Samsung mulai menggulirkan pembaruan pada One UI 8.5 yang membawa opsi kustomisasi baru untuk panel Quick Settings. Fitur ini hadir lewat modul QuickStar, bagian dari ekosistem Good Lock yang selama ini dikenal memberi kontrol tampilan antarmuka lebih dalam.
Pembaruan ini penting karena Quick Settings adalah area yang paling sering dipakai pengguna untuk mengakses tombol cepat seperti Wi-Fi, Bluetooth, kecerahan, dan volume. Dengan kontrol yang lebih luas, pengguna ponsel Galaxy kini bisa menata panel tersebut agar lebih sesuai dengan kebutuhan harian dan orientasi penggunaan perangkat.
Opsi kustomisasi baru di One UI 8.5
Menurut laporan yang dikutip dari Sammy Fans dan dibagikan juga oleh pembocor informasi Samsung, Tarun Vats, update QuickStar untuk One UI 8.5 memungkinkan pengguna mengubah gaya panel Quick Settings. Pengguna juga dapat menyesuaikan tampilan level control bar serta mengubah ukuran elemen di dalam panel.
Perubahan ini tidak berhenti pada tampilan dasar. Samsung juga menambahkan pengaturan layout untuk orientasi lanskap, sehingga panel tetap fungsional dan rapi saat ponsel digunakan dalam mode horizontal.
Salah satu dampak paling terasa adalah fleksibilitas posisi dan bentuk kontrol utama. Pengguna disebut bisa memutar bar kecerahan dan volume, lalu memindahkannya sesuai preferensi tata letak.
Area “global card”, yaitu bagian utama tempat kumpulan toggle berada, juga dapat diubah ukurannya. Opsi ini memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang ingin tombol cepat tampil dominan, atau sebaliknya memilih tampilan yang lebih ringkas.
Siapa yang kebagian fitur ini
Untuk saat ini, update tersebut tersedia bagi perangkat yang sudah menjalankan One UI 8.5. Berdasarkan informasi dari artikel referensi, cakupan utamanya berarti lini Samsung Galaxy S26.
Namun, akses juga tersedia melalui program beta One UI 8.5 untuk perangkat lain yang memenuhi syarat. Artinya, pengguna di luar seri Galaxy S26 masih punya peluang mencoba fitur ini lebih awal bila perangkat mereka masuk jalur pengujian Samsung.
Ada detail lain yang cukup menarik. Laporan yang sama menyebut pembaruan terkait juga hadir untuk pengguna One UI 7 dan One UI 8, termasuk peningkatan stabilitas dan perbaikan bug.
Meski begitu, opsi kustomisasi baru ini disebut tetap dikunci untuk pengguna di luar One UI 8.5. Dengan kata lain, fondasi pembaruannya mungkin ikut terpasang, tetapi akses ke fitur personalisasi penuh belum dibuka.
Fitur yang paling relevan untuk penggunaan sehari-hari
Bagi banyak pengguna, panel Quick Settings bukan sekadar menu pelengkap. Area ini menjadi pusat kendali cepat untuk berbagai fungsi penting, dari konektivitas sampai audio.
Karena itu, perubahan yang dibawa Samsung tidak bisa dianggap kosmetik semata. Kemampuan mengatur ulang posisi bar kecerahan dan volume dapat membantu pengguna yang ingin akses lebih ergonomis, terutama saat memakai ponsel dengan satu tangan.
Pengaturan ukuran elemen juga memberi manfaat praktis. Tombol yang lebih besar bisa memudahkan akses cepat, sedangkan layout yang lebih padat cocok bagi pengguna yang ingin lebih banyak toggle muncul dalam satu layar.
Dukungan orientasi lanskap juga relevan untuk aktivitas seperti menonton video, bermain gim, atau memakai ponsel saat terhubung ke keyboard dan dudukan. Pada skenario seperti itu, tampilan panel yang tetap optimal dapat meningkatkan kenyamanan penggunaan.
Ringkasan kemampuan baru QuickStar di One UI 8.5
Berikut fitur utama yang disebut hadir dalam update ini:
- Mengubah style panel Quick Settings.
- Menyesuaikan tampilan level control bar.
- Mengubah ukuran item di dalam panel.
- Mengatur layout untuk mode lanskap.
- Memutar dan memindahkan bar brightness serta volume.
- Mengubah ukuran area “global card” untuk toggle.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya menambah tema visual. Perusahaan juga memberi pengguna kontrol yang lebih teknis terhadap struktur panel.
Mengapa langkah Samsung ini penting
Dalam beberapa generasi terakhir, persaingan antarmuka Android tidak lagi hanya soal desain. Produsen kini berlomba menghadirkan personalisasi yang lebih dalam tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan.
Samsung termasuk pemain yang agresif di area ini melalui Good Lock dan modul-modul turunannya. QuickStar sendiri sudah lama dipakai untuk mengubah elemen status bar dan Quick Settings, tetapi pembaruan pada One UI 8.5 memperluas ruang kustomisasi ke level yang lebih detail.
Langkah ini juga mempertegas strategi Samsung untuk menjadikan One UI sebagai antarmuka yang fleksibel bagi banyak jenis pengguna. Ada pengguna yang menyukai tampilan bersih dan sederhana, tetapi ada juga yang ingin kontrol penuh atas letak dan ukuran elemen antarmuka.
Respons awal komunitas juga terlihat cukup positif. Dalam laporan referensi disebutkan bahwa balasan pada unggahan Tarun Vats dipenuhi contoh pengguna yang sudah memanfaatkan fitur ini untuk menata panel Quick Settings mereka.
Hal itu menunjukkan satu hal penting. Kustomisasi antarmuka tetap menjadi nilai jual kuat, terutama di segmen pengguna Android yang ingin perangkat terasa lebih personal tanpa harus memasang modifikasi yang rumit.
Bagi pengguna Samsung yang sedang mempertimbangkan program beta One UI 8.5, pembaruan QuickStar ini bisa menjadi salah satu alasan utama untuk mencoba versi terbaru. Samsung kini memberi lebih banyak kendali atas panel Quick Settings, sebuah area kecil di layar yang justru punya peran besar dalam pengalaman memakai ponsel setiap hari.
Source: www.androidpolice.com