Patch Crimson Desert di PS5 Pro Bikin Gambar Tajam Brutal, PSSR Justru Gerus FPS

Patch terbaru untuk Crimson Desert di PS5 Pro membawa peningkatan yang paling mudah terlihat pada kualitas gambar. Pembaruan ini membuat tampilan lebih tajam, terutama di mode quality, tetapi ada konsekuensi pada performa yang kini lebih mudah turun saat beban grafis meningkat.

Informasi ini mengacu pada laporan Notebookcheck yang merangkum temuan Digital Foundry setelah patch 1.02.00 dirilis. Update tersebut juga hadir untuk PC dan Xbox pada 4 April, namun PS5 Pro disebut sebagai platform yang menerima dampak paling signifikan dari sisi visual.

Patch baru fokus pada PSSR

Pearl Abyss menambahkan fitur “Upgraded PSSR Sharpen” ke tiga mode performa di PS5 Pro. Khusus untuk mode quality, pengembang juga menyertakan “Upgraded PSSR Native AA” yang disebut memberi efek paling jelas pada ketajaman gambar.

Sebelum patch ini hadir, mode quality di PS5 Pro menjalankan game pada 4K dan 30 fps tanpa upscaling. Sementara itu, mode performance menargetkan frame rate dua kali lipat dengan upscaling dari 1080p ke 4K, dan kondisi ini sempat memunculkan hasil yang tidak biasa.

Menurut pengamatan Digital Foundry yang dikutip Notebookcheck, mode performance justru sempat menampilkan lanskap yang terlihat lebih tajam dibanding mode quality. Setelah patch terbaru, kondisi itu berubah karena mode quality kini menghasilkan gambar yang jauh lebih bersih dan rapat.

Kualitas visual meningkat, terutama detail lingkungan

Digital Foundry melaporkan bahwa Crimson Desert kini mampu menghadirkan gambar yang “pin-sharp” dibanding build saat peluncuran. Peningkatan ini muncul karena implementasi PSSR dipakai terutama untuk kebutuhan anti-aliasing, bukan sekadar upscaling biasa.

Dampaknya terlihat pada tepian objek yang lebih halus dan minim gerigi. Elemen seperti rumput, pepohonan, dan detail lingkungan lain kini tampil lebih terdefinisi, sehingga dunia Pywel terlihat lebih rapi di layar besar.

Perbaikan serupa juga terasa di mode balanced yang melakukan upscaling dari 1440p. Notebookcheck menyebut patch ini berhasil mengurangi kesan lembut atau soft yang sebelumnya masih terlihat pada presentasi gambar.

Sejumlah tangkapan layar sebelum dan sesudah update memperlihatkan perubahan yang cukup besar. Reaksi pengguna di Reddit juga menunjukkan bahwa mode quality setelah patch dinilai lebih mendekati pengalaman visual di PC gaming yang memadai.

Masalah utama ada pada frame rate

Kenaikan kualitas gambar itu tidak datang tanpa biaya. Digital Foundry menemukan bahwa penggunaan PSSR untuk anti-aliasing di PS5 Pro ikut membebani GPU, lalu memicu penurunan frame rate pada situasi tertentu.

Mode quality yang sejak awal berjalan di 30 fps kini bisa turun ke kisaran 25 fps. Pada panel modern, angka 30 fps saja sudah kerap terasa kurang responsif bagi sebagian pemain, sehingga penurunan tambahan ini berpotensi lebih mudah terasa saat eksplorasi atau adegan berat.

Ada juga catatan soal karakter visual yang bisa terlihat terlalu tajam. Implementasi AA berbasis PSSR ini disebut dapat menghasilkan tampilan oversharpened atau terlalu dipertajam, sehingga tidak semua pemain akan menganggap hasil akhirnya lebih natural.

Berikut ringkasan dampak patch di PS5 Pro:

  1. Mode quality kini jauh lebih tajam.
  2. Tepian objek dan vegetasi terlihat lebih bersih.
  3. Mode balanced ikut mengalami pengurangan blur.
  4. Frame rate quality mode dapat turun ke sekitar 25 fps.
  5. Sebagian adegan bisa terlihat terlalu tajam atau kurang alami.

Posisi PS5 Pro dibanding konsol lain

Notebookcheck menilai PS5 Pro tetap menjadi konsol yang paling diuntungkan oleh patch 1.02.00. Ini sejalan dengan fokus update yang memang menambahkan fitur PSSR khusus untuk sistem flagship PlayStation tersebut.

Namun, nilai tambah itu datang di tengah situasi harga PS5 yang disebut telah meningkat, sehingga model Pro menjadi makin sulit dijangkau. Di sisi lain, pemilik PS5 versi standar juga sempat menerima patch sebelumnya yang memperbaiki kualitas grafis dengan pendekatan berbeda.

Pada konsol yang lebih murah itu, mode performance disebut menjadi pemenang terbesar karena bantuan FSR berhasil mengurangi blur yang sempat banyak dikritik. Artinya, peningkatan visual Crimson Desert tidak hanya terjadi di PS5 Pro, tetapi pendekatan teknologi yang dipakai berbeda sesuai kemampuan perangkat.

Tabel singkat perubahan di PS5 Pro dapat dilihat berikut ini:

Aspek Sebelum patch Sesudah patch
Mode quality 4K 30 fps, tanpa upscaling, terlihat kurang tajam dari ekspektasi Lebih tajam berkat Upgraded PSSR Native AA
Mode performance Upscaling 1080p ke 4K, sempat tampak lebih crisp Tetap mendapat Upgraded PSSR Sharpen
Mode balanced Masih ada softness Blur berkurang dari upscaling 1440p
Stabilitas frame rate Lebih sesuai target Bisa turun di quality mode

Bagi pemain yang memprioritaskan kejernihan gambar, patch ini membuat mode quality menjadi pilihan yang lebih masuk akal di PS5 Pro. Namun bagi pemain yang sensitif terhadap kelancaran gerak, hasil update ini juga memperlihatkan bahwa kemampuan PSSR belum sepenuhnya datang tanpa kompromi, terutama ketika beban GPU meningkat di game open-world yang menuntut seperti Crimson Desert.

Source: www.notebookcheck.net
Exit mobile version