Verizon diam-diam menaikkan harga benefit YouTube Premium dalam program Perks. Perubahan ini membuat biaya langganan naik dari $10 per bulan menjadi $12 per bulan, dan berlaku mulai 13 Mei menurut keterangan yang tampil di halaman Verizon Plan Perks.
Kenaikan ini penting bagi pelanggan Verizon yang memakai paket diskon untuk menikmati YouTube tanpa iklan. Meski harganya masih lebih murah dibanding berlangganan langsung ke YouTube, selisih hematnya kini makin tipis.
Verizon ubah tarif YouTube Premium Perk
Informasi perubahan harga ini pertama kali terpantau melalui halaman resmi Verizon Plan Perks. Di sana tercantum catatan kecil yang menyebut, “Effective 5/13/26, the YouTube Premium Perk price will change from $10/month to $12/month.”
Temuan soal perubahan ini juga lebih dulu disorot oleh Android Authority. Kehadiran catatan tersebut menunjukkan bahwa Verizon tidak mengumumkannya lewat promosi besar, melainkan hanya memperbarui detail pada laman benefit.
Bagi pelanggan lama, perubahan ini berarti biaya tambahan $2 setiap bulan untuk benefit yang sama. Kenaikan itu terlihat kecil, tetapi dalam setahun selisihnya menjadi $24.
Masih lebih murah dari harga resmi YouTube
Walau naik, harga melalui Verizon Perk masih berada di bawah tarif resmi YouTube Premium untuk paket individu. Berdasarkan data dari artikel referensi, harga baru YouTube Premium individu kini menjadi $15.99 per bulan atau $159.99 per tahun.
Artinya, pelanggan Verizon yang mengambil benefit seharga $12 per bulan tetap membayar lebih rendah daripada pelanggan yang mendaftar langsung ke YouTube. Selisihnya mencapai hampir $4 per bulan jika dibandingkan dengan tarif individu bulanan dari YouTube.
YouTube juga menawarkan opsi tahunan untuk paket individu. Paket itu disebut memberi penghematan sekitar 15% dibanding pembayaran bulanan penuh selama setahun.
Untuk rumah tangga dengan beberapa pengguna, YouTube Premium Family juga ikut naik. Harga paket keluarga kini disebut berada di level $26.99 per bulan.
Kenaikan ini sejalan dengan penyesuaian harga YouTube Premium
Perubahan tarif di Verizon bukan terjadi dalam ruang kosong. Kenaikan tersebut sejalan dengan penyesuaian harga YouTube Premium yang mulai diterapkan untuk pelanggan baru dan akan menyusul pelanggan lama pada periode berikutnya, sebagaimana dijelaskan dalam artikel sumber.
Pola ini juga sesuai dengan tren layanan streaming dalam beberapa tahun terakhir. Banyak platform menaikkan tarif di tengah biaya operasional, lisensi, infrastruktur, dan persaingan konten yang terus meningkat.
YouTube Premium sendiri bukan hanya menawarkan video bebas iklan. Layanan ini juga mencakup YouTube Music, pemutaran di latar belakang, dan fitur unduhan untuk konsumsi saat offline.
Nilai layanan itu membuat sebagian pelanggan tetap bertahan meski harga naik. Namun, bagi pengguna yang sensitif terhadap biaya langganan, setiap kenaikan bisa memicu evaluasi ulang.
Yang perlu dicermati pelanggan Verizon
Pelanggan Verizon yang memakai benefit ini dapat memeriksa langsung halaman Plan Perks untuk melihat perubahan tarif. Catatan kecil pada halaman itulah yang menjadi rujukan utama soal waktu mulai dan nominal harga baru.
Berikut ringkasan perubahan harganya:
- Harga lama YouTube Premium Perk Verizon: $10 per bulan.
- Harga baru YouTube Premium Perk Verizon: $12 per bulan.
- Tanggal berlaku: 13 Mei.
- Harga YouTube Premium individu langsung dari YouTube: $15.99 per bulan.
- Harga YouTube Premium tahunan: $159.99 per tahun.
- Harga paket keluarga: $26.99 per bulan.
Dalam skema baru ini, Verizon tetap menawarkan potongan harga dibanding tarif resmi YouTube. Namun, daya tarik benefit tersebut tidak lagi sekuat ketika harga masih berada di level $10 per bulan.
Dampaknya bagi pelanggan
Kenaikan harga langganan digital sering terlihat kecil ketika dihitung satu per satu. Masalahnya, banyak pelanggan kini membayar beberapa layanan sekaligus, mulai dari video, musik, cloud, hingga game.
Akumulasi biaya itu membuat konsumen lebih selektif. Karena itu, kenaikan YouTube Premium Perk dari Verizon berpotensi mendorong sebagian pengguna untuk meninjau kembali langganan yang benar-benar dipakai setiap hari.
Di sisi lain, pelanggan yang sering menonton YouTube dan mendengarkan musik lewat YouTube Music mungkin masih menilai benefit ini layak dipertahankan. Faktor bebas iklan juga menjadi alasan utama, terutama karena pengalaman menonton versi gratis dinilai makin padat iklan.
Bagi Verizon, perubahan ini menunjukkan bahwa program bundling operator tidak sepenuhnya kebal dari tren kenaikan harga layanan digital. Selama harga YouTube Premium resmi terus bergerak naik, benefit operator seperti ini kemungkinan akan tetap mengikuti arah pasar, meski masih berupaya menjaga selisih harga agar tetap tampak kompetitif.
