ROG Buka Pintu Design Lab untuk Komunitas, Arah Gaming Masa Depan Ikut Dibentuk

Asus membuka akses komunitas ke balik pengembangan perangkat gaming melalui ROG Homecoming 2026 di Taiwan. Ajang ini membawa penggemar terpilih ke markas dan Design Lab ROG untuk melihat langsung proses yang biasanya berlangsung jauh dari publik.

Langkah tersebut menempatkan komunitas bukan hanya sebagai pembeli perangkat, melainkan bagian dari ekosistem inovasi. Di tengah kebutuhan gaming yang makin terkait dengan AI, kreativitas digital, dan esports, masukan pengguna diposisikan sebagai salah satu bahan pertimbangan pengembangan produk.

70 Penggemar dari Berbagai Negara

ROG Homecoming 2026 berlangsung pada 31 Mei hingga 5 Juni 2026 di Taiwan. Sebanyak 70 penggemar ROG dari Asia, Eropa, dan Amerika mengikuti kegiatan yang digelar untuk menandai dua dekade perjalanan Republic of Gamers.

Peserta dipilih melalui kurasi global yang menyeleksi penggemar loyal dalam ekosistem ROG. Indonesia mengirim dua wakil, yakni Rahmanta Adi Putra dan Nico Setiawan.

PerwakilanRiwayat sebagai Pengguna ROGPengalaman di ROG Homecoming
Rahmanta Adi PutraSekitar 13 tahunMengunjungi Design Lab dan mengikuti product workshop
Nico SetiawanSejak 2011Bertemu pimpinan Asus dan mengunjungi pusat pengembangan produk

Para peserta mendapat akses ke Asus Headquarters serta ROG Design Lab, tempat perangkat gaming dirancang dan dikembangkan. Mereka juga mengikuti product workshop dan berdiskusi dengan engineer maupun eksekutif ROG.

Kelompok ini menjadi pihak pertama yang melihat lini produk edisi khusus 20th Anniversary ROG yang diperkenalkan di Computex Taiwan. Agenda tersebut memberi gambaran tentang cara perusahaan menghubungkan pengembangan perangkat keras dengan kebutuhan pengguna yang terus berubah.

Masukan Pengguna Masuk dalam Ekosistem Inovasi

Asus menyatakan filosofi “For Those Who Dare” tidak hanya diterapkan lewat perangkat berperforma tinggi. Filosofi itu juga diwujudkan melalui keterlibatan komunitas dalam proses inovasi.

Selama dua dekade, Asus ROG membangun portofolio yang mencakup motherboard, laptop gaming, kartu grafis, monitor, serta perangkat pendukung lain. Pengembangan kategori tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gamer profesional dan enthusiast.

Melalui ROG Homecoming, perusahaan ingin memperlihatkan bahwa komunitas gamer dapat membantu membentuk arah teknologi gaming berikutnya. Pendekatan ini melengkapi riset internal dengan perspektif dari pengguna di berbagai negara.

Pengalaman Langsung Dua Wakil Indonesia

Rahmanta Adi Putra menilai kunjungan tersebut memperlihatkan proses pengembangan perangkat gaming dari sisi yang jarang terlihat pengguna. Dalam keterangan resmi Asus yang dikutip www.suara.com, Adi menyebut produk edisi 20th Anniversary melampaui ekspektasinya.

“Produk-produk edisi 20th Anniversary bahkan jauh melampaui ekspektasi saya. Saya merasa sangat beruntung bisa mengunjungi Design Lab, mengikuti product workshop, dan berdiskusi langsung dengan para eksekutif ROG,” ujar Adi dalam keterangan resminya pada Selasa, 21 Juli 2026.

Nico Setiawan juga menyebut kesempatan bertemu pimpinan Asus serta mengunjungi pusat pengembangan produk sebagai pengalaman yang sulit dilupakan. Sebagai pengguna ROG sejak 2011, ia turut berinteraksi dengan eksekutif dan mitra global ROG selama acara berlangsung.

“Ini adalah salah satu event terbaik yang pernah saya hadiri. Rasanya seperti mimpi bisa bertemu langsung dengan Chairman ASUS, Founder ROG, makan malam bersama para eksekutif ROG, bertemu partner global, dan mengunjungi Asus Headquarters,” kata Nico.

Memasuki Dekade Ketiga ROG

ROG Homecoming menjadi bagian dari strategi Asus untuk menjaga kedekatan dengan komunitas ketika tuntutan terhadap perangkat gaming semakin luas. Perangkat kini juga dituntut mendukung aktivitas berbasis AI, produksi kreatif, dan kompetisi esports profesional.

Memasuki dekade ketiga, Asus ROG menegaskan komitmen menghadirkan teknologi gaming generasi baru melalui rekayasa perangkat keras, inovasi desain, dan masukan dari gamer global. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi yang ingin terus dipertahankan perusahaan dalam pengembangan ekosistem ROG.

Source: www.suara.com
Terkait