Snapdragon 8 Gen 5 Unggul Tipis, Dimensity 9500s Tetap Mengancam di Kelas Flagship

Persaingan chipset Android kelas atas kembali menarik perhatian karena Snapdragon 8 Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500s sama-sama masuk ke kategori performa tinggi dengan harga yang masih dianggap masuk akal. Dua chip ini menjadi sorotan karena ditujukan untuk ponsel flagship yang harus mampu menangani gaming berat, multitasking, dan pemrosesan AI dengan efisien.

Bagi pembaca yang sedang membandingkan keduanya sebelum membeli ponsel baru, perbedaan utama ada pada arsitektur CPU, GPU, hasil benchmark, dan fitur pendukung kamera. Data dari NanoReview, NotebookCheck, MediaTek, Qualcomm, dan GSMArena menunjukkan bahwa selisih performa keduanya tidak terlalu jauh, tetapi masing-masing punya karakter yang berbeda.

Spesifikasi inti: sama-sama 3 nm, tapi beda pendekatan

Dimensity 9500s memakai konfigurasi satu Cortex-X925, tiga Cortex-X4, dan empat Cortex-A720. Chip ini mengandalkan GPU Mali-G925 Immortalis MP12, memiliki clock speed 3,7 GHz, dan dibuat dengan fabrikasi 3 nm.

Snapdragon 8 Gen 5 juga memakai proses 3 nm, tetapi mengusung pendekatan berbeda lewat dua core Oryon Gen 3 Prime dan enam core Oryon Gen 3 Performance. Qualcomm memasangkan GPU Adreno 840 dengan clock speed 3,8 GHz, sehingga secara angka mentah chip ini sedikit lebih agresif di frekuensi kerja.

Perbedaan arsitektur ini penting karena menentukan bagaimana sebuah ponsel merespons beban harian. Snapdragon cenderung membawa desain CPU yang lebih baru, sementara MediaTek tetap kompetitif dengan kombinasi core Arm kelas tinggi dan efisiensi yang dijaga dari fabrikasi yang sama-sama modern.

Skor benchmark menunjukkan jarak yang tipis

Berdasarkan data NanoReview, Snapdragon 8 Gen 5 mencatat skor AnTuTu v11 di kisaran 3 jutaan. Skor GeekBench 6-nya ada di sekitar 2900 untuk single-core dan 9600-an untuk multi-core, sementara skor compute GPU menembus 20 ribuan.

Dimensity 9500s juga mencatat AnTuTu v11 sekitar 3 jutaan. Skor GeekBench 6 single-core berada di angka 2800-an dan multi-core mencapai 9200-an, sedangkan compute score GPU dapat menyentuh 24 ribuan.

Angka itu menunjukkan Snapdragon unggul tipis di CPU, tetapi MediaTek justru punya catatan GPU yang menarik di atas kertas. Meski begitu, hasil akhir tetap sangat dipengaruhi sistem pendingin, optimasi software, dan tuning pabrikan ponsel.

Performa GPU jadi pembeda yang paling terasa

NotebookCheck menyebut Adreno 840 di Snapdragon 8 Gen 5 berjalan pada 2,1 GHz dan membawa fitur seperti Frame Motion Engine 3.0 serta Mesh Shading. Dukungan fitur grafis ini biasanya berdampak pada stabilitas frame rate dan pengalaman gaming yang lebih konsisten.

Di sisi lain, Mali Immortalis-G925 MC12 pada Dimensity 9500s juga dibuat dengan proses 3 nm. MediaTek mengklaim GPU ini lebih hemat energi hingga 30 persen, yang berarti baterai bisa lebih terjaga saat ponsel dipakai bermain game dalam durasi panjang.

Jika fokus utama pembaca adalah gaming kompetitif, Snapdragon bisa terasa lebih kuat dari sisi ekosistem grafis dan fitur pendukung. Namun, bila yang dicari adalah efisiensi daya dengan performa grafis tinggi, Dimensity 9500s tetap sangat kompetitif.

Kamera dan memori: keduanya nyaris setara

Di sektor kamera, kedua chipset membawa dukungan yang mirip. Dimensity 9500s mendukung perekaman video 8K 60 FPS, kamera hingga 320MP, serta format HEVC, AVC, VP9, dan AV1, dengan dukungan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.

Snapdragon 8 Gen 5 juga mendukung LPDDR5X dan UFS 4.0, perekaman 8K 60 FPS, serta kamera hingga 320MP. Qualcomm menambahkan fitur seperti Night Vision 3.0, HDR audio, dan Audio Sense untuk memberi nilai tambah di sisi imaging dan perekaman suara.

Ponsel yang sudah memakai chipset ini

Menurut GSMArena, beberapa perangkat yang memakai Snapdragon 8 Gen 5 antara lain vivo S50 Pro Mini, OnePlus 15R, dan iQOO 15R. Sementara itu, REDMI Turbo 5 Max, POCO X8 Pro Max, dan OPPO K15 Pro Plus tercatat memakai Dimensity 9500s.

Di Indonesia, yang disebut sudah dijual resmi adalah iQOO 15R dan POCO X8 Pro Max. Artinya, pilihan konsumen masih terbatas, tetapi tren adopsi kedua chipset ini kemungkinan akan meluas seiring hadirnya lebih banyak ponsel flagship yang menekan harga tetap kompetitif.

  1. Snapdragon 8 Gen 5 unggul tipis di clock speed dan skor CPU.
  2. Dimensity 9500s menarik di efisiensi GPU dan skor compute GPU.
  3. Keduanya sama-sama mendukung 8K 60 FPS, kamera 320MP, LPDDR5X, dan UFS 4.
  4. Pilihan terbaik tetap bergantung pada optimasi ponsel, pendinginan, dan kebutuhan pengguna.

Pada praktiknya, Snapdragon 8 Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500s sama-sama menawarkan performa yang sangat tinggi untuk ponsel kelas atas. Perbedaan keduanya lebih terasa pada karakter penggunaan harian, di mana Snapdragon cenderung menonjol di ekosistem grafis dan CPU, sedangkan MediaTek tampil kuat lewat efisiensi serta hasil GPU yang menjanjikan pada perangkat yang tepat.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait

Back to top button