Google Messages Kejar Warisan Samsung Messages, Tema Chat Kini Bisa Lebih Personal

Google Messages dilaporkan sedang menyiapkan fitur personalisasi chat yang lebih lengkap untuk pengguna RCS. Temuan ini muncul dari versi beta terbaru aplikasi, dan fitur barunya berpotensi menarik perhatian pengguna lama Samsung Messages yang terbiasa mengubah tampilan ruang obrolan secara lebih bebas.

Informasi ini penting karena Samsung sudah menegaskan arah transisi ke Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan di ponsel Galaxy. Di sisi lain, sebagian pengguna masih menilai Google Messages tertinggal dalam urusan kustomisasi visual, meski unggul dalam dukungan RCS yang kini menjadi fokus utama.

Google Messages Diduga Siapkan Opsi Tema Lebih Lengkap

Berdasarkan laporan Android Authority, versi beta Google Messages dengan build messages.android_20260410_02_RC00.phone.openbeta_dynamic memuat sejumlah string kode baru. String ini mengarah pada hadirnya panel tema khusus yang memberi kontrol lebih luas atas tampilan percakapan.

Beberapa string yang ditemukan antara lain “Upload photo”, “Your photos”, “Theme Preview”, “Custom”, “Backgrounds”, “Bubble Color”, dan “Apply”. Susunan istilah itu menunjukkan bahwa Google tidak hanya menyiapkan pergantian warna standar, tetapi juga sistem tema yang lebih interaktif.

Saat ini, Google Messages hanya menyediakan opsi “Change colors” lewat menu tiga titik di dalam percakapan RCS. Fitur itu memungkinkan perubahan warna latar dan gelembung chat secara bersamaan, namun belum memberi keleluasaan untuk mengatur elemen visual secara terpisah.

Fitur Ini Mirip Hal yang Sudah Lama Ada di Samsung Messages

Kelebihan Samsung Messages selama ini ada pada aspek personalisasi. Pengguna dapat memberi warna ruang obrolan, menambahkan gambar dari galeri sebagai latar, hingga memakai Theme Park lewat modul Good Lock untuk penyesuaian yang lebih dalam.

Melalui Theme Park, pengguna Samsung bisa mengubah warna bubble, menyesuaikan kontras, dan menerapkan tema berbasis wallpaper. Karena itu, ketika Samsung Messages mulai ditinggalkan, keluhan dari pengguna lama soal minimnya personalisasi di Google Messages cukup sering muncul.

Temuan terbaru ini mengindikasikan bahwa Google kemungkinan sedang merespons kebutuhan tersebut. Jika benar dirilis, fitur itu bisa menjadi jembatan bagi pengguna Galaxy yang berpindah dari Samsung Messages ke Google Messages tanpa kehilangan sentuhan personal pada tampilan chat.

Apa Saja yang Bisa Hadir dari Fitur Baru Ini

Dari string yang ditemukan, ada beberapa kemampuan yang paling mungkin disiapkan Google. Namun perlu dicatat, semua ini masih berdasarkan pembacaan kode aplikasi dan belum diumumkan resmi oleh Google.

  1. Unggah foto sendiri sebagai latar percakapan.
  2. Memilih gambar dari koleksi pribadi, yang diduga terhubung ke Google Photos.
  3. Mengatur warna bubble chat secara terpisah dari latar belakang.
  4. Melihat pratinjau tema sebelum diterapkan.
  5. Mencampur elemen tema tanpa harus memakai preset bawaan.

Pendekatan seperti ini akan menjadi perubahan besar bagi Google Messages. Selama ini, aplikasi tersebut cenderung sederhana dalam urusan tampilan dan lebih menonjolkan fungsi inti seperti RCS, enkripsi, serta integrasi layanan Google.

Mengapa Fitur Ini Relevan untuk Pengguna Galaxy

Perubahan ini menjadi relevan karena ekosistem Galaxy sedang bergerak lebih dekat ke Google Messages. Samsung sebelumnya telah mengonfirmasi garis waktu penghentian Samsung Messages, sekaligus menempatkan Google Messages sebagai aplikasi pesan utama di perangkat Galaxy.

Dalam konteks itu, fitur kustomisasi bukan sekadar tambahan kosmetik. Bagi banyak pengguna, tampilan ruang obrolan ikut memengaruhi kenyamanan pemakaian harian, terutama untuk aplikasi yang dibuka terus-menerus sepanjang hari.

Google juga berada di posisi yang perlu menyeimbangkan fungsi modern dengan preferensi pengguna lama. Dukungan RCS memang menjadi nilai jual utama, tetapi pengalaman visual tetap menjadi faktor pembeda yang tidak bisa diabaikan.

Tetap Perlu Disikapi dengan Hati-hati

Laporan ini berasal dari APK teardown, yaitu metode analisis terhadap kode aplikasi yang belum dirilis penuh ke publik. Metode ini sering akurat dalam mengungkap arah pengembangan, tetapi tidak menjamin semua fitur akan benar-benar tersedia saat peluncuran.

Android Authority juga menegaskan bahwa fitur hasil APK teardown bisa berubah, ditunda, atau bahkan dibatalkan sebelum rilis publik. Karena itu, pengguna perlu melihat temuan ini sebagai indikasi kuat, bukan kepastian final dari Google.

Meski begitu, kemunculan string seperti “Upload photo”, “Your photos”, dan “Theme Preview” menunjukkan pengembangan yang cukup spesifik. Itu membuat dugaan soal hadirnya sistem tema baru di Google Messages menjadi lebih masuk akal dibanding sekadar perubahan antarmuka kecil.

Jika pengembangan ini berlanjut hingga versi stabil, Google Messages berpeluang memperkecil salah satu kekurangan terbesarnya dibanding Samsung Messages. Bagi pengguna Galaxy yang ingin tetap memakai RCS tanpa kehilangan opsi personalisasi, fitur ini bisa menjadi pembaruan yang paling ditunggu dalam evolusi aplikasi pesan Google.

Source: www.androidauthority.com

Berita Terkait

Back to top button