Horor Klasik Capcom Akhirnya Tembus Proton di Linux, Coba Lebih Awal Lewat Proton Experimental

Pemain Linux dan pengguna Steam Deck kini bisa mulai menjajal game horor klasik Capcom lebih cepat lewat Proton Experimental. Pembaruan ini membuka akses awal untuk beberapa judul lawas yang sebelumnya bermasalah saat dijalankan melalui lapisan kompatibilitas Proton.

Informasi ini penting bagi pengguna yang ingin memainkan Resident Evil orisinal dan seri Dino Crisis di perangkat berbasis Linux tanpa menunggu pembaruan masuk ke rilis Proton utama. Proton sendiri adalah teknologi milik Valve yang dipakai untuk menerjemahkan game Windows agar dapat berjalan di Linux dan Steam Deck.

Game horor klasik Capcom kini masuk daftar playable

Berdasarkan changelog Proton Experimental yang disorot Steam Deck HQ, sejumlah game kini berstatus “Now playable”. Daftar itu mencakup Resident Evil versi original, Resident Evil 2 versi original, Dino Crisis, dan Dino Crisis 2.

Referensi artikel menyebut empat game tersebut sebelumnya belum berjalan mulus di Linux maupun Steam Deck. Masalah utamanya ada pada kompatibilitas dengan Proton, sehingga peluncuran game-game klasik Capcom di Steam belum otomatis berarti siap dimainkan di semua platform Valve.

Kondisi itu terutama terasa pada Dino Crisis dan Dino Crisis 2 yang sempat hadir di Steam lebih awal, tetapi belum ramah untuk pengguna Linux. Dengan masuknya dukungan di Proton Experimental, hambatan teknis itu mulai diatasi pada tahap uji awal.

Dalam daftar resmi pembaruan, Proton Experimental juga menambahkan dukungan untuk beberapa judul lain. Berikut game yang disebut sudah playable dalam pembaruan tersebut:

  1. From Dust
  2. Metal Fatigue
  3. METAL GEAR SURVIVE
  4. Warhammer: Vermintide 2
  5. Blaite
  6. Don’t Die Dateless, Dummy!
  7. Resident Evil
  8. Resident Evil 2
  9. Dino Crisis
  10. Dino Crisis 2
  11. Universe Generator: The Golden Sword

Masuknya Resident Evil dan Dino Crisis ke daftar ini memberi sinyal bahwa Valve dan komunitas Proton terus memperluas dukungan untuk katalog game klasik. Ini juga memperkuat upaya preservasi game lama agar tetap bisa diakses di perangkat modern.

Mengapa Proton Experimental penting

Proton Experimental adalah cabang pengujian yang menerima fitur baru dan perbaikan lebih cepat dibanding build utama. Artinya, pengguna bisa mencoba dukungan terbaru sebelum perubahan tersebut digulirkan secara lebih luas ke versi Proton yang stabil.

Model seperti ini umum dipakai untuk menguji kompatibilitas game yang sebelumnya gagal dijalankan atau masih memiliki bug besar. Karena sifatnya eksperimental, hasil di tiap perangkat bisa berbeda, meski status playable menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Bagi pengguna Steam Deck, pembaruan ini sangat relevan karena perangkat tersebut berbasis Linux. Namun manfaatnya tidak terbatas pada handheld Valve, sebab pengguna desktop Linux yang bermain lewat Steam juga memakai lapisan kompatibilitas yang sama.

Referensi artikel menekankan bahwa update ini bukan hanya soal empat game Capcom tadi. Ada banyak perbaikan lain dalam changelog Proton Experimental, sehingga pengguna disarankan memeriksa daftar lengkap jika memiliki game lain yang sebelumnya mengalami gangguan.

Cara mencoba lebih awal di Linux dan Steam Deck

Pengguna yang ingin langsung menguji game-game tersebut dapat mengaktifkan Proton Experimental secara manual di Steam. Langkahnya cukup singkat dan bisa diterapkan per game.

Berikut panduan yang dirujuk dari artikel referensi:

  1. Buka Steam Library.
  2. Pastikan Proton Experimental sudah terpasang di pustaka Steam.
  3. Klik kanan pada game yang ingin dijalankan.
  4. Pilih Properties.
  5. Masuk ke menu Compatibility.
  6. Centang opsi Force the use of a specific Steam Play compatibility tool.
  7. Pilih Proton Experimental.

Setelah langkah itu diterapkan, game akan mencoba berjalan dengan build Proton paling baru yang tersedia di jalur pengujian. Metode ini memungkinkan pengguna mengakses perbaikan kompatibilitas tanpa harus menunggu update resmi masuk ke cabang utama.

Dampaknya bagi pemain retro dan ekosistem Linux gaming

Kehadiran game horor klasik Capcom di Proton Experimental punya arti lebih besar dari sekadar tambahan daftar kompatibilitas. Dukungan ini menunjukkan bahwa game lama dengan basis penggemar kuat masih mendapat perhatian, termasuk saat dibawa ke ekosistem modern seperti Linux dan Steam Deck.

Bagi pasar Linux gaming, perkembangan semacam ini juga memperkuat posisi Proton sebagai fondasi utama. Semakin banyak game lama dan baru yang dapat dijalankan dengan baik, semakin kecil hambatan bagi pengguna yang ingin bermain tanpa Windows.

Bagi penggemar Resident Evil dan Dino Crisis, pembaruan ini membuka peluang untuk kembali memainkan judul-judul penting dari era survival horror awal di perangkat portabel maupun PC Linux. Selama pengujian masih berlangsung di Proton Experimental, pengguna tetap perlu memantau changelog resmi Valve untuk melihat perbaikan lanjutan, perubahan status kompatibilitas, atau catatan bug yang mungkin masih tersisa.

Source: www.xda-developers.com
Exit mobile version