Kioxia Setop 2D NAND, Era Planar NAND 1980-an Berakhir Di 2028

Kioxia resmi mengambil langkah besar dengan menghentikan produksi 2D NAND dan 3rd Generation BiCS 3D NAND lama, menurut laporan TechNews.tw yang dikutip Tom’s Hardware. Pengiriman terakhir untuk produk-produk ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2028, sementara pesanan last-time-buy masih diterima sampai 30 September 2026.

Keputusan ini menandai berakhirnya era planar NAND, teknologi flash memory yang sudah diproduksi sejak sekitar 1987 saat masih berada di bawah Toshiba. Dengan kata lain, salah satu fondasi penting penyimpanan modern akan masuk fase akhir masa pakai setelah lebih dari empat dekade digunakan di berbagai perangkat.

Apa yang dihentikan Kioxia

Kioxia tidak hanya menghentikan satu varian, tetapi merapikan portofolio lama secara menyeluruh. Penghentian ini mencakup planar floating-gate NAND pada node 32nm, 24nm, dan 15nm, serta BiCS3 3D NAND generasi awal berkapasitas 64-layer.

Langkah tersebut juga mencakup seluruh tipe sel utama, yakni SLC, MLC, dan TLC. Produk yang terdampak tidak terbatas pada chip mentah, tetapi juga solusi kemasan seperti BGA, TSOP, eMMC, UFS, dan kartu SD.

Mengapa keputusan ini penting

2D NAND menjadi teknologi penting sebelum industri bergeser ke 3D NAND. Struktur planar menyimpan data pada bidang datar, sedangkan 3D NAND menumpuk sel memori secara vertikal untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi.

Peralihan ini memperlihatkan bagaimana industri memori terus bergerak mengikuti kebutuhan pasar. Permintaan dari sektor AI, pusat data, dan penyimpanan berkapasitas tinggi membuat lini produksi lama makin sulit dipertahankan secara ekonomis.

Jadwal penghentian produk

Berikut tahapan yang telah diumumkan Kioxia:

  1. Pesanan last-time-buy diterima sampai 30 September 2026.
  2. Pengiriman terakhir dilakukan sampai 31 Desember 2028.
  3. Setelah itu, produk legacy tersebut berhenti total diproduksi dan dikirim.

Skema seperti ini lazim digunakan dalam industri semikonduktor agar pelanggan memiliki waktu cukup untuk beralih ke produk pengganti. Hal ini juga memberi kesempatan bagi industri otomotif, embedded system, dan perangkat industri untuk menyesuaikan desain serta rantai pasok.

Dampak bagi perangkat legacy

Meski pasar utama NAND kini didominasi teknologi yang lebih baru, 2D NAND masih dipakai di sejumlah perangkat lama. Penggunaannya banyak ditemukan pada otomotif, elektronik konsumen, perangkat tertanam, sistem industri, dan penyimpanan khusus dengan siklus hidup panjang.

Karena banyak perangkat di sektor itu tidak mudah diganti, penghentian produk bisa memengaruhi ketersediaan komponen tertentu. Produsen perangkat kemungkinan perlu mengamankan pasokan lebih awal atau menyiapkan migrasi desain ke solusi memori yang lebih baru.

Dari Toshiba ke Kioxia

Sejarah 2D NAND penting untuk melihat bobot keputusan ini. Teknologi tersebut pertama kali diproduksi Toshiba pada sekitar 1987, lalu diteruskan Kioxia sebagai penerus bisnis memori perusahaan itu.

Jika produksi benar-benar berhenti pada 2028, maka umur komersial planar NAND akan mencapai sekitar 41 tahun. Angka itu menunjukkan betapa lama teknologi ini bertahan sebelum akhirnya tersingkir oleh 3D NAND yang menawarkan kepadatan lebih tinggi dan efisiensi yang lebih baik.

Posisi Kioxia di tengah perubahan pasar

Kioxia kini tampaknya ingin memusatkan sumber daya pada generasi NAND yang lebih modern. Langkah itu sejalan dengan arah industri memori global yang makin fokus pada kapasitas besar, performa tinggi, dan kebutuhan data untuk komputasi AI.

Dalam situasi seperti ini, mempertahankan lini produksi lawas bukan lagi prioritas utama. Kioxia memilih menutup fase panjang 2D NAND dan memberi sinyal bahwa era memori planar telah bergerak menuju akhir resminya.

Berita Terkait

Back to top button