YouTuber Ini Pasang 15 Kipas Noctua Di Panel Samping PC, Suhu Turun Drastis Dari 86,3°C Ke 66,9°C

Seorang YouTuber bernama Major Hardware, yang juga dikenal sebagai James, kembali menarik perhatian komunitas PC lewat proyek ekstrem bernama Superdome. Alih-alih memakai panel samping biasa, ia membuat side panel casing PC dari 15 kipas Noctua berukuran 120 mm.

Proyek ini lahir dari ide eksperimental yang sangat sederhana di atas kertas, tetapi rumit saat diwujudkan. Major Hardware sebelumnya juga sempat membuat karya serupa lewat “The Fanjattan Project”, yakni satu kipas besar yang tersusun dari banyak kipas kecil.

Dari ide iseng menjadi panel pendingin raksasa

Konsep Superdome awalnya hanya dimaksudkan sebagai panel samping unik untuk casing PC. Namun setelah dihitung, biaya untuk 15 kipas Noctua itu disebut mencapai lebih dari $500, jumlah yang dinilai terlalu tinggi hanya untuk sebuah proyek aneh dan tidak lazim.

Major Hardware lalu menghubungi Noctua untuk meminta bantuan. Produsen kipas asal Austria itu setuju mengirimkan unit yang dibutuhkan tanpa banyak pertanyaan, dan bahkan ikut menyediakan material untuk pencetakan 3D agar tampilan proyek mendekati estetika khas Noctua.

Membangun panel dari model casing Lian Li

Untuk mewujudkan Superdome, Major Hardware mengambil model 3D dari sisi casing Lian Li O11 Dynamic XL. Dari model itu, ia merancang kubah besar yang menjadi rumah bagi seluruh kipas dan menyusun ulang bentuk panel agar bisa dipasang sebagai bagian samping PC.

Setelah desain final selesai, komponen dicetak dengan printer 3D dan kipas dipasang satu per satu ke dalam rangka yang sudah disiapkan. Semua unit kemudian direkatkan agar tetap stabil saat sistem berjalan.

Pekerjaan terbesar justru muncul pada bagian kabel. Dengan 15 kipas yang harus disambungkan sekaligus, manajemen kabel berubah menjadi bagian paling berantakan dari proyek ini.

Detail teknis proyek Superdome

Berikut ringkasan elemen penting dari proyek tersebut:

  1. Menggunakan 15 kipas Noctua 120 mm.
  2. Basis desain memakai model casing Lian Li O11 Dynamic XL.
  3. Noctua ikut membantu dengan mengirim kipas dan material 3D printing.
  4. Penyambungan banyak kipas dilakukan dengan beberapa Y connector.
  5. Proyek ini tidak memiliki pelindung debu khusus.

Major Hardware bahkan menyebut urusan kabel sebagai “sedikit bencana”, karena ia memakai banyak Y connector sebagai solusi praktis. Meski begitu, proyek tetap berjalan dan seluruh kipas akhirnya berfungsi.

Hasilnya lebih senyap dari yang diduga

Menariknya, Superdome tidak hanya terlihat mencolok, tetapi juga cukup efektif mendinginkan sistem. Major Hardware menyebut panel kipas raksasa itu “honestly, pretty quiet”, bahkan komputer desktop di dekatnya terdengar lebih berisik.

Ia juga membandingkan konsumsi dayanya. Kipas standar A12X25 disebut menarik 6,1 watt, proyek Fanhattan 8,1 watt, sedangkan Superdome mencapai 27,6 watt. Angka itu memperlihatkan bahwa kinerja tinggi tetap datang dengan konsumsi daya yang jauh lebih besar.

Temperatur turun cukup drastis saat gaming

Efek pendinginan Superdome terlihat jelas saat rig dipakai bermain gim. Dalam pengujian sejauh beberapa sesi Battlefield 6, suhu sistem tanpa panel Superdome berada di kisaran 86,3 derajat Celsius.

Setelah panel 15 kipas itu dipasang, suhu turun menjadi 66,9 derajat Celsius. Selisih hampir 20 derajat Celsius ini membuat proyek yang awalnya disebut sebagai meme justru tampak memiliki fungsi pendinginan yang nyata.

Masih ada kompromi dalam penggunaan harian

Meski hasilnya impresif, Superdome bukan solusi yang sepenuhnya ideal untuk semua pengguna. James mengakui bahwa rig yang digunakan punya konfigurasi yang belum sepenuhnya efisien, karena radiator atas dan bawah diarahkan sebagai exhaust untuk menonjolkan RGB pada kipas.

Ia juga menambahkan bahwa sistem ini tidak memiliki perlindungan debu, sehingga partikel di ruangan tetap bisa masuk ke dalam casing. Dalam praktiknya, kondisi itu tidak terlalu mengejutkan karena aliran udara memang dibiarkan masuk dari bagian belakang secara pasif.

Meski begitu, Major Hardware menilai hasil akhir proyek ini cukup baik hingga mempertimbangkan untuk tetap memakainya pada PC pribadi. Yang membuat proyek ini semakin menarik, ia juga membagikan blueprint Superdome secara online, sehingga siapa pun yang memiliki casing Lian Li, printer 3D, dan 15 kipas Noctua bisa mencoba membuat versi serupa.

Berita Terkait

Back to top button