PostmarketOS adalah proyek open-source yang berupaya menghadirkan pengalaman Linux ke smartphone. Meski menjanjikan, versi standar saat ini memiliki sejumlah keterbatasan yang menghambat performa dan stabilitas sistem. Untuk mengatasi isu ini, proyek tersebut kini memperkenalkan varian baru yang disebut Duranium, sebuah sistem operasi dengan model immutable.
Sistem operasi immutable menyimpan inti sistem dalam partisi hanya-baca yang tidak dapat diubah sembarangan. Metode ini umum ditemui pada distribusi Linux desktop seperti Fedora Silverblue dan NixOS. Duranium mengadopsi konsep ini untuk menjamin stabilitas penuh saat update dilakukan. Dengan cara ini, jika update tidak berhasil, sistem akan otomatis kembali ke versi sebelumnya tanpa risiko kerusakan parsial.
Keunggulan Model Immutable pada Duranium
Duranium menerapkan pembaruan sistem sebagai gambar lengkap yang sudah terverifikasi, bukan sebagai paket-paket terpisah. Cara ini mencegah kegagalan sebagian yang biasa dialami saat update konvensional. Tim pengembang menjelaskan, "Tidak ada kondisi setengah jadi, sehingga pengguna tidak mengalami gangguan penting seperti masalah audio saat menelepon atau kerusakan browser ketika ingin berselancar."
Model immutable tidak berarti Duranium adalah sistem operasi yang berdiri sendiri. Ia adalah sebuah model penyebaran baru yang berdampingan dengan varian postmarketOS lain. Namun, tidak semua perangkat yang berjalan dengan postmarketOS bisa menggunakan Duranium karena ada syarat khusus, terutama kemampuan perangkat mendukung UEFI atau U-Boot. Selain itu, Duranium juga menuntut ruang penyimpanan lebih besar, sebab menggunakan dua partisi sistem masing-masing berkapasitas 5GB.
Duranium dan Pengelolaan Aplikasi
Pengelolaan aplikasi pada postmarketOS biasa menggunakan apk package manager. Namun, apk tidak kompatibel dengan sistem immutable. Sebagai pengganti, Duranium memprioritaskan penggunaan Flatpak untuk instalasi dan manajemen aplikasi, sejalan dengan praktik pada distribusi Linux immutable desktop. Sistem ini juga disertai dengan coldbrew, sebuah manajer paket yang mirip Homebrew, tetapi menggunakan paket Alpine Linux dan mengeksekusi aplikasi di lingkungan sandbox di direktori home pengguna.
Pengguna yang ingin mencoba pilihan lain juga dapat mengatur Nix atau Homebrew sesuai kebutuhan. Ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengelola aplikasi pada Duranium, walaupun sistem dasarnya bersifat read-only.
Daftar Perangkat yang Mendukung Duranium
Saat ini, gambar sistem Duranium sudah tersedia untuk beberapa perangkat, yakni:
- Fairphone 5
- Google Pixel 3a
- Chromebook
- Lenovo ThinkPad X13s
- OnePlus 6
Daftar ini akan terus bertambah seiring waktu, dan panduan instalasi dapat diakses melalui wiki resmi postmarketOS. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat dan memperluas ekosistem Linux di perangkat mobile.
Mengikuti Jejak Immutable pada Android dan Desktop Linux
Struktur sistem immutable bukan hal baru di dunia smartphone. Android secara luas sudah menerapkan partisi ganda A/B yang memungkinkan rollback otomatis saat update gagal. Model serupa telah menginspirasi distribusi desktop Linux dan ChromeOS untuk mengadopsi pendekatan ini. Dengan Duranium, postmarketOS kini resmi menyusul menuju arsitektur sistem yang lebih stabil dan aman tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.
Perkembangan Duranium menjadi indikasi penting bahwa sistem operasi Linux untuk ponsel semakin matang. Dengan keamanan yang lebih baik dan mekanisme pemulihan update yang efektif, penggunaan Linux di smartphone bakal semakin menjanjikan. Teknologi ini tidak hanya menambah opsi bagi pengguna yang mencari alternatif dari OS komersial tetapi juga mendorong inovasi terbuka yang berkelanjutan.








