Command Prompt Windows 11 Naik Kelas, Fitur Terminal Akhirnya Masuk ke Inti Sistem

Microsoft sedang menyiapkan pembaruan besar untuk Command Prompt di Windows 11. Perubahan ini tidak mengubah Command Prompt menjadi Windows Terminal, tetapi membawa sejumlah kemampuan inti Terminal ke lingkungan Console Host bawaan Windows.

Langkah ini penting karena Command Prompt masih menjadi alat dasar bagi banyak pengguna, termasuk teknisi, administrator sistem, dan pengguna yang masuk ke mode pemulihan. Microsoft menyebut pembaruan ini sebagai bagian dari proyek Windows Terminal sumber terbuka, lalu membawa kembali perubahan dari komunitas ke Windows inti.

Apa yang berubah di Command Prompt

Pembaruan ini berfokus pada mesin di balik Command Prompt, bukan sekadar tampilan luar. Artinya, fitur-fitur yang selama ini lebih identik dengan Windows Terminal mulai hadir di komponen console bawaan Windows 11.

Beberapa peningkatan yang diumumkan Microsoft mencakup dukungan grafik seperti gambar berbasis sixel, peningkatan clipboard, rendering font tebal, dan performa scrolling yang lebih baik. Microsoft juga menyebut bahwa pembaruan ini akan sangat berguna pada PC yang tidak memiliki Terminal terpasang, termasuk di lingkungan pemulihan.

Daftar peningkatan utama yang diumumkan

  1. Jalur render baru Atlas/Direct3D opsional melalui UseDx di registry.
  2. Pencarian di dialog Find kini mendukung regular expression.
  3. Rendering font tebal di engine lama resmi didukung.
  4. Penyalinan dan penempelan jadi lebih andal, terutama saat ada karakter yang tidak cocok dengan code page output.
  5. Dukungan aksesibilitas diperbarui melalui integrasi MSAA lama dan UI Automation.
  6. Perilaku snap-on-input kini aktif otomatis hanya saat VT processing diaktifkan.
  7. Input dan output di WSL serta PowerShell menjadi lebih stabil.
  8. Dukungan OSC 52 hadir untuk menulis data seleksi ke clipboard.
  9. Konten grafis berbasis Sixel kini didukung.
  10. Performa scrolling teks meningkat, bahkan hingga sekitar 10 kali pada beberapa skenario.

Mengapa pembaruan ini terasa penting

Command Prompt lama sering dipandang sebagai alat yang tertinggal dibanding Windows Terminal. Namun, Microsoft tampak ingin menutup celah itu dengan memperbaiki fondasi teknis yang dipakai banyak alur kerja lama di Windows.

Peningkatan ini juga menunjukkan bahwa Microsoft masih melihat value besar pada kompatibilitas ke belakang. Saat sistem masuk ke recovery environment atau saat terminal modern tidak tersedia, Command Prompt tetap harus bisa diandalkan untuk menjalankan perintah penting.

Bukan berarti semua fitur Terminal ikut pindah

Meski banyak peningkatan dibawa masuk, Command Prompt tetap tidak mendapat tab seperti Windows Terminal. Fitur seperti tab masih eksklusif untuk Terminal, sehingga pembaruan ini lebih tepat disebut sebagai upgrade pada console engine, bukan perubahan total pada aplikasi Command Prompt.

Dengan pendekatan itu, Microsoft menjaga dua jalur sekaligus. Windows Terminal tetap menjadi pengalaman modern untuk pengguna yang butuh fleksibilitas lebih, sementara Command Prompt mendapat mesin yang lebih cepat, lebih stabil, dan lebih cakap untuk kebutuhan dasar maupun teknis.

Dampak bagi pengguna Windows 11

Bagi pengguna biasa, perubahan paling terasa kemungkinan ada pada penyalinan teks, tampilan karakter tebal, dan respons scrolling yang lebih mulus. Bagi pengguna teknis, dukungan regex di pencarian, perbaikan clipboard, dan stabilitas di PowerShell maupun WSL bisa membantu mempercepat pekerjaan harian.

Microsoft juga menambahkan perbaikan pada dialog pop-up di console agar lebih kompatibel dengan screen reader, teknologi bantu, dan emulator terminal lain. Perubahan ini mencakup jendela riwayat F7 serta jendela pengeditan baris F2 dan F4.

Saat ini, pembaruan tersebut sudah mulai digulirkan dalam bentuk pratinjau untuk Windows Insiders di Canary Channel. Jika tidak ada perubahan jadwal, fitur-fitur ini akan hadir lebih luas untuk pengguna Windows 11 dalam beberapa bulan ke depan, menandai salah satu peningkatan paling signifikan untuk Command Prompt dalam waktu lama.

Exit mobile version