Microsoft bergerak maju dalam teknologi kabel datacenter dengan mengembangkan sistem kabel optik berbasis MicroLED yang dijadwalkan untuk dipasarkan pada akhir 2027. Teknologi ini dikembangkan oleh Microsoft Research di Cambridge, Inggris, dan telah melewati tahap proof of concept bekerja sama dengan MediaTek serta pemasok lain.
Sistem kabel optik baru ini dinamakan MOSAIC. Berbeda dari kabel laser konvensional, MOSAIC menggunakan MicroLED yang lebih murah dan stabil terhadap suhu. Metode ini menggantikan pendekatan “sempit dan cepat” laser dengan “lebar dan lambat” melalui ratusan saluran paralel berkecepatan rendah sehingga mampu membawa volume data yang sama dengan konsumsi energi hampir setengahnya.
Keunggulan dan Inovasi Teknologi MOSAIC
Sistem MOSAIC memanfaatkan serat optik imaging yang secara komersial tersedia dan awalnya dikembangkan untuk endoskopi medis. Serat ini memiliki ribuan inti paralel dalam satu serat tunggal, memungkinkan jalur data yang sangat banyak dalam satu kabel tunggal. Menurut Paolo Costa, manajer riset Microsoft, penggunaan serat ini merupakan “potongan yang hilang” guna mendukung ribuan kanal paralel data dalam satu kabel.
MicroLED yang digunakan lebih kecil dan lebih tahan panas dibanding laser, yang cenderung rentan terhadap fluktuasi suhu dan debu. Risalah penelitian yang memenangkan Best Paper di ACM SIGCOMM 2025 melaporkan bahwa sistem ini dapat menghemat daya hingga 68%, dengan tingkat kegagalan yang 100 kali lebih rendah dibandingkan teknologi tautan optik konvensional.
Prototipe MOSAIC yang diuji berhasil diminimalkan ke dalam bentuk transceiver standar yang kompatibel dengan peralatan datacenter yang ada sekarang. Ini artinya tidak diperlukan perubahan pada server maupun switch yang digunakan, sehingga implementasi teknologi ini dapat berjalan lancar dan efisien.
Percepatan Transmisi Data dengan Hollow Core Fiber
Selain teknologi MicroLED, Microsoft juga memperluas penggunaan Hollow Core Fiber (HCF) dalam jaringan Azure yang berisi inti berisi udara, berbeda dengan serat optik konvensional yang terbuat dari kaca padat. Teknologi ini menawarkan kecepatan transmisi data hingga 47% lebih cepat dan menurunkan latensi sekitar 33%.
Microsoft mengakuisisi Lumenisity, pengembang HCF yang berasal dari University of Southampton, dan bermitra dengan Corning serta Heraeus untuk meningkatkan skala produksi fiber ini. Frank Rey, manajer umum jaringan Azure Hyperscale di Microsoft, menyatakan bahwa kedua teknologi ini saling melengkapi. MOSAIC digunakan untuk koneksi dalam datacenter, sementara HCF dipakai untuk jarak yang lebih panjang antar datacenter dan wilayah Azure.
Manfaat Bagi Infrastruktur Cloud dan Telekomunikasi
Penggunaan kabel optik MicroLED dan serat HCF diharapkan membawa efisiensi tinggi pada pusat data, yang merupakan tulang punggung layanan cloud modern. Dengan pengurangan konsumsi energi hingga 50% dan penurunan latensi secara signifikan, provider cloud dapat menawarkan layanan lebih cepat dan hemat biaya sekaligus menekan dampak lingkungan.
Keunggulan lain dari MOSAIC adalah kapasitas jangkauan hingga 50 meter, jauh lebih panjang dibandingkan batas kabel tembaga yang hanya sekitar 2 meter pada koneksi GPU berkecepatan tinggi di rak server. Kemampuan ini memungkinkan desain jaringan yang lebih fleksibel dan terintegrasi dalam lingkungan pusat data yang semakin kompleks.
Dukungan dari Para Mitra Industri
Kolaborasi Microsoft dengan MediaTek dan pemasok lain menggarisbawahi pentingnya kemitraan dalam pengembangan teknologi sekaligus mempercepat proses komersialisasi. Dukungan pabrik dan manufaktur dari Corning serta Heraeus juga memastikan bahwa produksi HCF dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Dengan teknologi ini, Microsoft bersiap menghadirkan terobosan baru yang dapat memengaruhi standar industri jaringan dan pusat data global. Pengembangan kabel MicroLED dan serat optik HCF mewakili langkah strategis untuk mengatasi tantangan kecepatan, efisiensi energi, dan latensi dalam infrastruktur digital masa depan.
Pemanfaatan MOSAIC dan HCF diprediksi akan mengubah lanskap komunikasi data di pusat-pusat data besar, mempermudah penyampaian layanan cloud yang cepat dan andal. Microsoft terus mendemonstrasikan komitmennya dalam inovasi teknologi yang siap memenuhi kebutuhan data dunia yang semakin bertumbuh.









