Rolling Square memperkenalkan pengisi daya GaN 100W berukuran sangat ringkas yang diklaim sebagai salah satu yang paling kecil di kelasnya. Produk bernama Supertiny 100W ini disebut tidak lebih besar dari casing pengisian AirPods, tetapi tetap mampu mengisi daya laptop, tablet, ponsel, hingga perangkat gaming handheld.
Informasi ini penting bagi pengguna yang mencari charger berdaya tinggi dengan ukuran praktis untuk dibawa bepergian. Berdasarkan data dari Notebookcheck dan keterangan produsen, perangkat ini juga disiapkan untuk menangani kebutuhan daya besar tanpa mengabaikan aspek panas dan portabilitas.
Ukuran mungil, daya tetap besar
Rolling Square sebelumnya merilis charger GaN 65W yang juga dipasarkan sebagai charger 65W terkecil di dunia. Kini perusahaan itu melanjutkan konsep serupa lewat model 100W dengan dimensi yang tetap sangat kecil.
Menurut laporan Notebookcheck, Supertiny 100W dirancang untuk mengisi MacBook, laptop Windows, smartphone, tablet, dan konsol handheld. Rolling Square juga menyebut charger ini dapat dipakai untuk perangkat berdaya lebih tinggi seperti komputer dan ebike, selain perangkat kecil seperti smartwatch dan earbud.
Klaim ukuran menjadi sorotan utama produk ini. Dalam materi promosi, bentuknya dibandingkan langsung dengan casing AirPods dan juga terlihat jauh lebih kecil dari adaptor bawaan MacBook.
Andalkan teknologi GaN dan manajemen panas
Charger ini memakai teknologi GaN atau gallium nitride yang memang dikenal memungkinkan ukuran adaptor lebih kecil dibanding charger silikon konvensional. Teknologi ini lazim dipakai pada charger modern karena efisiensi daya yang lebih baik dan panas yang lebih terkontrol.
Rolling Square menyatakan pengecilan ukuran tetap dilakukan sambil menjaga suhu kerja. Caranya disebut melalui optimalisasi transformator tegangan serta penggunaan material penghantar panas yang dirancang untuk membantu pembuangan suhu saat beban tinggi.
Produsen juga menyebut adanya heat conduction silicon dan lembar termal untuk mendukung disipasi panas. Di sisi bodi, terdapat desain bergaris atau ribbed design yang diklaim mengurangi kontak penuh dengan ujung jari, sehingga charger terasa lebih dingin saat dicabut setelah dipakai mengisi perangkat berdaya besar.
Pilihan colokan dan spesifikasi daya
Supertiny 100W akan tersedia dalam beberapa versi colokan. Rolling Square menyiapkan varian US, UK, dan EU agar lebih sesuai untuk pasar berbeda.
Varian colokan US memiliki pin lipat, sehingga bentuknya lebih ringkas saat disimpan. Sementara itu, versi dengan colokan UK disebut memiliki jejak fisik paling besar dibanding opsi lainnya.
Berikut dukungan output dayanya:
- 5V/3A
- 9V/3A
- 12V/3A
- 15V/3A
- 20V/5A
Charger ini juga mendukung PPS 3.3–21V 5A. Dukungan PPS penting karena dapat membantu pengisian daya yang lebih fleksibel dan efisien pada perangkat yang kompatibel, termasuk sejumlah ponsel modern.
Cocok untuk laptop hingga ponsel
Daya maksimum 100W menempatkan produk ini pada kategori charger serbaguna untuk banyak skenario penggunaan. Dengan output tersebut, adaptor seperti ini umumnya cukup untuk banyak laptop USB-C, tablet premium, dan ponsel kelas atas.
Faktor bentuk yang kecil menjadi nilai tambah bagi pengguna mobile. Charger berdaya tinggi sering kali identik dengan bodi besar, sehingga pendekatan Rolling Square berusaha menjawab kebutuhan pengguna yang ingin membawa satu adaptor untuk beberapa perangkat tanpa menambah beban tas.
Dalam konteks pasar, charger GaN 100W kini semakin ramai dengan kehadiran banyak merek aksesori. Namun pembeda utama Supertiny 100W ada pada fokus ukuran fisik yang sangat kecil, disertai klaim pengendalian panas lewat desain internal dan material termal.
Harga dan paket penjualan
Menurut informasi yang dikutip Notebookcheck, produk ini dipasarkan melalui kampanye crowdfunding di Kickstarter. Harga early bird tercatat di $46.
Pada fase awal tersebut, pembeli juga mendapatkan kabel USB-C braided 2-in-1 inCharge Life dengan strap silikon. Rolling Square menyatakan kabel itu dirancang untuk penggunaan jangka panjang, dan akan diganti jika rusak setelah pengguna mengirim bukti video kerusakan ke tim dukungan pelanggan.
Setelah masa crowdfunding berakhir, harga charger ini disebut akan naik menjadi $60. Skema ini umum dipakai dalam peluncuran produk aksesori teknologi untuk menarik peminat awal sekaligus menguji respons pasar.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli
Meski spesifikasinya menarik, konsumen tetap perlu mencermati beberapa hal sebelum membeli charger crowdfunding. Ketersediaan produk, jadwal pengiriman, dan realisasi klaim performa biasanya baru benar-benar teruji setelah unit sampai ke tangan pengguna luas.
Selain itu, calon pembeli perlu memastikan kecocokan daya perangkat yang digunakan. Walau charger mendukung hingga 100W dan PPS, kecepatan pengisian tetap bergantung pada protokol yang didukung perangkat dan kabel yang dipakai.
Bagi pengguna yang mengutamakan satu charger untuk laptop, ponsel, tablet, dan aksesori harian, Supertiny 100W tampil sebagai opsi yang menarik karena menggabungkan daya tinggi, ukuran sekelas casing AirPods, serta pilihan colokan US, UK, dan EU dalam satu lini produk.
Source: www.notebookcheck.net