Kenaikan harga RAM kembali terjadi di pasar teknologi komputer. Framework Computer, produsen laptop yang dikenal dengan produk yang dapat di-upgrade, mengumumkan kenaikan harga RAM untuk ketiga kalinya akibat kelangkaan pasokan memori. Selain RAM, harga penyimpanan SSD dan mungkin juga CPU diperkirakan akan ikut mengalami kenaikan.
CEO Framework, Nirav Patel, menyarankan konsumen yang berencana membeli laptop atau desktop Framework dengan kapasitas penyimpanan besar untuk segera melakukan pemesanan. Hal ini didorong oleh ketidakpastian harga di masa depan yang dipengaruhi oleh rantai pasok yang terganggu.
Tren Kenaikan Harga RAM pada Produk Framework
Framework Computer sebelumnya telah menaikkan harga RAM dalam dua kesempatan sebelumnya. Pada periode terakhir, harga RAM DDR5 per GB naik dari kisaran $12-$16 menjadi $13-$18. Contohnya, modul DDR5-5600 dengan kapasitas 16GB kini dibanderol $235, naik dari sebelumnya $200. Begitu pula varian 32GB (2x16GB) yang naik menjadi $470 dibanding $400 sebelumnya.
Perubahan harga ini tergolong signifikan jika dibandingkan dengan harga pada November lalu, ketika Framework masih menawarkan paket memori tersebut dengan harga jauh lebih rendah yakni $72 untuk 16GB dan $144 untuk 32GB. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan biaya dari pemasok dan habisnya stok inventaris lama yang lebih murah.
Dampak Kelangkaan Memori Pada Penyimpanan SSD dan CPU
Kerugian tidak hanya dirasakan pada komponen RAM. Ketersediaan SSD juga terdampak oleh krisis pasokan. Framework terpaksa menaikkan harga SSD, khususnya untuk kapasitas 500GB dan 1TB yang kini dijual $115 dan $180, dibandingkan harga sebelumnya $69 dan $99. Namun, kapasitas yang lebih besar seperti 2TB, 4TB, dan 8TB untuk tipe SN850X masih dijual dengan harga kompetitif walau ada kenaikan harga dari sebelumnya.
Kondisi ini juga mempengaruhi konfigurasi produk lain, seperti Framework Desktop dan beberapa pilihan Framework Laptop 16. Model dasar Desktop dengan RAM 32GB kini mulai dijual seharga $1,269, naik dari $1,139 di awal tahun. Versi dengan RAM 64GB naik dari $1,639 menjadi $1,959 dalam kurun waktu yang sama.
Permasalahan Pasokan CPU dan Dampaknya
Selain memori dan penyimpanan, pasokan CPU juga menghadapi kendala. Framework mencatat adanya keterbatasan stok prosesor Intel i5-1334U yang digunakan pada Framework Laptop 12. Masalah ini terkait dengan keterbatasan kapasitas produksi Intel pada node proses terkait, menyebabkan beberapa konfigurasi laptop ini habis stok.
Intel sendiri tengah memfokuskan produksi untuk pasar server, sehingga mempengaruhi ketersediaan CPU untuk konsumen PC biasa. Meski begitu, Framework masih berusaha menyerap biaya tambahan akibat kondisi ini dan mencari solusi meningkatkan pasokan.
Analisis Terhadap Pasar Komputer dan Dampak Kedepan
Kelangkaan komponen utama seperti RAM, SSD, dan CPU dikawatirkan akan memaksa vendor komputer dengan skala kecil meninggalkan pasar. Analis juga memprediksi sulitnya menemukan laptop PC dengan harga terjangkau dalam waktu dekat jika tren kenaikan harga terus berlanjut.
Framework menjadi contoh nyata dinamika pasar teknologi yang rentan terhadap gangguan rantai pasok. Kenaikan harga ini mencerminkan tekanan global di pasar komponen hardware, yang berdampak langsung pada konsumen akhir.
Fakta Penting Kenaikan Harga RAM Framework
- Harga RAM DDR5 per GB naik menjadi $13-$18, dari $12-$16.
- DDR5-5600 16GB kini $235, naik dari $200.
- DDR5-5600 32GB kini $470, naik dari $400.
- Harga SSD 500GB naik menjadi $115, SSD 1TB naik menjadi $180.
- Harga desktop Framework mulai dari $1,269 (32GB RAM) dan $1,959 (64GB RAM).
- Ketersediaan CPU Intel i5-1334U terbatas karena produksi terbatas.
Framework menyatakan belum dapat memastikan apakah kenaikan harga adalah kondisi baru yang stabil. Namun, situasi ini menjadi sinyal bagi konsumen dan pelaku industri untuk menyesuaikan strategi pembelian dan produksi di tengah tekanan biaya dan pasokan komponen yang masih sulit diprediksi.







