Anker memperkenalkan chip AI baru bernama Thus untuk mendorong pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat. Fokus awalnya adalah earbud nirkabel, kategori produk yang selama ini dianggap paling sulit untuk AI on-device karena ukuran ringkas, baterai kecil, dan batas panas saat dipakai di telinga.
Langkah ini penting karena banyak fitur AI modern biasanya membutuhkan daya komputasi besar atau bantuan cloud. Anker mencoba membuktikan bahwa perangkat kecil seperti earbud tetap bisa menjalankan AI secara lokal dengan konsumsi daya yang jauh lebih efisien.
Chip Thus dan pendekatan hemat daya
Inti strategi Anker ada pada arsitektur chip Thus yang dirancang khusus untuk beban kerja AI di perangkat dengan sumber daya terbatas. Perusahaan menyebut keunggulan utamanya berasal dari desain compute-in-memory, yaitu pendekatan yang memungkinkan pemrosesan data berlangsung langsung di area memori.
Model seperti ini ditujukan untuk mengurangi kebutuhan memindahkan data bolak-balik antara prosesor dan memori. Menurut Anker, proses perpindahan data seperti itu bisa menyumbang lebih dari 90% konsumsi daya pada solusi lain.
Klaim tersebut menjelaskan mengapa earbud dipilih sebagai titik awal. Perangkat jenis ini tidak punya ruang besar untuk baterai, tidak ideal untuk suhu kerja tinggi, dan juga tidak selalu mengandalkan koneksi data cepat serta stabil untuk meminta bantuan komputasi dari cloud.
Dalam konteks itu, efisiensi chip menjadi faktor utama, bukan sekadar performa mentah. Jika AI dapat berjalan langsung di earbud tanpa boros baterai dan tanpa membuat perangkat cepat panas, maka penggunaan sehari-hari akan terasa lebih realistis.
Mengapa earbud jadi uji coba utama
Earbud nirkabel termasuk perangkat yang paling menuntut kompromi teknis. Komponen harus kecil, hemat daya, dan tetap nyaman dipakai dalam waktu lama.
Karena itu, keputusan Anker memulai dari earbud bisa dibaca sebagai uji kemampuan teknologi yang cukup ambisius. Jika chip AI ini berhasil di perangkat sekecil itu, peluang penerapannya ke kategori lain akan lebih terbuka.
Android Authority menyoroti bahwa earbud adalah salah satu target tersulit untuk AI on-device. Tantangannya berasal dari keterbatasan fisik, ketergantungan pada baterai mini, dan kebutuhan menjaga kenyamanan termal di area yang langsung menempel ke kulit.
Anker tampaknya ingin menjadikan batasan itu sebagai panggung demonstrasi. Earbud pertama berbasis Thus belum diungkap penuh, tetapi perusahaan sudah memberi gambaran soal fitur unggulan yang akan dibawanya.
Fitur awal yang disorot: Clear Calls
Salah satu kemampuan yang sudah dipratinjau adalah Clear Calls. Fitur ini disebut sebagai sistem Environmental Noise Cancellation atau ENC berbasis large neural network yang dirancang untuk menyaring suara latar secara selektif agar kualitas panggilan lebih jernih.
Pendekatan ini dibedakan dari algoritma dasar atau AI yang lebih sederhana. Tujuannya adalah meningkatkan fidelitas suara saat menelepon, terutama di lingkungan yang bising.
Untuk mendukung fungsi itu, Anker menyiapkan susunan sensor yang cukup agresif untuk ukuran earbud. Perusahaan menyebut ada delapan mikrofon MEMS dan dua pickup bone-conduction yang akan bekerja bersama kemampuan pemrosesan chip Thus.
Kombinasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan ENC yang bisa bersaing di kelas atas. Anker bahkan menaruh harapan agar performanya masuk kategori terbaik di kelasnya, meski uji nyata tentu baru bisa dinilai setelah produk resmi diumumkan.
Bukan hanya soal satu produk
Meski earbud pertama ini menjadi sorotan, Anker memberi sinyal bahwa produk tersebut lebih dekat ke pembuktian konsep daripada tujuan akhir. Dengan kata lain, perusahaan tidak melihat Thus sebagai chip untuk satu perangkat saja.
Dalam beberapa tahun ke depan, Thus disebut akan diperluas ke lebih banyak produk di ekosistem Anker. Cakupannya tidak hanya perangkat audio Soundcore, tetapi juga aksesori mobile lain milik perusahaan.
Arah ini menunjukkan bahwa Anker ingin membangun fondasi AI on-device lintas kategori. Jika berhasil, manfaatnya bukan cuma pada fitur panggilan, tetapi juga berpotensi membuka fungsi pintar lain yang menuntut respons cepat tanpa bergantung pada server jarak jauh.
Anker belum mengumumkan spesifikasi lengkap earbud pertamanya yang memakai Thus. Namun perusahaan mengatakan produk itu akan diperkenalkan bulan depan pada Anker Day, dengan tanggal pengumuman yang sudah disebutkan sebagai May 21.
Sejauh ini, yang paling menonjol dari pengumuman tersebut bukan hanya hadirnya chip baru, melainkan strategi teknis di baliknya. Dengan menekan konsumsi daya melalui compute-in-memory dan membawanya ke earbud, Anker sedang menguji seberapa jauh AI on-device bisa diterapkan pada perangkat konsumen yang paling kecil dan paling ketat batasannya.
