Baru membeli HP Samsung sering kali terasa menyenangkan karena banyak fitur langsung aktif sejak awal. Namun, tidak semua pengaturan bawaan itu memberi manfaat nyata, sebab sebagian justru memantau kebiasaan, menampilkan promosi, atau memicu fungsi yang tidak sengaja terakses.
Karena itu, beberapa menit pertama setelah menyalakan perangkat bisa dipakai untuk memeriksa fitur-fitur yang sebaiknya dimatikan lebih dulu. Langkah ini membantu menjaga privasi, mengurangi gangguan, dan membuat pengalaman memakai HP jadi lebih nyaman sejak awal.
Customization Service
Salah satu fitur yang layak dicek segera adalah Customization Service. Saat pengguna membuat Samsung Account, fitur ini biasanya ikut aktif dan bekerja di latar belakang untuk memantau kebiasaan digital.
Data yang dikumpulkan mencakup aplikasi yang sering dibuka, riwayat pencarian internet, daftar kontak, log panggilan, hingga genre musik yang disukai. Informasi itu lalu dipakai Samsung untuk menampilkan iklan, promosi, dan rekomendasi yang diklaim lebih personal.
Bagi pengguna yang tidak nyaman dengan pengumpulan data seperti ini, fitur tersebut bisa dimatikan melalui Settings > Samsung Account > Privacy and Security > Customization Service. Langkah ini tidak mengubah fungsi dasar HP, tetapi dapat mengurangi aktivitas pelacakan yang tidak dibutuhkan banyak orang.
RAM Plus
Fitur berikutnya adalah RAM Plus, yaitu penggunaan sebagian penyimpanan internal sebagai RAM virtual. Secara teori, fitur ini membantu multitasking dan menjaga aplikasi tetap berjalan di latar belakang.
Namun, penyimpanan internal punya kecepatan yang lebih rendah dibanding RAM fisik. Akibatnya, ketika RAM Plus aktif, kinerja perangkat justru bisa terasa kurang optimal pada kondisi tertentu.
Samsung sendiri menyarankan fitur ini tidak terlalu diperlukan pada perangkat dengan RAM 6GB atau lebih. Android juga dinilai sudah cukup mampu mengelola memori tanpa bantuan RAM virtual, sehingga opsi ini bisa dimatikan lewat Settings > Battery and Device Care > Memory > RAM Plus.
Rekomendasi produk dan aplikasi bawaan
Sejumlah HP Samsung juga menampilkan saran aplikasi, promosi, dan pop-up rekomendasi sejak awal pemakaian. Bentuknya bisa muncul di Galaxy Store, notifikasi, maupun dalam aplikasi bawaan dengan pesan seperti “you might like this”.
Dalam praktiknya, banyak pengguna menganggap tampilan semacam itu sebagai iklan terselubung. Menurut referensi, fitur serupa bahkan tetap ditemukan pada model flagship, sehingga bukan hanya masalah di kelas perangkat tertentu.
Pengguna bisa menonaktifkannya melalui Settings > Samsung Account > Security and Privacy, lalu mematikan opsi “Get news and special offers” serta “Improve personalized advertising”. Dengan begitu, tampilan promosi di sistem dapat dikurangi secara signifikan.
Galaxy AI
Fitur Galaxy AI juga perlu diperhatikan karena sebagian prosesnya berjalan lewat server Samsung secara default. Ini berarti data dikirim ke cloud ketika fitur seperti terjemahan langsung saat panggilan, bantuan penulisan di keyboard, atau pengeditan foto berbasis AI digunakan.
Bagi pengguna yang mengutamakan privasi, Samsung menyediakan opsi agar pemrosesan dilakukan langsung di perangkat. Pengaturannya ada di Settings > Galaxy AI, lalu aktifkan “Process data only on device”.
Perlu dicatat bahwa beberapa fitur yang sepenuhnya bergantung pada cloud akan otomatis nonaktif ketika opsi ini diaktifkan. Meski begitu, pengguna masih bisa melihat fitur mana saja yang tetap bisa berjalan secara lokal di perangkat.
Edge Panels dan Samsung Wallet
Dua fitur berbasis gestur yang sering dianggap mengganggu adalah Edge Panels dan swipe-up Samsung Wallet. Edge Panels menampilkan handle transparan di sisi layar, sedangkan gestur Samsung Wallet bisa terbuka tanpa sengaja dari Home Screen atau Lock Screen.
Masalahnya, keduanya bisa terpicu saat pengguna hanya ingin melakukan geser biasa. Situasi ini membuat layar terasa kurang nyaman, terutama bagi pengguna yang belum terbiasa dengan navigasi khas Samsung.
Untuk mematikannya, Edge Panels bisa dinonaktifkan lewat Settings > Display > Edge Panels. Sementara itu, gestur swipe-up Samsung Wallet bisa dimatikan melalui Samsung Wallet Settings > Quick Access > Swipe Up Gestures.
Bagi pengguna baru, memeriksa lima fitur ini sejak awal akan membantu HP Samsung terasa lebih ringan, lebih privat, dan lebih minim gangguan. Setelah itu, pengaturan lain seperti tombol navigasi di layar, Bixby, atau aplikasi bawaan yang jarang dipakai juga bisa disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing.
