
Pembaruan terbaru di Google TV dilaporkan membuat sebagian pengguna kehilangan salah satu cara paling populer untuk menyembunyikan iklan di layar utama. Keluhan ini terutama mengarah ke Projectivy Launcher, aplikasi pihak ketiga yang selama ini dipakai untuk menggantikan tampilan beranda bawaan Google TV.
Berdasarkan laporan pengguna di Reddit, Projectivy Launcher masih bisa dijalankan seperti aplikasi biasa. Namun, fungsinya untuk mengambil alih home screen secara otomatis setelah tombol Home ditekan atau saat perangkat dinyalakan disebut tidak lagi berjalan pada sebagian perangkat.
Laporan pengguna mulai bermunculan
Android Authority melaporkan bahwa sejumlah pengguna di subreddit Projectivy Launcher menemukan perubahan perilaku setelah update Google TV. Mereka menyebut tombol pengaturan override milik Projectivy tidak lagi efektif, sehingga sistem kembali memuat launcher standar Google TV.
Temuan ini penting karena Projectivy termasuk launcher pihak ketiga yang cukup dikenal di ekosistem Google TV dan Android TV. Aplikasi ini banyak dipilih karena memberi tampilan yang lebih bersih, minim promosi, dan lebih fleksibel untuk diatur dibanding antarmuka bawaan.
Meski begitu, skala gangguan ini belum bisa dipastikan. Laporan yang muncul masih terbatas pada beberapa unggahan pengguna, sementara ada juga anggota forum yang mengatakan perangkat mereka belum terdampak.
Mengapa Projectivy Launcher banyak dipakai
Google TV menawarkan rekomendasi konten, integrasi layanan streaming, dan tampilan visual yang modern. Namun, tidak semua pengguna menyukai beranda default karena menampilkan konten sponsor dan opsi personalisasi yang dinilai terbatas.
Di situlah launcher seperti Projectivy menjadi solusi alternatif. Dengan aplikasi ini, pengguna biasanya dapat menata ulang layar utama agar lebih fokus pada daftar aplikasi, kanal favorit, dan navigasi yang lebih sederhana.
Android Authority sebelumnya juga memasukkan Projectivy sebagai salah satu aplikasi Google TV favoritnya. Salah satu alasannya adalah integrasi yang dinilai rapi dengan sistem serta kemampuan untuk menggantikan launcher bawaan tanpa membuat kinerja perangkat terasa berat.
Gejala yang dilaporkan pengguna
Dari rangkaian laporan yang dibagikan di Reddit, pola masalahnya relatif serupa. Projectivy masih terpasang dan bisa dibuka, tetapi tidak lagi menjadi tampilan utama secara otomatis.
Berikut gejala yang paling sering disebut pengguna:
- Menekan tombol Home justru membuka home screen standar Google TV.
- Saat perangkat bangun dari mode siaga, launcher bawaan kembali muncul.
- Opsi override di Projectivy terlihat aktif, tetapi tidak berfungsi seperti sebelumnya.
- Projectivy hanya berjalan jika dibuka manual dari daftar aplikasi.
Situasi ini membuat pengalaman pengguna berubah cukup signifikan. Bagi pengguna yang memakai launcher pihak ketiga untuk menghindari iklan dan konten sponsor di beranda, perubahan kecil pada perilaku tombol Home sudah cukup untuk mengganggu kenyamanan.
Dugaan penyebabnya belum pasti
Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi yang memastikan akar masalahnya. Belum jelas apakah perubahan tersebut merupakan kebijakan baru di Google TV, pengetatan terhadap launcher pihak ketiga, atau sekadar bug yang ikut terbawa pembaruan sistem.
Kondisi ini perlu dilihat secara hati-hati karena laporan masih bersifat komunitas. Artinya, bukti yang ada saat ini berasal dari pengalaman pengguna dan belum mewakili seluruh perangkat Google TV.
Perbedaan model TV, dongle streaming, versi firmware, dan setelan sistem juga bisa memengaruhi hasil di lapangan. Karena itu, ada kemungkinan masalah hanya muncul pada kombinasi perangkat dan versi software tertentu.
Solusi sementara yang dicoba komunitas
Masih dari subreddit yang sama, beberapa pengguna membagikan langkah perbaikan sementara. Intinya, solusi ini berfokus pada reset setelan launcher dan mengaktifkan ulang izin serta konfigurasi override milik Projectivy.
Secara umum, langkah yang disebut pengguna meliputi:
- Masuk ke pengaturan Projectivy Launcher.
- Reset atau atur ulang setelan launcher yang terkait startup.
- Matikan lalu aktifkan kembali izin override.
- Konfigurasi ulang perilaku launcher saat perangkat menyala atau saat tombol Home ditekan.
- Uji ulang dengan restart perangkat.
Namun, solusi tersebut tidak dilaporkan berhasil untuk semua orang. Sebagian pengguna menyebut cara itu memulihkan fungsi launcher, sementara yang lain tetap diarahkan ke beranda bawaan Google TV.
Dampaknya bagi pengguna Google TV
Masalah ini menunjukkan satu hal penting di ekosistem smart TV modern. Kontrol atas tampilan layar utama semakin erat terikat pada kebijakan sistem, sehingga solusi pihak ketiga bisa berubah sewaktu-waktu setelah update.
Bagi pengguna yang memilih Google TV karena fleksibilitas Android TV, kabar ini bisa menjadi perhatian tersendiri. Launcher alternatif selama ini menjadi cara praktis untuk mengurangi gangguan visual, menghapus kesan penuh iklan, dan membuat navigasi lebih cepat.
Untuk sekarang, pengguna yang terdampak masih bisa mencoba perbaikan berbasis komunitas sambil memantau update berikutnya. Jika perangkat tiba-tiba kembali ke home screen bawaan Google TV, kemungkinan masalahnya bukan pada Projectivy yang rusak total, melainkan pada fungsi pengambilalihan launcher yang tampaknya berubah setelah pembaruan sistem.
Source: www.androidauthority.com







