Roblox Pecah Akun Menurut Usia, Aturan Baru Ini Ubah Cara Anak Bermain

Roblox resmi mengubah cara platformnya memberi akses kepada pengguna berdasarkan usia, dengan sistem baru yang mulai diterapkan bertahap pada pertengahan Mei 2026. Kebijakan ini tidak lagi hanya membatasi fitur chat, tetapi juga menentukan jenis game dan interaksi yang bisa diakses setiap akun sesuai kelompok umur.

Perubahan ini menjadi salah satu langkah keamanan terbesar Roblox dalam beberapa tahun terakhir karena perusahaan ingin menyesuaikan konten, komunikasi, dan pengawasan akun dengan lebih ketat. Bagi pengguna dan orang tua, aturan baru ini penting dipahami karena akan memengaruhi pengalaman bermain, terutama untuk anak-anak dan remaja di bawah 16 tahun.

Tiga Kategori Akun Roblox Berdasarkan Usia

Roblox membagi akun pengguna ke dalam tiga kelompok utama untuk mengatur akses konten dan fitur. Pembagian ini dibuat agar pengalaman bermain lebih sesuai dengan risiko dan kebutuhan tiap usia.

  1. Roblox Kids (usia 5–8 tahun)
    Kategori ini mendapat pembatasan paling ketat. Fitur chat otomatis dimatikan dan pengguna hanya bisa mengakses konten dengan label Minimal dan Mild.

  2. Roblox Select (usia 9–15 tahun)
    Kategori ini berada di level menengah dengan kontrol yang masih terbatas. Pengguna bisa mengakses konten berlabel Moderate, tetapi chat hanya berlaku untuk teman sebaya atau akun yang disetujui orang tua.

  3. Roblox Reguler (usia 16 tahun ke atas)
    Kategori ini paling fleksibel karena pengguna mendapat akses fitur penuh platform. Meski begitu, konten berlabel Restricted tetap terkunci sampai usia 18 tahun.

Pembagian ini menunjukkan bahwa Roblox ingin mengelola keamanan bukan hanya di ruang obrolan, tetapi juga di tingkat akses game secara keseluruhan.

Aturan Verifikasi Usia Jadi Penentu Akses

Roblox menargetkan migrasi sistem baru ini selesai secara global pada Juni 2026. Artinya, pengguna yang belum melakukan verifikasi usia akan otomatis masuk ke kategori terbatas yang mirip “Kids-like” sampai proses verifikasi selesai.

Verifikasi bisa dilakukan melalui identitas resmi atau pemindaian wajah. Jika pengguna belum lolos verifikasi, akses ke fitur tertentu akan sangat dibatasi, termasuk kemampuan berinteraksi dan menjelajahi konten yang lebih luas.

Berikut gambaran sederhana dampaknya:

Status AkunDampak Akses
Belum verifikasi usiaMasuk kategori terbatas
Verifikasi validAkses mengikuti kelompok usia
Ada indikasi data tidak sesuaiDiminta verifikasi ulang

Kepala Keamanan Roblox, Matt Kaufman, menyebut sistem ini akan terus diperbarui. Ia juga menegaskan bahwa pengguna dapat mengoreksi data jika terjadi kesalahan, sementara AI akan membantu memantau perilaku yang tidak sesuai dengan usia terdaftar.

Kreator Game Juga Terkena Aturan Baru

Aturan baru Roblox tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga para kreator game. Mereka wajib melakukan verifikasi identitas, lalu berlangganan Roblox Plus dengan biaya sekitar USD 5 per bulan agar bisa tetap aktif membuat konten di platform.

Selain itu, konten dari kreator akan diawasi lebih ketat. Roblox menyatakan akan memakai teknologi AI untuk mendeteksi pelanggaran dalam game, memantau percakapan secara real-time, dan memastikan label usia sesuai dengan isi permainan.

Bagi platform sebesar Roblox, langkah ini penting untuk menjaga konsistensi klasifikasi konten. Sistem label usia yang akurat membantu pemain dan orang tua memahami tingkat risiko sebelum masuk ke sebuah game.

Kontrol Orang Tua Dibuat Lebih Aktif

Roblox juga menambah fitur kontrol orang tua agar pengawasan keluarga lebih mudah dilakukan. Dua fitur baru menjadi sorotan karena memberi kendali yang lebih langsung kepada orang tua.

  1. Pemblokiran mandiri
    Orang tua bisa memblokir game tertentu atau akses chat sampai anak berusia 16 tahun.

  2. Persetujuan khusus
    Orang tua dapat memberi izin untuk game tertentu di luar kategori usia anak, jika dinilai aman.

Model ini membuat kontrol orang tua lebih fleksibel dibanding sebelumnya karena tidak hanya bergantung pada sistem otomatis. Orang tua tetap bisa menyesuaikan izin berdasarkan tingkat kedewasaan anak dan jenis game yang dimainkan.

Tantangan Tetap Ada di Sistem Baru

Meski kebijakan ini dianggap lebih aman, Roblox masih menghadapi tantangan besar, terutama soal kemungkinan manipulasi data usia. Risiko ini membuat verifikasi ulang menjadi penting jika sistem mendeteksi aktivitas yang mencurigakan.

Roblox menempatkan AI sebagai lapisan pengawasan tambahan untuk membaca pola perilaku pengguna. Jika ada ketidaksesuaian antara usia terdaftar dan aktivitas di platform, pengguna dapat diminta mengulang proses verifikasi agar aksesnya kembali cocok dengan kategori yang benar.

Dengan penerapan aturan ini, Roblox bergerak ke arah sistem yang lebih ketat, lebih tersegmentasi, dan lebih bergantung pada verifikasi usia. Bagi pengguna, orang tua, dan kreator, perubahan ini akan menentukan bagaimana platform digunakan mulai 2026, baik dari sisi keamanan, akses konten, maupun pengawasan interaksi di dalam game.

Berita Terkait

Back to top button