikan Jerman itu tidak lagi melihat kendaraan berkapasitas besar hanya sebagai alat angkut, tetapi sebagai ruang bergerak dengan kenyamanan setara lounge premium.

Dengan kombinasi desain aerodinamis, kabin digital berfitur tinggi, kapasitas hingga delapan orang, tenaga sampai 402 hp, baterai 115 kWh, dan jarak tempuh lebih dari 700 km WLTP, Mercedes-Benz VLE hadir sebagai salah satu MPV listrik mewah paling ambisius yang diperkenalkan di pasar Eropa saat ini.

Terkait