
Samsung resmi menghadirkan Galaxy M51 di India sebagai anggota terbaru lini M series yang langsung menarik perhatian karena membawa baterai 7.000mAh. Kapasitas ini menjadi yang terbesar yang pernah dipakai Samsung pada ponsel buatannya, sekaligus menempatkan Galaxy M51 sebagai perangkat yang menonjol di segmen menengah atas.
Kehadiran Galaxy M51 juga diarahkan untuk menantang OnePlus Nord yang lebih dulu mencuri perhatian pasar. Samsung menempatkan perangkat ini sebagai model Galaxy M series paling premium dan paling mahal di India, dengan harga sekitar Rp 4,7 juta untuk varian 6GB/128GB dan Rp 5,1 juta untuk varian 8GB/128GB.
Posisi Galaxy M51 di pasar menengah
Samsung tampak ingin menawarkan kombinasi antara daya tahan baterai, layar besar, dan spesifikasi yang cukup kompetitif. Strategi ini penting karena pasar ponsel menengah kini makin ramai oleh perangkat yang mengejar keseimbangan antara performa, desain, dan fitur kamera.
Saurabh Singh dari Financial Express bahkan menilai perangkat ini bukan hanya soal baterai besar. Dalam laporan unboxing yang dikutip sumber, ia menyebut, “Galaxy M51 bukan sekadar ponsel baterai besar.”
Layar besar dengan panel AMOLED
Galaxy M51 membawa layar 6,7 inci FHD+ Super AMOLED dengan desain punch-hole atau Infinity-O. Panel ini biasanya menawarkan warna yang lebih hidup dan kontras yang kuat, sehingga cocok untuk konsumsi video, bermain gim ringan, hingga penggunaan harian yang nyaman.
Meski begitu, Samsung belum membekali ponsel ini dengan refresh rate tinggi. Layar Galaxy M51 masih mengandalkan 60Hz standar, sehingga pengalaman visualnya tidak secepat ponsel lain yang sudah memakai 90Hz atau 120Hz.
Performa ditopang Snapdragon 730G
Di sektor dapur pacu, Galaxy M51 memakai Qualcomm Snapdragon 730G. Langkah ini cukup signifikan karena Samsung meninggalkan Exynos 9611 yang dipakai pada seri sebelumnya, lalu beralih ke chipset Qualcomm yang dikenal stabil di kelas menengah.
Singh menambahkan bahwa prosesor tersebut terbukti andal, apalagi dipadukan dengan optimalisasi software One UI Samsung. Kombinasi ini membuat perangkat yang tergolong terjangkau tetap terasa meyakinkan untuk pemakaian sehari-hari.
Spesifikasi utama Galaxy M51
Berikut ringkasan fitur penting Galaxy M51:
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Layar | 6,7 inci FHD+ Super AMOLED, Infinity-O |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 730G |
| RAM | 6GB / 8GB |
| Penyimpanan | 128GB |
| Ekspansi memori | Hingga 512GB via microSD |
| Baterai | 7.000mAh |
| Pengisian daya | 25W fast charging |
| Fitur tambahan | Reverse charging |
Kapasitas penyimpanan internal 128GB memberi ruang yang cukup besar untuk aplikasi dan file. Jika masih kurang, slot microSD mendukung ekspansi hingga 512GB, yang menjadi nilai tambah bagi pengguna dengan kebutuhan penyimpanan tinggi.
Empat kamera belakang dan kamera depan 32MP
Samsung membekali Galaxy M51 dengan empat kamera belakang. Sensor utamanya beresolusi 64MP menggunakan Sony IMX682, lalu ada kamera ultra wide-angle 12MP, serta dua kamera 5MP untuk depth dan macro.
Di bagian depan, ponsel ini membawa kamera selfie 32MP. Konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengandalkan baterai besar, tetapi juga mencoba menjaga daya tarik di sektor fotografi yang kini menjadi pertimbangan utama banyak pembeli.
Baterai 7.000mAh jadi senjata utama
Daya tarik paling kuat Galaxy M51 tetap ada pada baterai 7.000mAh. Kapasitas ini jauh di atas rata-rata ponsel pada kelasnya dan berpotensi memberi penggunaan yang sangat panjang, baik untuk navigasi, streaming, maupun aktivitas kerja.
Samsung juga menyematkan pengisian cepat 25W dan reverse charging. Fitur reverse charging membuat Galaxy M51 bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain, sebuah kemampuan yang jarang ditemui di segmen ini.
Tampilan dan pilihan warna
Galaxy M51 hadir dalam pilihan warna biru dan hitam. Bodinya memakai material “glasstic” dengan efek glossy, yang memberi kesan premium tanpa menghilangkan identitas khas lini M series sebagai ponsel yang fokus pada kombinasi fungsi dan desain.
Dalam persaingan dengan OnePlus Nord, Galaxy M51 membawa pendekatan yang berbeda. OnePlus Nord mengandalkan keseimbangan performa dan antarmuka, sedangkan Samsung menonjolkan baterai besar, layar AMOLED, dan paket spesifikasi yang lebih relevan untuk pengguna yang mengutamakan ketahanan pakai harian.









