Motorola kembali aktif di pasar Indonesia dan langsung membawa beberapa model baru yang menyasar segmen berbeda. Hingga April 2026, terpantau ada tiga HP Motorola terbaru yang resmi hadir di Tanah Air, mulai dari ponsel lipat, kelas menengah, sampai perangkat yang diposisikan sebagai penantang flagship.
Ketiganya menawarkan kombinasi spesifikasi yang cukup kuat dengan harga yang masih terlihat kompetitif di kelasnya. Dari data resmi Motorola, tiap model juga membawa keunggulan yang berbeda, sehingga calon pembeli bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan layar, daya tahan, kamera, atau performa.
Motorola Razr 60: ponsel lipat dengan desain ringkas
Razr 60 menjadi model pertama yang masuk ke Indonesia pada 25 Februari 2026. Walau debut globalnya sudah lebih dulu dilakukan pada April 2025, kehadirannya di Indonesia tetap menarik karena Motorola membawa perangkat lipat dengan bobot fitur yang solid di kelasnya.
Ponsel ini memakai chipset MediaTek Dimensity 7400X, RAM 8GB, dan memori internal 256GB. Motorola juga membekalinya dengan layar luar P-OLED 6,9 inci beresolusi 1080 x 2640 piksel dengan refresh rate 120Hz, sementara layar dalamnya berukuran 3,6 inci dengan refresh rate 90Hz.
Untuk kamera, Razr 60 membawa sensor utama 50MP dengan OIS dan kamera ultrawide 13MP berbidang pandang 120 derajat. Di bagian depan tersedia kamera selfie 32MP, sedangkan baterainya berkapasitas 4500 mAh dengan pengisian cepat 30W dan wireless charging 15W.
Fitur lain yang ikut melengkapi antara lain speaker stereo, pemindai sidik jari di tombol daya, serta sertifikasi IP48. Motorola menjual Razr 60 varian 8/256GB dengan harga Rp11,9 juta, dan pilihan warnanya mencakup Pantone Gibraltar Sea, Pantone Spring Bud, dan Pantone Parfait Pink.
Motorola Edge 70 Fusion: mid-range dengan baterai besar
Motorola Edge 70 Fusion datang ke Indonesia pada 20 April 2026, tidak lama setelah debutnya di MWC pada awal Maret 2026. Model ini diposisikan sebagai smartphone mid-range dengan bagian performa yang ditopang Snapdragon 7s Gen 4.
Motorola memperkuat daya tariknya lewat baterai 7000 mAh, salah satu kapasitas terbesar di daftar ini. Pengisian dayanya juga mendukung 68W lewat USB Type-C, sehingga perangkat ini tampak ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan durasi pakai panjang.
Layar Edge 70 Fusion memakai panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1272 x 2772 piksel, refresh rate 144Hz, dan tingkat kecerahan hingga 5200 nit. Proteksi Gorilla Glass 7i juga hadir untuk menambah ketahanan layar.
Di sektor kamera, Motorola menempatkan kamera utama 50MP Sony LYTIA 710 dengan OIS dan kamera ultrawide 13MP dengan autofokus. Kamera depan 32MP ikut tersedia, sementara fitur pelengkapnya mencakup speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, IP68 dan IP69, serta sertifikasi MIL-STD 810H. Harga yang dipasang untuk varian 8/256GB adalah Rp6,4 juta, dengan opsi warna Pantone Orient Blue, Pantone Sporting Green, dan Pantone Silhouette.
Motorola Signature: fokus ke performa dan kamera
Motorola Signature juga dirilis di Indonesia pada 20 April 2026. Model ini pertama kali diperkenalkan di CES pada awal Januari 2026 dan ditujukan sebagai lawan di kelas flagship killer, berkat dukungan Snapdragon 8 Gen 5.
Layar AMOLED 6,8 inci miliknya membawa resolusi 1264 x 2780 piksel dengan refresh rate 165Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 6200 nit, dan sisi perlindungan layar memakai Gorilla Glass Victus 2.
Bagian kamera menjadi salah satu sorotan utama karena seluruh kameranya beresolusi 50MP. Di belakang, terdapat kamera utama 50MP Sony LYTIA 828 dengan OIS dan autofokus, kamera ultrawide 50MP dengan sudut pandang 122 derajat dan autofokus, serta kamera telefoto 50MP Sony LYT 600 dengan OIS dan zoom optik 3X.
Untuk selfie, Motorola menanamkan kamera depan 50MP Sony LYT 500 dengan autofokus. Daya tahan perangkat ditopang baterai 5200 mAh dengan pengisian 90W dan wireless charging 50W, sementara fitur lain mencakup speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, pemancar inframerah, IP68 dan IP69, serta MIL-STD 810H.
Varian 12/256GB dijual dengan harga Rp12,9 juta dan tersedia dalam warna Pantone Carbon serta Pantone Martini Olive. Dengan tiga model tersebut, Motorola memperlihatkan strategi yang cukup jelas di Indonesia, yakni menawarkan pilihan dari ponsel lipat, kelas menengah berdaya tahan besar, hingga perangkat berperforma tinggi dengan kamera yang lebih lengkap.
