
Intel memperbarui lini prosesor laptop kelas atasnya lewat Core Ultra 9 290HX dan Core Ultra 7 270HX berbasis Arrow Lake. Kedua chip ini ditujukan untuk laptop gaming, streaming, dan kreasi konten yang membutuhkan performa tinggi dalam bodi notebook premium.
Menurut informasi resmi yang dikutip dari materi peluncuran Intel, Core Ultra 9 290HX hadir dengan 24 core dan boost clock hingga 5,5GHz. Sementara itu, Core Ultra 7 270HX membawa 20 core dengan boost clock maksimum 5,3GHz.
Dua CPU HX baru untuk segmen laptop kencang
Kehadiran dua model ini mempertegas strategi Intel di kelas laptop performa tinggi. Fokus utamanya bukan hanya pada angka clock yang lebih tinggi, tetapi juga pada perbaikan arsitektur internal yang diklaim dapat memangkas latensi sistem.
Intel menyebut ada peningkatan die-to-die interconnect sebesar 900MHz pada kedua chip tersebut. Perubahan ini disebut membantu menurunkan latensi dan mendorong performa game, sebuah faktor yang penting untuk laptop gaming modern dengan GPU diskret kelas atas.
Bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Intel mengklaim Core Ultra 9 290HX mampu memberi peningkatan gaming hingga sekitar 8 persen pada resolusi 1080p di 32 game. Angka itu mengacu pada perbandingan melawan Core Ultra 9 285HX, yang menjadi model kelas atas di generasi sebelumnya.
Untuk beban kerja single-thread, Intel juga mencantumkan kenaikan hingga 7 persen di Cinebench. Klaim ini menunjukkan bahwa pembaruan Arrow Lake pada seri HX tidak hanya ditujukan untuk game, tetapi juga untuk aplikasi produktivitas yang sensitif terhadap performa per inti.
Klaim performa game yang paling menonjol
Intel turut membagikan beberapa contoh peningkatan performa di game tertentu. Borderlands 3 disebut bisa mencatat kenaikan frame rate hingga 24 persen, sementara Cyberpunk memperoleh peningkatan sekitar 10 persen.
Angka itu memang berasal dari pengujian internal Intel, sehingga hasil aktual tetap bisa berbeda bergantung pada konfigurasi laptop, GPU, pendingin, dan batas daya masing-masing pabrikan. Namun, data tersebut memberi gambaran bahwa peningkatan tidak hanya terjadi di benchmark sintetis, tetapi juga pada penggunaan gaming nyata.
Jika ditarik lebih jauh, Intel juga mengklaim performa gaming Core Ultra 9 290HX bisa mencapai 62 persen lebih cepat dibanding Core i9-12900HX. Perbandingan ini melibatkan prosesor yang berasal dari beberapa generasi lebih lama, sehingga cocok dibaca sebagai indikator lompatan platform, bukan sekadar adu langsung dengan model terbaru.
Fitur baru yang ikut dibawa
Selain performa mentah, Intel menambahkan dukungan untuk Binary Optimization Tool. Teknologi ini diklaim dapat meningkatkan performa pada game tertentu, meski Intel belum menunjukkan daftar lengkap judul yang akan paling diuntungkan oleh fitur tersebut.
Dari sisi konektivitas, dua chip HX baru ini juga sudah mendukung Wi‑Fi 7 diskret, Bluetooth 5.4, dan Thunderbolt 5. Kombinasi itu penting untuk laptop kelas atas karena pengguna di segmen ini biasanya membutuhkan transfer data cepat, koneksi nirkabel modern, dan dukungan docking atau monitor berbandwidth tinggi.
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya:
| Model | Jumlah core | Boost clock maksimum | Fitur konektivitas |
|---|---|---|---|
| Core Ultra 9 290HX | 24 core | 5,5GHz | Wi‑Fi 7, Bluetooth 5.4, Thunderbolt 5 |
| Core Ultra 7 270HX | 20 core | 5,3GHz | Wi‑Fi 7, Bluetooth 5.4, Thunderbolt 5 |
Laptop yang akan memakai Core Ultra 9 290HX dan 270HX
Intel menyatakan dua prosesor ini akan hadir di sejumlah laptop yang segera meluncur. Beberapa model yang sudah disebut antara lain Asus ROG Strix Scar 18, Dell Alienware 16 Area-51, dan Acer Predator Helios Neo 16S AI.
Ketersediaannya dimulai sekarang dan berlanjut sepanjang tahun, menurut keterangan Intel. Artinya, pasar laptop gaming dan kreator kemungkinan akan segera diisi gelombang perangkat baru yang memadukan CPU Arrow Lake HX dengan GPU generasi terbaru.
Bagi calon pembeli, poin yang paling relevan adalah posisi dua chip ini di kelas premium. Core Ultra 9 290HX tampak diarahkan untuk pengguna yang mengejar performa maksimum, sedangkan Core Ultra 7 270HX memberi opsi lebih efisien untuk laptop high-end yang tetap membutuhkan spesifikasi sangat tinggi.
Di tengah persaingan ketat prosesor mobile premium, pembaruan ini menunjukkan bahwa Intel masih menempatkan seri HX sebagai etalase teknologi laptop bertenaga besar. Dengan kenaikan clock, interconnect yang lebih cepat 900MHz, serta dukungan fitur modern seperti Thunderbolt 5 dan Wi‑Fi 7, Core Ultra 9 290HX dan Core Ultra 7 270HX menjadi fondasi baru bagi laptop gaming dan workstation portabel yang akan hadir dalam waktu dekat.
Source: www.xda-developers.com








