Yamaha Gear Ultima Hybrid masuk ke segmen skutik entry-level dengan tawaran harga Rp 19 jutaan dan fitur yang tergolong modern di kelasnya. Model ini menonjol karena memadukan mesin 125 cc Blue Core dengan teknologi hybrid yang dirancang untuk memberi efisiensi sekaligus respons lebih baik saat dipakai harian.
Bagi pencari motor matik praktis untuk mobilitas kota, Gear Ultima Hybrid menjadi opsi yang banyak dilirik karena bodinya ramping, bobotnya ringan, dan fiturnya tidak terasa dasar. Di saat yang sama, Yamaha juga menempatkan model ini sebagai pilihan terjangkau bagi konsumen yang ingin sensasi teknologi hybrid tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih tinggi.
Mesin hybrid jadi nilai jual utama
Basis mesin Yamaha Gear Ultima disebut serupa dengan Fazzio, yaitu 125 cc Blue Core. Pembeda utamanya ada pada penyematan teknologi hybrid yang membuat karakter motor terasa lebih halus, responsif, dan hemat bahan bakar.
Sistem hybrid pada motor ini bekerja dengan memberi tambahan dorongan tenaga selama tiga detik pertama saat akselerasi. Efeknya, tarikan awal terasa lebih sigap, terutama ketika motor mulai bergerak dari posisi diam atau saat dipakai menyalip di kecepatan rendah.
Di atas kertas, mesin 4-tak SOHC tersebut menghasilkan tenaga maksimum 6,2 kW dan torsi puncak 10,6 Nm. Angka itu dipadukan dengan karakter torsi yang cukup mendukung kebutuhan harian, termasuk ketika menghadapi tanjakan atau lalu lintas padat di area perkotaan.
Dimensi ringan, cocok untuk penggunaan harian
Salah satu daya tarik Gear Ultima Hybrid adalah proporsinya yang ramah untuk banyak pengendara. Bobot isi motor ini hanya 95 kg, sehingga terasa ringan saat dikendalikan maupun ketika harus dipindahkan di area parkir sempit.
Tinggi jok 750 mm dan ground clearance 135 mm juga membuatnya relatif bersahabat untuk postur rata-rata pengendara di Indonesia. Kombinasi ini penting untuk pengguna pemula maupun pengendara yang mengutamakan rasa percaya diri saat stop and go di jalan.
Yamaha juga membuat tampilan bodinya tetap terlihat berisi meski dimensinya ramping. Kesan itu muncul dari desain samping yang memakai banyak ornamen tegas dan garis bodi yang memberi nuansa lebih kokoh serta maskulin.
Fitur pencahayaan dan panel instrumen
Pada bagian depan, Yamaha memakai lampu utama bertumpuk dan sudah berteknologi LED. Namun untuk lampu sein dan lampu belakang, sumber cahaya yang digunakan masih bohlam.
Detail lain yang menonjol terlihat pada desain grip setang yang mengusung sentuhan klasik retro. Untuk tipe Hybrid S, panel instrumennya sudah full digital, sehingga memberi kesan lebih modern dibanding varian standar.
Varian Hybrid S juga mendapat tambahan fitur yang mengarah ke kebutuhan pengguna urban. Yamaha menyematkan Stop & Start System serta integrasi aplikasi Y-Connect untuk memberi fungsi yang lebih lengkap.
Kaki-kaki dan kenyamanan berkendara
Gear Ultima Hybrid memakai velg 12 inci di depan dan belakang. Ban yang digunakan berprofil 110/70 dan sudah bertipe tubeless, sehingga mendukung kepraktisan dan rasa aman saat dipakai harian.
Di jalan perkotaan, motor ini digambarkan lincah dan mudah diajak bermanuver. Handling juga disebut nyaman karena kerja suspensi depan dan belakang cukup baik dalam meredam getaran permukaan jalan.
Untuk pengereman, roda depan memakai rem cakram sedangkan roda belakang masih tromol. Kombinasi ini masih umum di kelas entry-level dan dinilai memadai untuk penggunaan rutin.
Akomodasi praktis untuk mobilitas kota
Aspek fungsional menjadi salah satu kekuatan lain Gear Ultima Hybrid. Joknya dibuat cukup panjang, sementara bagasi di bawah jok memiliki kapasitas 18 liter yang disebut cukup untuk menampung helm open face.
Di bagian depan tersedia dua konsol penyimpanan untuk barang kecil. Yamaha juga memberikan power outlet, meski pengguna masih memerlukan adaptor tambahan untuk memanfaatkannya.
Wheelbase motor ini disebut lebih panjang 20 mm dibanding Gear 125. Tambahan ini ikut memberi kontribusi pada kestabilan dan proporsi motor, meski desain belakangnya tetap dibuat sederhana dengan spakbor kecil yang mengingatkan pada Fazzio.
Harga jadi kunci daya saing
Dari sisi harga, Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid berada di kisaran Rp 19 jutaan. Sementara varian Hybrid S dipasarkan di kisaran Rp 21 jutaan.
Rentang harga itu membuat Gear Ultima Hybrid tampil kompetitif di segmen skutik entry-level. Dengan mesin hybrid, fitur modern, bobot ringan, dan akomodasi yang cukup lengkap, model ini menempatkan diri sebagai salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang membutuhkan motor matik harian dengan nilai guna tinggi.
