
Rumor terbaru menyebut AMD sedang menyiapkan dua prosesor desktop baru, Ryzen 7 9750X dan Ryzen 5 9650X. Keduanya disebut sebagai penyegaran ringan dari Ryzen 7 9700X dan Ryzen 5 9600X di lini Ryzen 9000.
Informasi ini muncul saat Intel lebih dulu memperkenalkan tambahan CPU desktop baru di keluarga Arrow Lake-S. Jika bocoran tersebut akurat, langkah AMD terlihat sebagai respons cepat untuk tetap hadir dalam momentum peluncuran CPU terbaru di pasar desktop.
Bocoran spesifikasi awal
Data awal berasal dari pembocor chi11eddog yang membagikan detail utama kedua chip tersebut di X. Namun hingga kini AMD belum mengumumkan produk itu secara resmi, sehingga semua spesifikasi masih perlu dibaca sebagai rumor.
Ryzen 7 9750X disebut membawa konfigurasi 8 core dan 16 thread. Chip ini juga dikabarkan memiliki cache L3 32 MB, boost clock 5,6 GHz, base clock 4,2 GHz, dan TDP 120W.
Ryzen 5 9650X disebut hadir dengan 6 core dan 12 thread. Bocoran yang sama menyebut cache L3 32 MB, boost clock 5,5 GHz, base clock 4,3 GHz, serta TDP 120W.
Jika dibandingkan langsung dengan model yang sudah beredar, perubahan utamanya tampak ada pada clock speed dan batas daya. Sementara itu, jumlah core, thread, dan kapasitas cache L3 disebut tetap sama.
Perbandingan singkat dengan model saat ini
Berikut ringkasan spesifikasi yang beredar untuk empat model terkait:
| CPU | Core/Thread | Boost Clock | Base Clock | L3 Cache | TDP |
|---|---|---|---|---|---|
| Ryzen 7 9750X | 8C/16T | 5,6 GHz | 4,2 GHz | 32 MB | 120W |
| Ryzen 7 9700X | 8C/16T | 5,5 GHz | 3,8 GHz | 32 MB | 65W |
| Ryzen 5 9650X | 6C/12T | 5,5 GHz | 4,3 GHz | 32 MB | 120W |
| Ryzen 5 9600X | 6C/12T | 5,4 GHz | 3,9 GHz | 32 MB | 65W |
Dari tabel itu, selisih boost clock memang relatif kecil. Namun kenaikan base clock terlihat lebih besar, dan itulah yang kemungkinan menjelaskan lonjakan TDP dari 65W menjadi 120W.
Apa arti kenaikan TDP ini
TDP yang lebih tinggi biasanya membuka ruang untuk frekuensi kerja yang lebih agresif dalam beban berkelanjutan. Dalam praktiknya, ini bisa membantu performa multi-core atau menjaga clock lebih stabil ketika prosesor bekerja berat.
Meski begitu, kenaikan TDP tidak otomatis berarti lompatan performa yang besar di semua skenario. Performa nyata tetap bergantung pada pendingin, motherboard, batas daya BIOS, dan jenis aplikasi yang dijalankan.
Untuk pengguna desktop, perubahan ini bisa menarik jika targetnya adalah refresh ringan dengan performa sedikit lebih tinggi tanpa mengganti platform. Di sisi lain, konsumsi daya yang lebih besar juga berarti kebutuhan pendinginan berpotensi meningkat dibanding model 65W yang ada saat ini.
Nama produk jadi sorotan
Hal lain yang memicu perhatian adalah skema penamaan. AMD selama ini kerap memakai akhiran “XT” untuk refresh CPU tertentu, tetapi bocoran ini justru menyebut nomor baru seperti 9750X dan 9650X.
Pilihan nama itu dianggap tidak biasa karena memberi kesan produk baru yang lebih tegas dibanding sekadar penyegaran minor. Dalam laporan referensi, pendekatan ini juga dinilai sejalan dengan upaya AMD menanggapi peluncuran CPU baru Intel, termasuk Core Ultra 7 270K/KF Plus dan Core Ultra 5 250K/KF Plus.
Intel juga dilaporkan menyegarkan dua SKU laptop di seri Core Ultra 200, yakni Core Ultra 9 290HX Plus dan Core Ultra 9 270HX Plus. Situasi ini menunjukkan persaingan kedua perusahaan tidak hanya terjadi di desktop, tetapi juga di segmen mobile.
Masih sebatas rumor
Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari AMD soal keberadaan Ryzen 7 9750X dan Ryzen 5 9650X. Belum ada pula jadwal peluncuran, angka harga, atau klaim performa resmi yang bisa dijadikan patokan final.
Karena itu, pembaca perlu menempatkan bocoran ini sebagai indikasi awal, bukan spesifikasi final. Jika benar diluncurkan, dua chip ini kemungkinan akan menarik perhatian pengguna yang menginginkan clock lebih tinggi di kelas menengah dan menengah atas Ryzen 9000, terutama saat pasar CPU desktop kembali memanas akibat langkah terbaru Intel.
Source: www.notebookcheck.net








