Google Mundur Setelah 4,5 Tahun, Toggle Wi‑Fi dan Data Seluler Akhirnya Dipisah Lagi

Google mulai membatalkan salah satu perubahan antarmuka Android yang paling banyak dikeluhkan pengguna. Di build Android Canary terbaru, perusahaan kembali memisahkan tombol cepat Wi‑Fi dan data seluler setelah bertahun-tahun digabung ke dalam satu tile Internet.

Perubahan ini penting karena menyentuh fungsi dasar yang dipakai setiap hari. Pengguna kini berpotensi kembali menyalakan atau mematikan Wi‑Fi dan data seluler dengan sekali sentuh, tanpa langkah tambahan seperti pada desain sebelumnya.

Google membalik keputusan lama di Quick Settings

Sejak Android 12, Google menyatukan kontrol Wi‑Fi dan data seluler ke dalam satu tombol bernama Internet. Tujuannya saat itu adalah menyederhanakan panel Quick Settings, tetapi praktiknya justru membuat banyak pengguna harus membuka panel tambahan hanya untuk mematikan salah satu koneksi.

Menurut informasi dari artikel referensi, perubahan itu kini dibalik lewat Android Canary Build 2603. Build ini menghapus tile Internet dan menggantinya dengan tombol Wi‑Fi, sementara kontrol data seluler kembali hadir sebagai tile terpisah.

Langkah tersebut terbilang terlambat, karena desain gabungan itu sudah bertahan hampir empat setengah tahun. Namun bagi pengguna yang mengutamakan akses cepat dan kontrol penuh, pemisahan ini menjawab keluhan yang konsisten sejak era Android 12.

Mengapa tile Internet dianggap mengganggu

Masalah utama dari tile Internet bukan pada tampilannya, melainkan alur interaksinya. Saat pengguna ingin mematikan Wi‑Fi atau data seluler, sistem memaksa mereka melalui lebih dari satu langkah.

Sebelumnya, cukup satu sentuhan untuk menonaktifkan koneksi tertentu dari panel cepat. Setelah digabung, pengguna harus membuka menu Internet lebih dulu lalu memilih opsi yang diinginkan, sehingga proses menjadi lebih lambat.

Bagi sebagian orang, ini mungkin terlihat sepele. Namun pada perangkat yang dipakai puluhan kali sehari, tambahan satu atau dua langkah bisa terasa sangat mengganggu dan menurunkan efisiensi.

Perubahan baru di Canary mengembalikan pola lama yang lebih langsung. Wi‑Fi dan data seluler bisa dikendalikan secara independen, sehingga pengguna tidak perlu lagi masuk ke panel perantara.

Apa yang berubah di Android Canary Build 2603

Berdasarkan laporan yang dirujuk artikel sumber, pembaruan Canary terbaru otomatis mengganti tile Internet dengan toggle Wi‑Fi. Ini menunjukkan bahwa Google tidak sekadar menambahkan opsi baru, tetapi benar-benar menguji penghapusan desain lama.

Canary sendiri adalah kanal uji yang lebih eksperimental dibanding beta biasa. Karena itu, fitur yang muncul di sana belum tentu masuk ke rilis publik Android berikutnya.

Artinya, pemisahan tombol Wi‑Fi dan data seluler belum bisa dianggap final. Google masih bisa mengubah arah pengembangan sebelum fitur itu sampai ke versi Android yang dirilis luas untuk pengguna umum.

Dampaknya untuk ponsel lipat dan pengguna tingkat lanjut

Perubahan ini juga dinilai relevan untuk perangkat foldable. Artikel referensi menyebut Android 17 akan memisahkan notification shade dan panel Quick Settings pada ponsel lipat, sehingga tombol konektivitas yang berdiri sendiri akan lebih berguna.

Dalam tata letak seperti itu, akses cepat menjadi semakin penting. Tombol terpisah memberi fleksibilitas lebih baik, khususnya untuk pengguna yang sering berpindah jaringan, menghemat baterai, atau mengatur koneksi secara manual.

Pengguna tingkat lanjut selama ini termasuk kelompok yang paling vokal meminta kembalinya kontrol terpisah. Bagi mereka, desain baru bukan sekadar nostalgia, melainkan pemulihan fungsi dasar yang sempat dihilangkan.

Perubahan lain yang ikut hadir

Android Canary Build 2603 tidak hanya membawa revisi pada Quick Settings. Build ini juga memuat sejumlah perubahan visual dan fitur baru yang memperlihatkan arah desain Android ke depan.

Beberapa fitur yang disebut dalam artikel referensi antara lain:

  1. Fitur kunci aplikasi bawaan.
  2. Opsi membuat aplikasi tampil dalam bentuk bubble.
  3. Menu tekan lama yang kini memindahkan aksi tambahan ke submenu “Shortcuts”.
  4. Efek blur yang lebih luas di antarmuka sistem, termasuk pemilih widget.

Fitur-fitur itu menunjukkan Google sedang menguji banyak penyesuaian sekaligus. Namun seperti toggle konektivitas baru, seluruh perubahan tersebut masih berstatus percobaan di kanal Canary.

Belum pasti hadir di rilis publik

Saat ini belum ada kepastian bahwa tombol Wi‑Fi dan data seluler terpisah akan hadir di beta Android 17 berikutnya. Artikel sumber menegaskan bahwa Google masih bisa membatalkan keputusan itu sebelum peluncuran publik.

Meski begitu, kemunculannya di build Canary tetap menjadi sinyal penting. Ini menunjukkan Google setidaknya mengakui bahwa penyederhanaan antarmuka tidak selalu berarti pengalaman yang lebih baik bagi pengguna.

Dalam konteks desain sistem operasi, keputusan ini cukup menarik karena memperlihatkan perubahan arah. Setelah lama mendorong antarmuka yang lebih terpadu, Google kini tampaknya kembali memberi ruang pada kontrol yang lebih cepat, jelas, dan praktis untuk fitur konektivitas inti Android.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait

Back to top button